puisi cinta pak habibie untuk bu ainun




Teman2 Ini puisi yg dibuat pak Habibie ketika istrinya meninggal,,hmm,.menurutku maknanya dalem banget,bisa buat kita berfikir lebih banyak lagi tentang makna kehidupan dan cinta yang hakiki.
Ni puisinya:

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.

Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada, aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.

mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,
calon bidadari surgaku ….


subhanallah.....
inilah cinta yg menjadikan seseorang lebih mencintai Allah.....

keluarga sakinah mawaddah wa rahmah....^_^
aku iri pak...bu...smoga nanti keluarga kecilku nanti bsa seperti anda berdua....

sang murabbi



Ribuan langkah kau tapaki
plosok negri kau sambangi
tanpa kenal lelah jemu
sampaikan firman Tuhan mu


terik matahari...tak surutkan langkah mu
deru hujan badai...tak lunturkan azzam mu
raga kan terluka....tak jerikan nyali mu
fatamorgana dunia...tak silaukan pandang mu


semua makhluk bertasbih panjatkan ampun bagimu
semua makhluk berdoa limpahkan rahmat atasmu


ilmu pewaris nabi
duka fana tak berarti
syurga kekal nan abadi
balasan ikhlas di hati

cerah hati kami
kau semai nilailah suci...
tegak panji Ilahi
bangkit generasi Rabbani




(salam rindu dan cinta untuk semua murabbi di bumi Allah ini..semoga Allah selalu merahmati...)

islam..the best choice...

Ilmuwan Barat Berbicara Tentang Islam
Alam Islami
Oleh: Tim dakwatuna.com





dakwatuna.com - Seorang ilmuwan dari Italia Kenneth Edward George berkata,
“Saya sudah mengkaji dengan sangat teliti agama-agama terdulu dan agama modern dewasa ini. Kesimpulannya adalah bahwa Islam agama langit yang yang benar. Kitab Suci ini mencakup kebutuhan materi dan immateri bagi manusia. Agama ini membentuk akhlak yang baik dan menjaga rohani agar tetap sehat.”


Profesor Inggris Mountaghmiri Watts berkata,
“Apa yang dipaparkan Al Qur’an tentang realitas dan fenomena alam yang sempurna menurut saya adalah di antara kelebihan dan keistimewaan Kitab ini. Yang jelas semua temuan dan ilmu pengatahuan yang didokumentasikan dewasa ini, tidak mampu menandingi Al Qur’an.”


Sejarawan Italia, Brands Johny Burkz mengatakan,
“Kesejahteraan dan kepemimpinan menjauh dari umat Islam dikarenakan mereka tidak mau mengikuti petunjuk Al Qur’an dan mengamalkan hukum dan undang-undang-nya. Padahal sebelumnya sejarah telah mencatat bahwa generasi awal Islam meraih kejayaan, kemenangan, dan kebesaran. Mmusuh-musuh Islam tau rahasia ini, sehingga mereka menyerang dari sisi ini. Ya, kondisi kehidupan umat Islam sekarang ini suram, karena tidak pedulinya umat ini terhadap Kitabnya, bukan karena ada kekurangan dalam Al Qur’an atau Islam secara umum. Yang obyektif adalah tidak benar menganggat sisi negatif dengan menghakimi ajaran Islam yang suci.”


Peneliti Prancis Gul Labum menyeru orang Eropa,
“Wahai manusia, kajilah Al Qur’an secara mendalam, sampai kalian menemukan hakekat kebenarannya, karena setiap ilmu pengetahuan dan seni-budaya yang pernah dicapai oleh bangsa Arab, pondasinya adalah Al Qur’an. Hendaknya setiap penduduk dunia, dari beragam warna dan bahasa mau melihat secara obyektif kondisi dunia zaman awal. Mengkaji lembaran-lembaran ilmu pengetahuan dan penemuan sebelum Islam. Maka kalian akan tahu bahwa ilmu pengetahuan dan penemuan tidak pernah sampai pada penduduk bumi kecuali setelah ditemukan dan disebarluaskan oleh kaum muslimin yang mereka eksplorasi dari Al Qur’an. Ia laksana lautan pengetahuan yang mengalir di jutaan anak sungai. Al Qur’an tetap hidup, dan setiap orang mampu meneguk sejuknya sesuai dengan kesungguhan dan kemampuannya.”

Ahli filsafat dari Prancis, Pranco Mari Pulter, menjelaskan perbedaan antara Injil dan Al Qur’an,
”Kami yakin, jika disodorkan Al Qur’an dan Injil kepada seseorang yang tidak beragama, pasti orang tersebut akan memilih yang pertama, karena Al Qur’an mengetengahkan pemikiran yang cocok dengan akal sehat. Boleh jadi tidak ada undang-undang yang lebih detail tentang masalah perceraian, kecuali undang-undang dan hukum yang telah di gariskan Al Qur’an tentang masalah ini.”
Seorang ilmuwan dari Inggris Fard Ghayum, Guru Besar Universitas London mengatakan,
”Al Qur’an adalah kitab mendunia yang memiliki keistimewaan sastra yang tinggi, yang terjemahnya saja tidak bisa mewakili tingginya sastra aslinya. Karena lagunya berirama khusus, keindahannya mengagumkan, dan pengaruhnya yang luar bisa terhadap yang mendengarkan. Banyak kaum nashrani Arab yang terpengaruh gaya bahasa dan sastranya. Begitu juga kaum orientalis, banyak di antara mereka yang menerima Al Qur’an. Ketika dibacakan Al Qur’an, kami orang-orang Nashrani terpengaruh, laksana sihir yang menembus jiwa kami, kami merasakan ungakapnnya yang indah, hukumnya yang orisinil. Keistimewaan seperti ini yang menjadikan seseorang merasa terpuaskan, dan bahwa Al Qur’an tidak mungkin ada yang mampu menandinginya.”
Knett Grigh, Guru Besar Universitas Cambridge memberi kesaksian,
”Tidak akan mampu seseorang sepanjang empat belas abad yang lalu, sejak diturunkannya Al Qu’ran sampai sekarang ini, yang mampu membuat seperti ayat Al Qur’an, satu ayat sekalipun. Karena Al Qur’an bukan kitab yang dikhususkan untuk zaman tertentu, bahkan Al Qur’an ini alami yang akan terus berlangusng sepanjang zaman. Meskipun dunia dan kehidupan ini berubah, namun setiap manusia memungkinkan menjadikan al Qur’an sebagai pedoman hidupnya. Mengapa Al qur’an lebih unggul dan menjadi pedoman hidup manusia sepanjang masa? Karena Al qur’an mencakup hal-hal yang kecil maupun urusan yang besar. Tidak ada sesuatu yang tidak diatur oleh Al qur’an. Saya yakin, bahwa Al Qur’an mampu mempengaruhi orang Barat, dengan syarat, Al Qur’an dibacakan dengan bahasa aslinya, karena terjemahnya tidak mampu memberi pengaruh kejiwaan dan rohani, berbeda dengan bacaan aslinya yang menggetarkan jiwa, meluluhkan qalbu.”

~~~~~~Al-islaamu ya'luu wa laa yu'laa 'alaih...~~~~~~

kuntum khairaa umaah ..ukhrijat linnas......

Rajabku telah datang....




Bulan Rajab adalah salah satu dari Empat Bulan Haram atau yang dimuliakan Allah swt. (Bulan Dzulkaidah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab). Allah swt berfirman:
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan Ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” At Taubah: 36
Fenomena pergantian bulan di mata muslim adalah salah satu sarana untuk mengingat kekuasaan Allah swt dan dalam rangka untuk mengambil ibrah dalam kehidupan juga sebagai sarana ibadah.
Karena itu, pergantian bulan dalam bulan-bulan Hijrah kita disunnahkan untuk berdo’a, terutama ketika melihat hilal atau bulan pada malam harinya. Do’a yang diajarkan oleh Baginda Rasulullah saw. adalah:
اللَّهُمَّ أَهْلِلْهُ عَلَيْنَا بِاْلأَمْنِ وَاْلإِيْمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَاْلإِسْلاَم رَبِّيْ وَرَبُّكَ اللهُ هِلاَلَ رُشْدٍ وَخَيْرٍ
“Ya Allah, Jadikanlah bulan ini kepada kami dalam kondisi aman dan hati kami penuh dengan keimanan, dan jadikanlah pula bulan ini kepada kami dengan kondisi selamat dan hati kami penuh dengan keislaman. Rabb ku dan Rabb mu Allah. Bulan petunjuk dan bulan kebaikan.” (HR. Turmudzi)
Shaum di Bulan Rajab
Shaum dalam bulan Rajab, sebagaimana dalam bulan-bulan mulia lainnya hukumnya sunnah.
Diriwayatkan dari Mujibah al-Bahiliyah, Rasulullah aw. Bersabda:
“Puasalah pada bulan-bulan haram (mulya).” Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Imam Ahmad.
Rasulullah saw. juga bersabda:
“Kerjakanlah ibadah apa yang engkau mampu, sesungguhnya Allah tidak pernah bosan hingga kalian bosan”.

Ibnu Hajar, dalam kitabnya “Tabyinun Ujb”, menegaskan bahwa tidak ada hadits, baik sahih, hasan, maupun dha’if yang menerangkan keutamaan puasa di bulan Rajab.
Bahkan beliau meriwayatkan tindakan Sahabat Umar yang melarang mengkhususkan bulan Rajab dengan berpuasa.
Ditulis oleh Imam Asy Syaukani dalam Kitabnya, Nailul Authar, menerangkan bahwa Ibnu Subki meriwayatkan dari Muhamad bin Manshur As Sam’ani yang mengatakan bahwa tidak ada hadis yang kuat yang menunjukkan kesunahan puasa Rajab secara khusus.
Disebutkan juga bahwa Ibnu Umar memakruhkan puasa Rajab, sebagaimana Abu Bakar al-Tarthusi yang mengatakan bahwa puasa Rajab adalah makruh, karena tidak ada dalil yang kuat.
Namun demikian, sesuai pendapat Imam Asy Syaukani, bila semua hadits yang secara khusus menunjukkan keutamaan bulan Rajab dan disunahkan puasa di dalamnya kurang kuat untuk dijadikan landasan, maka hadits-hadits yang umum, seperti yang disebut di atas, itu cukup menjadi hujah atau landasan.
Di samping itu, karena juga tak ada dalil yang kuat yang memakruhkan puasa di bulan Rajab.
Do’a Bulan Rajab
Bulan Rajab merupakan starting awal untuk menghadapi Bulan Suci Ramadhan. Subhanallah, Rasulullah saw. menyiapkan diri untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan selama dua bulan berturut sebelumnya, yaitu bulan Rajab dan bulan Sya’ban. Dengan berdoa dan memperbanyak amal shalih.
Do’a keberkahan di bulan Rajab. Bila memasuki bulan Rajab, Nabi saw. mengucapkan, “Allaahumma Baarik Lana Fii Rajaba Wa Sya’baana, Wa Ballighna Ramadhaana. “Ya Allah, berilah keberkahan pada kami di dalam bulan Rajab dan Sya’ban serta sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan.”
Hadits di atas disebutkan dalam banyak keterangan, seperti dikeluarkan oleh Abdullah bin Ahmad di dalam kitab Zawaa’id al-Musnad (2346). Al-Bazzar di dalam Musnadnya -sebagaimana disebutkan dalam kitab Kasyf al-Astaar- (616). Ibnu As-Sunny di dalam ‘Amal al-Yawm Wa al-Lailah (658). Ath-Thabarany di dalam (al-Mu’jam) al-Awsath (3939). Kitab ad-Du’a’ (911). Abu Nu’aim di dalam al-Hilyah (VI:269). Al-Baihaqy di dalam Syu’ab (al-Iman) (3534). Kitab Fadhaa’il al-Awqaat (14). Al-Khathib al-Baghdady di dalam al-Muwadhdhih (II:473).
Memperbanyak amal shaleh, seperti shaum sunnah, terutama di bulan Sya’ban. Diriwayat oleh Imam al-Nasa’i dan Abu Dawud, disahihkan oleh Ibnu Huzaimah. Usamah berkata pada Nabi saw.
“Wahai Rasulullah, saya tidak melihat Rasul melakukan puasa (sunnah) sebanyak yang Engkau lakukan dalam bulan Sya’ban.’ Rasul menjawab: ‘Bulan Sya’ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadhan yang dilupakan oleh kebanyakan orang. Di bulan itu perbuatan dan amal baik diangkat ke Tuhan semesta alam, maka aku ingin ketika amalku diangkat, aku dalam keadaan puasa.” Allahu a’lam

الصلاة

ان منح حياتك للمسيح تعد خطوة ايمان يمكنك القيام بها عن طريق الصلاة

الصلاة هي ببساطة التحدث مع الله فهو يعرفك وما يهمه هو سلوك قلبك وصداقتك. نقترح عليك أن تصلي هذه الصلاة:

"ربي وإلهي .. أعترف أمامك بأنني خاطئ وغير قادر أن أخلص نفسي وأطهرها – لذلك أنا أفتح لك باب قلبي. أدخل إليه، اغفر خطاياي وتربع على عرش حياتي، فأنا أقبل هبة الغفران والخلاص المجانية، وأقبل المسيح كمخلص شخصي وسيّدٍ على حياتي. آمين"
هل إرادة قلبك هي أن تصلي هذه الصلاة؟ أو هل تعبر هذه الصلاة عن رغبة قلبك ؟
إذا كان جوابك هو نعم فصلي هذه الصلاة الآن
وسوف يدخل يسوع لحياتك

Resep makanan neeh

lagi pengen ngumpulin resep2 makanan....udah gede harus bisa masak atuwh...
bekal buat nikah.......walaupun masih jauh tapi harus dari sekarang...

hehehe....

Resep Kue - Pie Kurma
Resep Kue - Resep Kue

Tuesday, 01 September 2009
Bahan pie :

• 50 gr gula pasir, haluskan
• 125 gr Margarine
• 250 gr Tepung Terigu
• 1 butir Kuning Telur

Bahan cake :

• 80 gr Gula Pasir
• 75 gr Mentega Kocok
• 60 gr Tepung Terigu
• 15 gr Susu Bubuk
• 8 Butir Kuning Telur

Topping :

• Butter Cream siap pakai
• Kurma, Belah dua

Cara Membuat :

• Kulit : Kocok Gula pasir dan margarin hingga lembut, masukkan kuning telur kemudian kocok rata. Setelah itu tambahkan terigu dan aduk rata
• Masukkan adonan dalam cetakan pie beroles margarin, tusuk tusuk dasarnya dengan garpu
• Cake : Kocok gula pasir dankuning telur hingga mengembang, masukkan terigu dan susu bubuk, aduk rata. Masukkan dan kocok mentega kemudian aduk rata.
• Tuang adonan cake diatas kulit pie , panggang dalam oven 170 C hingga matang.
• Angkat
• Tambahkan butetr cream, tempelkan kurma, hias sesuai dengans elera. Sajikan.
Resep Masakan Indonesia - Ayam Bumbu Rujak
Resep Masakan - Resep Masakan Indonesia

Wednesday, 15 July 2009
Ayam Bumbu Rujak

Bahan :

• 1 ekor ayam sedang
• 1 gelas santan kental
• 2 lembar daun salam
• 2 lembar daun jeruk purut
• 1 batang serai yang dimemarkan

Bumbu :

• 5 buah cabe merah
• 2 siung bawang putih
• 4 buah kemiri

Cara memasak :

• Ayam dibersihkan, cuci kemudian poting menjadi 4 bagian
• Bumbu dihaluskan kecuali serai, daun salam dan dun jeruk purut. Tumis hingga harum
• Masukkan ayam dan santan kental sambil diaduk rata
• Masak terus sampai matang kemudian dipanggang hingga kering

Resep Masakan Indonesia - Udang Goreng Saus Tiram
Resep Masakan - Resep Masakan Indonesia

Friday, 25 May 2007

dannies25@aol.com
Bahan :
500 gr udang ukuran besar, kupas, sisakan ekornya, belah punggungnya
1/2 sdt oregano kering
1/2 sdt merica bubuk
1 sdm air jeruk nipis
1/2 sdt garam halus
1 butir telur ayam, dikocok
50 gr tepung maizena
2 sdm mentega
50 gr bawang bombay, iris tipis
2 siung bawang putih, cincang halus
3 buah cabe merah, buang bijinya, iris menyerong 1 cm
125 gr biji jagung manis kalengan
1 sdm saus tiram
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt garam halus
15 helai daun kucai, potong 2 cm
Cara membuat :
Rendam udang bersama oregano, merica, air jeruk nipis, dan garam. Diamkan selama 30 menit. Tiriskan.
Celupkan dalam telur kocok, angkat, gulingkan dalam tepung maizena hingga rata.
Goreng udang dalam minyak panas hingga kekuningan. Angkat dan tiriskan.
Panaskan mentega, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga layu.
Masukkan cabe dan jagung manis. Aduk hingga cabe layu. Lalu masukkan udang goreng, aduk rata.
Tambahkan saus tiram, merica, dan garam. Aduk hingga sayuran matang.
Masukkan kucai, aduk dan angkat. Sajikan panas-panas.
Resep Masakan Indonesia - Soto Kudus
Resep Masakan - Resep Masakan Indonesia

Wednesday, 20 June 2007
Bahan-bahan :
1 ekor ayam kampung, potong 4 bagian
3 butir telur rebus potong serasi
100 gr tauge diseduh
2 sdm sledri dirajang halus
2 sdm bawang putih dirajang dan digoreng
75 ml kecap manis
2 buah jeruk nipis diambil airnya
2 batang serai
1 1/2 sdt garam
1 sdt gula
1 1/2 liter air
Minyak goreng dan nasi putih secukupnya

Bumbu yang dihaluskan :
6 buah bawang putih
6 siung bawang merah
1 sdm ketumbar
1/2 sdt Jintan
6 butir kemiri
3 cm jahe

Cara Membuat:
Panaskan air kemudian rebus ayam dengan api kecil hingga kaldu harum dan ayam matang.
Panaskan minyak goreng, tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum dan matang beserta serai, masukkan ke dalam rebusan ayam, garam, gula dan bawang putih goreng.
Teruskan memasak hingga bumbu meresap ke dalam ayam, angkat ayam dan suwiri.
Letakkan nasi ke dalam mangkok, masukkan tauge, telur, sledri, suwiran ayam, air jeruk dan sedikit kecap manis, tuangkan kuah sotonya, siap hidangkan.
Es Krim - Es Krim Kelapa Muda
Resep Minuman - Resep Es Krim

Tuesday, 22 May 2007

Sumber: ibu ibu DI


Bahan - bahan :

100 ml air kelapa muda

700 ml susu segar

pewarna merah muda

1 sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air

3 kuning telur ayam, kocok

200 g daging kelapa muda, keruk halus

100 ml krim kental



Cara membuat :

Campur air kelapa dan susu. Aduk rata.

Beri beberapa tetes pewarna merah muda, aduk rata. Jerangkan di atas api kecil sambil aduk hingga panas.

Tuangi larutan maizena, aduk hingga kental dan mendidih.

Ambil sedikit adonan, aduk dengan kuning telur. Tuangkan kembali ke dalam adonan. Masak hingga mendidih. Angkat, aduk-aduk hingga uapnya hilang dan menjadi hangat.

Tambahkan kelapa muda dan krim aduk rata. Tuangkan ke dalam wadah.

Simpan dalam freezer hingga setengah beku. Keluarkan, aduk rata.

Simpan kembali dalam freezer hingga beku.

Sendoki dalam gelas-gelas saji. Sajikan dingin
Resep Masakan - Resep Masakan - Spaghetti Daging Iga & Telur
Resep Masakan - Resep Makanan Barat

Wednesday, 16 April 2008


Bahan:

150 g spaghetti kering

1 sdm mentega

1 siung bawang putih, cincang

10 g bawang Bombay, cincang

100 g daging iga sapi asap/beef bacon, cincang kasar

125 ml krim segar encer

1/2 sdt biji mustard

1/2 sdt oregano kering

1/2 sdt merica hitam bubuk

1 sdt garam

1 butir kuning telur ayam


Taburan:

1 sdm keju parmesan parut


Cara membuat:

Rebus spaghettini dengan air seukupnya hingga lunak. Angkat dan tiriskan.

Tumis bawang putih dan bawang Bombay hingga layu dan harum.

Masukkan daging iga asap, aduk hingga agak kering dan lemak meleleh.

Tuangi krim encer dan bubuhi bumbu lalu didihkan.

Masukkan spaghetti, aduk hingga rata.

Jika suka telur matang, masukkan langsung kuning telur dan aduk hingga matang.

Angkat, taburi keju parmesan.

Sajikan panas. Jika suka telur setengah matang, taruh kuning telur di atas spaghetti dan aduk selagi panas dan santap segera.
Resep Masakan - Ikan Bumbu Balado
Resep Masakan - Resep Masakan Indonesia

Wednesday, 31 October 2007
Ikan Goreng Bumbu Balado

Bahan:
Ikan kembung 6 bh dibersihkan beri sedikit cuka/air jeruk nipis dan garam.

Daun jeruk 3 lbr.

Tomat besar 1 bh dipotong jadi 6 bagian.

Minyak untuk menggoreng.

Garam dan gula secukupnya
Bumbu tumbuk kasar:

Cabe merah 10 bh

Bawang merah 8 bh

Cara memasak:

Goreng ikan kembung dengan minyak panas sampai kecoklatan sisihkan.

Sisakan minyak bekas menggoreng ikan 5 sdm lalu masukan bumbu halus dan daun jeruk aduk sampai wangi dan masukan tomat aduk dengan api sedang-kecil, masak sampai bumbu dan tomat matang, lalu masukan ikan goreng tadi diamkan sebentar dengan api kecil lalu hidangkan.
Sumber dari http://www.myonlinerecipe.com/index.php?detailed=95

Resep Masakan - Gulai Ayam
Resep Masakan - Resep Masakan Indonesia

Monday, 13 July 2009
Gulai Ayam

Bahan :

• 1 ekor ayam sedang
• 10 buah cabe merah
• 10 buir bawang mera, diiris
• 4 siung bawang putih, diiris halus
• 1 ruas kunyit
• 1 ruas lengkuas
• 4 sendok makan ketumbar
• 5 sendok makan minyal samin
• 1 sendok teh adas halus
• 1 potong kayu manis
• 1 sendok teh pala
• 1 sendok asam jawa
• 2 sendok makan kelapa gongseng dihaluskan
• 2 ½ gelas santan
• Sejumput jinten

Cara memasak :

• Ayam dipotong-potong, cuci bersih, tiriskan
• Haluskan cabe, kunyit dan lengkuas
• Tumis bawang mera, bawang putih dan kayu manis dengan minyak samin sampai kering dan kuning, masukkan cabe dan goreng sebentar.
• Masukkan ketumbar halus serta potongan ayam, beri air secukupnya, rebus hingga empuk
• Masukkan santan dan air asam jawa, aduk
• Bila santan mendidih angkat dan siap dihidangkan

ketemu lagi....

Alhamdulillah...kita masih ketemu..
setelah sekian lama aku g nulis di blog,kangen juga...
ooh ya...Taqabbalallahu minna wa minkum mohon maaf lahir bathin...
apabila ada salah2 kata atw ucapan....

setelah menjalani sebulan penuh puasa,dibakarlah dosa2 kita....
dan ssemoga kita menjadi insan yg suci setelah dibakar dosa2 kita di bulan ramadhan..amiin..........

wah...ada episode terbaru dalam hidupku sekarang....
aku kini merubah hampir 30% planning hidupku kedepan....
setelah berunding dengan keluarga,,mama dan abangku....
awalnya ketika abangku yg pling besar berniat memintakan tazkiyah untukku agar mempermudah untuk memasuki univeristas yg kutuju..*yg wktu itu kuceritakan
ternyata DR.Muhith (nama ulama itu),beliau menyarankan lebih baik aku melanjutkan study ku ke yaman....disana ada anak belliau...karena untuk memasuki saudi perlu mahram....kata abangku" masa mw di nkahin dlu??" nampaknya dia tdk ingin nantinya kuliahku terganggu....yaa....aku juga g mw nantinya aku disibukkan dgn hal lain...

yaa..akhirnya keputusan terakhir tahun depan insyaAllah aku berangkat ke negri ratu saba itu....doakan saja,,moga studyku lancar...dan ilmuku berkah serta manfaat...
tapi yang pasti ... ambisiku ini masih ingin kuliah di ummul quro...mudah2an aku bisa melanjutkan s2 ku ke sana.....amiiin.........

mohon doa yaa dari semuanya.....

hikamh besar yg aku dapatkan...
mungkin kata-kata ini basi,,tapi kalo kita yg ngejalanin rasanya sulitt....

apa yang kita rencanakan belum tentu akan terjadi....tawakkal kpd Allah itu kunci penguatnya....

sami'na wa atho'na.....insya allah berkah...

Syahru shiyaam ... wa syahrul qur'aan

sudah hampir 23 hari ramadhan menemani hari-hari kita....
tak terasa begitu cepat ia berlalu..
rasanya tak ingin ia meninggkalkanku.aku masih ingin memeluk berjuta rahmat di bulan agung ini...........

bagai kehilangan orang yang dicintai ketika ramadhan berlalu begitu saja tanpa satu manfaat pun yang kita lakukan untuk memuliakannya.

khusus untuk ramdhan kali ini...alhamdulillah aku rasa lebih baik dari tahun kemarin.pastinya harus,,,udah lebih dewasa...bukan ank2 yg cuma bisa dimaklumi sama orang dewasa.....
contoh kecil dari tilawah,alhamdulillah melebihi apa yang aku targetkan....
tapi masih kalah jauh lah sama imam syafi'i...sehari 2x khatam....

yang terpenting....
apakah tahun ini kita berada dalam keberuntungan???mendapatkan lailatul qadar..???
dan apakah keberuntungan masih berpihak kepada kita untuk menjumpai tamu agung ini di tahun yang akan datang.............

masih ada sisa waktu ...

masih banyak kesempatan....

Ya Rahmaan...
izinkan kami kembali memeluk tamu agung ini di tahun yang akan datang....
anugerahkan kepada kami lezatnya keimanan itu .... lebih baik dari apa yang baru kami rasakan saat ini.............

cintaku padanya....

Al-Qur’an adalah roh yang bisa memberi kekuatan dan kehidupan manusia secara psikologis ruhiyah. Hal ini bertepatan dengan ungkapan Malik bin Dinar tentang roh Al-Qur’an:
“Wahai Ahlul Qur’an!, apa yang telah ditanam oleh Al-Qur’an ke dalam lubuk hatimu?. Sesungguhnya Al-Qur’an adalah penyubur hati sebagaimana hujan yang menyuburkan bumi.”

Dalam konteks ruh yang memiliki pengertian Al-Qur’an, terdapat empat ayat
membahasnya, yaitu surah An-Nahl: 2, Ghafir: 15, Asy-Syura: 52 dan Surah Al-Isra’: 58 yang dipahami secara analogis. Tentunya, penamaan Al-Qur’an dengan ruh bukan kebetulan dan tanpa hikmah yang perlu digali oleh hamba-Nya yang merindukan keberkahan dan kekuatan dari Al-Qur’an, seperti juga nama dan sifat lain yang dimiliki oleh Al-Qur’an yang mencerminkan fungsi dan perannya yang komprehensif dan universal. Betapa hanya Al-Qur’an yang bisa diandalkan menyelesaikan masalah kemanusiaan dalam segala bentuknya.

Sayyid Qutb menyatakan pandangannya tentang penamaan Al-Qur’an dengan ruh berdasarkan firman Allah: “(Dialah) Yang Maha Tinggi derajat-Nya, Yang mempunyai ‘Arsy, Yang memberi ruh dengan (membawa) perintahNya kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya, supaya dia memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari kiamat).”
(Ghafir: 15) bahwa ini merupakan kinayah tentang wahyu. Redaksi yang digunakan dalam ayat ini mengisyaratkan dua hal:
pertama, bahwa wahyu (Al-Qur’an) adalah ruh dan kehidupan bagi manusia, tanpa ruh ini manusia tidak akan bisa hidup dengan baik dan benar.
Kedua, bahwa wahyu itu turun dari tempat yang tinggi kepada siapa yang dipilih dari hamba-hamba-Nya. Redaksi ini bertepatan dengan sifat Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.

Selanjutnya beliau juga menafsirkan ruh dalam ayat-ayat ini sebagai sebuah kekuatan yang menggerakkan, mempertahankan kehidupan di dalam hati, bahkan di dalam kehidupan nyata sehari-hari.
“Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu ruh (Al-Quran) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al-Kitab (Al-Qur’an) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al-Qur’an itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar- benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.” (Asy-Syura: 52)
Kekuatan besar dari sentuhan Al-Qur’an ini dirasakan benar oleh para sahabat Rasulullah karena memang mereka menerima Al-Qur’an ini dengan segenap hati, pikiran dan kemauan mereka. Seperti yang diriwayatkan oleh Ath-Thobroni dan Al-Baihaqi dari Abdullah bin Amr bin Ash bahwa ia berkata:
“Ketika turun surah Az-Zalzalah, maka serentak Abu Bakar yang sedang duduk waktu itu menangis. Maka Rasulullah saw. pun menghampirinya dan bertanya, “Apa yang membuat engkau menangis wahai Abu Bakar?”. Surah inilah yang membuat aku menangis”. Maka Rasulullah menenangkan dengan sabdanya:
“Jika kalian tidak pernah melakukan dosa dan kesalahan, maka Allah akan menciptakan kaum lain yang mereka itu melakukan salah dan dosa kemudian mereka bertaubat dan Allah mengampuni mereka.”
Dalam riwayat lain dari Abdullah bin Hanthob bahwa Rasulullah saw. pernah membacakan surah ini dalam satu majlis di mana seorang Arab Badui ikut serta duduk bersama. Setelah mendengar ini, lelaki itu lantas keluar sambil menyesali dirinya “alangkah buruknya aku”. Maka Rasulullah mengatakan kepada para sahabatnya, “sungguh iman telah masuk ke dalam hati lelaki badui tadi.”
Maka sangat tepat ungkapan Dr. Yusuf Al-Qaradlawi yang menegaskan bahwa:
“Al-Qur’an adalah “ruh Rabbani” kekuatan Rabbani yang akan mampu menghidupkan dan menggerakkan akal fikiran dan hati. Sebagaimana Al-Qur’an juga undang-undang Allah yang mengatur kehidupan manusia sebagai individu dan bangsa secara kolektif.”

Syekh Muhammad Al-Ghazali menyebutkan:
“Al-Qur’an inilah kitab yang membentuk jiwa, membangun umat dan kebudayaan mereka. Inilah sesungguhnya kekuatan Al-Qur’an. Namun yang sangat disayangkan bahwa cahaya ini tidak nampak di depan umat Islam karena mata-mata mereka sudah tertutup sehingga aib dalam konteks sekarang ini bukan aib Al-Qur’an, tetapi aib pandangan manusia yang lebih mengagungkan kekuatan lain selain Al-Qur’an. Padahal Allah sudah berfirman, “Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan, dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.” (Al-Ma’idah: 15-16)

Kekuatan lain yang seharusnya kita sadari dari Al-Qur’an yang mulia ini bahwa Al-Qur’an merupakan sistem hidup yang mengarahkan orang-orang yang beriman untuk mewujudkan kehidupan dalam bingkai keimanan. Sebuah hakikat kehidupan yang meliputi segenap komponen yang ada pada diri manusia; menghidupkan fisik, perasaan, getaran jiwa, kemauan, pikiran dan kehendaknya.

“Supaya dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir.” (Yaasin: 70)

Ibnu Qutaibah dalam kitab “Tafsir Gharibil Qur’an” memahami kalimat “Hayyan” di dalam ayat ini dengan pengertian seorang mukmin yang hidup karena memperoleh petunjuk Allah swt. demikian juga dengan firman Allah swt.:
“Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya? Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan.” (Al-An’am: 122).
Yang dimaksud dengan orang yang hidup dalam ayat ini adalah orang yang beriman dan orang yang mati adalah orang kafir. Makanya Allah membedakan keduanya dengan menggunakan istilah ini juga di dalam firman-Nya: “Dan tidak (pula) sama orang-orang yang hidup dan orang-orang yang mati.” (Fathir: 22)
Sesungguhnya, berbagai ujian yang mengejutkan bangsa ini semakin membuktikan hakikat yang tidak terbantahkan akan kelemahan manusia dan hajat mereka akan pertolongan Allah swt. bahwa sesungguhnya sumber kekuatan satu-satunya adalah Allah yang menciptakan segalanya dan kita akan meraih kekuatan itu dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai satu-satunya sumber kehidupan dan kekuatan kita.
Sekali lagi, Allah swt. mengingatkan kita akan kekuatan Al-Qur’an.
“Dia menurunkan para malaikat dengan (membawa) ruh (Al-Qur’an) dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, yaitu: “Peringatkanlah olehmu sekalian, bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku.” (An-Nahl: 2)
Memang sudah saatnya bagi kita untuk menerima Al-Qur’an dengan segenap perasaan, pikiran dan kehendak kita dan tidak mengharap atau menggantungkan kekuatan lain di luar dari kekuatan firman-Nya.
“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.” (Al-Hadid: 16).
Selama kita masih mengharap datangnya kekuatan lain, maka selama itu pula kita tidak akan meraih kehidupan yang mulia di bawah bimbingan dan naungan Al-Qur’an.
Wallahu a'lam bishowab....

lengkapnya di...www.dakwatuna.com

air dan salju....

Allah berfirman, ‘dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur'an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).’ (an-Najm: 4)

Among the prophet's handed down invocations - narrated 'A'isha,the prophet used to say -’O Allah! Wash away my sins with the water of snow and hail, and cleanse my heart from all the sins as a white garment is cleansed from the filth ‘ ( Ibn-Maga )And in another text

Di antara doa-doa yang selalu dibaca Nabi saw adalah yang diriwayatkan ‘Aisyah,

اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِمَاءِ الثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّ قَلْبِي مِنْ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنْ الدَّنَسِ

‘Ya Allah, cucilah dosa-dosaku dengan air es dan salju, dan bersihkanlah hatiku dari dosa-dosaku sebagai pakaian yang putih dibersihkan dari kotoran.’ (HR Muslim)

Aisyah juga meriwayatkan bahwa Nabi saw berdoa, ‘Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari adzab neraka Jahannam, dari siksa kubur, dari buruknya ujian kekayaan dan kemiskinan, dan berlindung kepada-Mu dari kejahatan dari huru-hara Dajjal. Ya Allah, bersihkanlah dosa-dosa kudengan air es dan salju, sucikanlah hatiku dari dosa-dosa sebagaimana pakaian putih dibersihkan dari kotoran, dan jauhkanlah dariku dosa-dosa sejauh jarak timur dan barat. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelambanan, kepikunan, dosa, dan hutang.’ (Shahih al-Bukhari, 5900)

Meskipun kita mengulang-ulang doa ini, namun kita tidak mengetahui fakta ilmiah yang terkandung dalam kalimat-kalimatnya. Di antara sekian banyak benda cair, Allah menjadikan air sebagai sumber kehidupan bagi makhluk hidup. Allah berfirman di dalam al-Al-Qur’an, ‘Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup.’ (al-Anbiya’:30).

Air mempunyai kemampuan ajaib saat digunakan untuk membersihkan dan mencuci kotoran. Saya akan berbicara tentang sebagian dari karakteristik air:

Air terdiri dari dua atom hidrogen dan satu atom oksigen terhubung bersama-sama dengan ikatan kovalen polar. Polaritas ini (yang timbul akibat perbedaan elektron antara atom oksigen dan atom hidrogen) menghimpun molekul-molekul air dengan ikatan hidrogen lemah yang memberi air itu karakteristik yang berbeda dan unik, yang tidak dimiliki cairan sejenis dengan struktur yang senyawa, dan hal ini mengakibatkan beberapa perubahan dalam karakteristik-karakteristik fisiknya. Air mendidih pada suhu 100 derajat dan mempunyai tekanan permukaan yang tinggi. Dan juga banyak karakteristik lain, dan di sini bukan tempatnya untuk menyebutkan.Gambar berikut menunjukkan ikatan molekul-molekul air dalam tiga tahapannya (air, es, uap).


Air, yang secara kimiawi dianggap sebagai bahan pelarut umum mempunyai suatu kemampuan yang besar untuk memecahkan banyak zat ion karena molekul polar air menyerang kristal campuran jika ia kualitas ion. Ia mengisolasi kristal-kristal yang tertarik di dalam kisi kristal. Dan sebagai hasilnya adalah daya tarik yang bersifat mutual antara molekul polar air dan ion. Daya tarik antara ion-ion itu terjadi di dalam kristal, dan sebagai hasilnya zat-zat yang terurai itu terpisah dari dari molekul-molekul air. (Seperti yang ditunjukkan gambar berikut)


Doa ini menyamakan dosa dan kesalahan dengan kotoran yang dibersihkan dengan air. Jadi, bagaimana proses pembersihan dengan air itu terjadi?

Ketika noda dan kotoran menempel pada kain, maka berlangsung daya tarik antara kain dan kotoran. Air menembus noda dan membasahi kain. Dan karena adanya kualitas polar dan kapiler pada air, maka air membuat kotoran itu larut dengan cara mengisolasi ion-ionnya satu sama lain, sehingga kekuatan perekat antara ion itu menjadi lemah, terutama jika ia termasuk zat yang larut di dalam air.

Jika noda bersifat lemak yang tidak larut dalam air, maka air terpental dalam bentuk bola-bola yang tidak membasahi permukaan kain karena kekuatan adesif (lekat) antara air dan noda lebih rendah daripada daya lekat molekul-molekul air itu sendiri. Karena itu, kotoran tersebut harus dicuci dengan air dan sabun. Karena pengurai pada sabun itu mengurangi tegangan permukaan air, sehingga sabun itu menyebar ke lemak dan bereaksi dengannya membentuk emulsi lemak, dan meningkatkan daya tarik-menarik antara air dan noda menjadi yang lebih kuat, sehingga kotoran meninggalkan permukaan kain seperti yang dalam gambar berikut.


Tetapi, doa di atas menunjukkan cara lain membersihkan, yaitu dengan air es. Bagaimana bisa air es menjadi alat pembersih?

Kita semua tahu bahwa ketika air itu membeku, maka ia menjadi es pada suhu nol derajat, dan pola hubungan molekul-molekulnya juga berubah sehingga menjadi seperti lingkaran benzene, seperti yang ditunjukkan dalam gambar 4.


Ada sebagian kotoran yang tidak bisa dibersihkan dengan air, atau dengan air dan sabun, karena daya lekat antara kotoran dan pakaian sangat besar, seperti noda lilin pada pakaian.

Ketika sepotong es diletakkan di atasnya, maka suhu dingin itu berfungsi mendekatkan molekul-molekul Artikel ini sehingga daya lekat antara Artikel tersebut dan pakaian menjadi berkurang, dan itu membuatnya terlepas dari pakaian.

Sedangkan salju itu terbentuk pada suhu yang lebih rendah dari nol-derajat. Jika ada kotoran yang membandel, maka air salju dapat mengurai partikel-partikel kotoran tersebut secara lebih kuat daripada es, sehingga kotoran tersebut terpisah dari pakaian dan hilang.

Doa ini menyamakan dosa dengan kotoran yang harus dicuci dengan air. Sedangkan kotoran yang tidak bisa hilang dengan air itu dihilangkan dengan es. Dan yang tidak bisa hilang dengan es itu dihilangkan dengan salju, agar tidak tersisa lagi dosa-dosa seseorang.

Rasulullah saw dalam hadits lain bersabda, ‘Bagaimana pendapat kalian jika di depan pintu salah seorang dari kalian terdapat sungai, lalu ia mandi di dalamnya lima kali setiap hari, apakah masih tersisa kotoran padanya?’ Mereka menjawab, ‘Tidak akan tersisa sedikitpun kotoran padanya.’ Lalu Nabi bersabda, ‘Itulah perumpamaan shalat lima waktu. Allah akan menghapus dosa-dosa denganya.’ (HR Bukhari)
Ini adalah dalil lain bahwa air merupakan sarana pembersih kotoran dan dosa. Mahasuci Allah yang mengajari Nabi yang ummi hakikat ilmiah ini.

Makkah poros dunia

Dr. Yusuf Al Qaradhawi, Ketua Persatuan Ulama Umat Islam Dunia mengatakan dalam sambutannya di acara muktamar “Makkah Poros Dunia” yang diselenggarakan di Doha, Qatar 19/4/2008, perihal pentingnya Makkah Al Mukarramah, keutamaannya, kesuciannya dan kedudukannya di mata umat Islam.
Beliau menegaskan bahwa penetapan teori bahwa Makkah merupakan poros bumi atau pusat gravitasi bumi adalah penguatan dan penegasan akan potensi Islam, sekaligus menguatkan kehormatan kaum muslimin, yaitu kehormatan karena agamanya, umatnya dan peradabannya.

Kiblat Fenomena Kesatuan
Beliau mengisyaratkan sebagian karakteristik umat Islam, di antaranya adalah umat pertengahan, umat yang seimbang, sebagaimana yang disebutkan dalam Al Qur’an. Dan kemulyaan umat Islam dengan risalah Islam yang merupakan penutup yang dibawa oleh Rasul kemanusiaan, Muhammad saw. Sekaligus kemulyaan umat Islam dengan Kitab Sucinya yang tidak akan pernah berubah atau tergantikan… Sebagaimana juga Allah swt menjadikan bagi umat Islam sebaik-baik rumah yang dibangun untuk semua umat manusia di muka bumi, yaitu Ka’bah Al Musyarrifah, yang merupakan kiblat kaum muslimin di setiap zaman dan tempat.
Beliau menambahkan, bahwa kiblat umat Islam merupakan bagian terpenting dari fenomena persatuan dan kesatuan umat Islam, yaitu ketika kaum muslimin baik di Timur atau di Barat melaksanakan shalat lima waktu dalam sehari. Karena Allah swt. sesuai dengan kehendak-Nya sendiri memilih tempat-tempat, zaman, manusia dan malaikat untuk dilebihkan atas yang lainnya.

Islam dan Ilmu Pengetahuan

Al Qaradhawi menambahkan bahwa Islam tidak memiliki beban atau permasalahan dengan ilmu pengetahuan, terutama ketika ilmu pengetahuan dikaji dengan benar sehingga mengantarkan kepada kesimpulan yang nyata secara ilmiyah dan benar, karena kata beliau, Islam menggiatkan dan menerima dengan terbuka ilmu pengetahuan dan hasil-hasil yang dicapai ilmu pengetahuan itu.
Tidak ada benturan dan pertentangan antara Islam dan ilmu pengetahuan. Dan karena itu Islam menerima secara terbuka semua ilmuwan yang mengkaji seputar Makkah.
Beliau pada kesempatan itu mengucapkan terimakasih kepada panitia yang telah menyiapkan kegiatan muktamar ini, guna menguatkan potensi Islam, menguatkan rasa terhomat umat Islam dengan risalahnya, dengan agamanya, dengan umatnya dan dengan peradabnya. Sebagaimana beliau mengucapkan terimakasih kepada peserta yang terdiri dari para pakar dan cendekiawan yang menghadiri kegiatan ini, karena dorongan ilmu pengetahuan yang mereka miliki. Beliau juga mengharapkan semoga kegiatan ini membawa kebaikan bagi umat semua.

Jam Makkah

Dalam kegiatan muktamar itu salah seorang ilmuwan bernama Yasin As Syauk, kelahiran Palestina, berkebangsaan Perancis, mempresentasikan dengan detail penemuannya ”Jam Makkah” yang menegaskan dengan nyata bahwa Makkah merupakan poros bumi, dan karenanya Makkah berhak dijadikan patokan waktu dunia yang benar, menggantikan pemakaian waktu greenwich -London-.
Asy Syauk mengatakan, ”Jam yang ditemukannya ini menyatukan kiblat dari segala tempat di dunia. Jarum jam ini berputar dari kiri ke kanan, sebagimana pergerakan ini juga selaras dengan pergerakan alami alam mayapada ini. Seperti pergerakan bintang-bintang dan segala yang mengorbit di sekitar matahari, sebagaimana pergerakan aliran darah di tubuh manusia.
Beliau menambahkan, bahwa kisah penemuan ”Jam Makkah” diilhami dari banyaknya kaum muslimin yang tidak bisa menentukan arah kiblat ketika mereka bepergian atau di saat mereka mulai mukim di berbagai tempat yang berbeda di dunia. Maka beliau mengkaji ulang teori-teori geografi ilmuwan-ilmuwan sebelumnya, yang melihat dan mengatakan bahwa Makkah adalah pusat bumi yang bulat, dengan berpegang argumentasi peristiwa-peristiwa peta geografi, peta “masahat” dan peta Makkah Al Mukarramah.
Rekomendasi Muktamar
Para nara sumber dalam kegiatan ini –mereka notabene ilmuwan agama dan ilmuwan akademik yang spesialisasi keilmuannya tentang ilmu bumi- memaparkan sebagian bukti-bukti dan dalil-dalil ilmiyah yang menguatkan kebenaran teori bahwa Makkah merupakan poros bumi, dengan mengacu pada penemuan ”Jam Makkah” yang bisa menyatukan kiblat di manapun berada di dunia ini. Sebagimana mereka menguatkan dengan dalil Al Qur’an dan As Sunnah, yang mengungkapkan kemulyaan dan kelebihan Makkah al Mukarramah, di mana Al Qur’an menyebutnya dengan istilah ”Ummul Qura”.
Para peserta muktamar merekomendasikan mendesaknya sosialisasi pemikiran menjadikan waktu Makkah sebagai waktu bagi semua negara Arab. Karena kita adalah penduduk Makkah, sehingga ”Jam Makkah” lebih berhak untuk kita jadikan waktu kita dari pada waktu greenwich, yang secara ilmiyah waktu greenwich tidak benar dan tidak berdasar sama sekali.
Sebagaimana mereka meminta dengan penemuan ”Jam Makkah” ini menjadi jalan dan kesempatan untuk mengembalikan orisinilitas pengetahuan sesuai jalur yang benar. Karena kita telah terperosok pada cara berpikir Barat yang telah mencekoki pemikiran, metodologi, dan keyakinan kita.
”Jam Makkah” menjadi sarana efektif bagi pelurusan ilmu pengetahuan yang keliru selama ini. (yq/ut)

Fiqih Islam


dakwatuna.com - di antara do’a yang dimunajatkan oleh Syaikh Dr. Yusuf Al Qaradhawi, Ketua Persatuan Ulama Muslimin Dunia :

“اللهم إني أسألك رحمة من عندك، تهدي بها قلبي، وتجمع بها أمري، وتلم بها شعثي، وترد بها غائبي، وترفع بها شاهدي، وتزكي بها عملي، وتلهمني بها رشدي، وترد بها ألفتي، وتعصمني بها من كل سوء،

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu, rahmat dari sisi-Mu. Dengan rahmat-Mu Engkau menerangi hatiku. Dengan rahmat-Mu Engkau mengumpulkan dan memudahkan urusanku. Dengan rahmat-Mu Engkau balikkan sesuatu yang tiada dariku. Dengan rahmat-Mu Engkau Angkat kesaksianku. Dengan rahmat-Mu Engkau sucikan amalku. Dengan rahmat-Mu Engkau ilhamkan kedewasaanku. Dengan rahmat-Mu Engkau kembalikan sesuatu yang hilang dariku. Dengan rahmat-Mu Engkau jaga aku dari segala keburukan.”

اللهم أعطني إيمانا ويقينا ليس بعده كفر، ورحمة أنال بها شرف كرامتك في الدنيا والآخرة، اللهم إني أسألك الفوز في القضاء، ونزل الشهداء، وعيش السعداء، والنصر على الأعداء.

“Ya Allah, karuniakan kepadaku keimanan dan keyakinan yang tidak ada kekufuran lagi setelahnya. Ya Allah karuniakan kepadaku rahmat, yang dengannya aku memperoleh kemulyaan-Mu, di dunia dan di akhirat. Ya Allah, ku mohon kepada-Mu keberhasilan dan keberuntungan dalam takdir. Predikat orang-orang syahid. Kehidupan yang bahagia. Dan pertolongan dalam menghadapi musuh.”

اللهم إني أُنْزِل بك حاجتي، وإن قصر رأيي، وضعف عملي، وافتقرت إلى رحمتك، فأسألك يا قاضي الأمور، ويا شافي الصدور، كما تجير بين البحور: أن تجيرني من عذاب السعير، ومن دعوة الثبور، ومن فتنة القبور، اللهم وما قصر عنه رأيي، ولم تبلغه مسألتي، ولم تبلغه نيتي من خير وعدته أحدا من خلقك، أو خير أنت معطيه أحدا من عبادك، فإني أرغب إليك فيه، وأسألُكَهُ برحمتك يا رب العالمين،

“Ya Allah, ku sampaikan kepada-Mu segala hajatku. Pendeknya pikiranku. Lemahnya amalku. Aku sangat membutuhkan rahmat-Mu. Karena itu, Ya Allah, aku memohon kepada-Mu, Wahai Dzat Yang Mengabulkan segala urusan. Wahai Dzat yang Melapangkan dada. Sebagaimana Engkau mudah mengalirkan (air) di antara lautan. Maka ku mohon agar Engkau menghindarkanku dari siksa menyala-nyala. Menghindarkanku dari do’a yang sia-sia. Dan dari fitnah kubur. Ya Allah, sungguh, sangat pendek pikiranku tentang itu. Urusanku tidak sampai menjangkaunya. Dan niatku tidak sampai melampauinya, dari kebaikan yang telah Engkau janjikan kepada seseorang dari makhluk-Mu. Atau kebaikan yang Engkau berikan kepada seseorang dari hamba-hamba-Mu. Dan karena itu aku rindu kepada-Mu akan itu. Aku memohon kepada-Mu bisa mendapatkannya dengan rahmat-Mu, Ya Rabbal ‘Alamin.”

اللهم يا ذا الحبل الشديد، والأمر الرشيد، أسألك الأمن يوم الوعيد، والجنة يوم الخلود، مع المقربين الشهود، الركع السجود، الموفين بالعهود، إنك رحيم ودود، وإنك تفعل ما تريد.

“Ya Allah, Dzat Yang mempunyai tali yang kuat dan urusan yang baik. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu rasa aman di hari persaksian. Syurga di hari kekekalan. Bersama orang-orang dekat lagi syuhada’. Bersama orang-orang yang rukuk lagi sujud. Bersama dengan orang-orang yang memenuhi janji-janjinya. Ya Allah, Sungguh Engkau Maha Cinta dan Kasih-Sayang. Dan Engkau bekerja sesuai dengan apa yang Engkau kehendaki sendiri.”

اللهم اجعلنا هادين مهتدين، غير ضالين ولا مضلين،سِلما لأوليائك، وحربا لأعدائك، نحب بحبك من أحبك، ونعادي بعداوتك من خالفك. اللهم هذا الدعاء وعليك الإجابة، اللهم هذا الجهد وعليك التكلان.

“Ya Allah, jadikan kami orang-orang yang menjadi sebab orang lain mendapat petunjuk, dan kami sendiri bagian dari orang-orang yang mendapatkan petunjuk. Bukan orang-orang yang sesat lagi menyesatkan. Damai terhadap penolong-penolong-Mu. Perang terhadap musuh-musuh-Mu. Kami cinta dengan cinta-Mu kepada orang yang mencintai-Mu. Kami menentang dengan permusuhan-Mu terhadap orang yang melawan-Mu. Ya Allah, inilah do’a, telah kami panjatkan, karena itu sewajarnya Engkau mengabulkan. Ya Allah, kesungguhan telah kami buktikan, oleh karena itu Engkau pasti melepangkan.”

اللهم إني عبدك ابن عبدك ابن أمتك، ناصيتي بيدك، ماضٍ فيّ حكمك عدل فيّ قضاؤك، أسألك بكل اسم هو لك، سميت به نفسك، أو أنزلته في كتابك، أو علمته أحدا من خلقك، أو استأثرت به في علم الغيب عندك: أن تجعل القرآن ربيع قلبي، ونور صدري، وجلاء حزني، وذهاب همي.

“Ya Allah, aku hamba-Mu, putra dari hamba-Mu, putra dari budak-Mu. Ubun-ubunku berada dalam genggaman-Mu. Hukum-Mu berlaku bagiku. Adil putusan-Mu padaku. Aku memohon kepada-Mu dengan menyebut segala nama-Mu. Nama Yang Engkau sendiri menamai-Mu. Atau nama yang telah Engkau turunkan dalam kitab-Mu. Atau nama yang telah Engkau ajarkan kepada salah satu makhluk-Mu. Atau nama yang hanya Engkau yang tahu karena Engkau rahasiakan dalam sisi-Mu. Agar Engkau, Ya Allah, menjadikan Al Qur’an sebagai pelita hatiku. Sebagai cahaya bagi dadaku. Sebagai penawar kegelisahanku. Sebagai penghalau kegundahanku.”

اللهم ارحمني بترك المعاصي أبدا ما أبقيتني، وارحمني أن أتكلف ما لا يعنيني، وارزقني حسن النظر فيما يرضيك عني، اللهم بديع السموات والأرض، ذا الجلال والإكرام، والعزة التي لا ترام، أسألك يا الله، يا رحمن، بجلالك ونور وجهك: أن تلزم قلبي حفظ كتابك كما علمتني، وارزقني أن أتلوه على النحو الذي يرضيك عني،

“Ya Allah, sayangi aku untuk meninggalkan maksiat dan dosa, selamanya, selama Engkau menghidupkanku. Ya Allah, sayangi aku, agar Engkau tidak membebani aku di luar kemampuanku. Ya Allah, karuniakan kepadaku penglihatan yang indah terhadap sesuatu yang Engkau ridhai dariku. Ya Allah, Pencipta langit dan bumi. Dzat Yang Maha Tinggi lagi Terhormat. Mulya yang tiada duanya. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu, Wahai Dzat Yang Maha Kasih. Aku memohon kepada-Mu dengan kemuliaan Engkau dan cahaya Wajah-Mu, agar Engkau meneguhkan hatiku dalam menjaga kitab-Mu, sebagaimana Engkau mengajarkan itu kepada kami. Karuniakan kepadaku kekuatan untuk selalu membacanya sesuai yang Engkau ridhai.”

اللهم بديع السموات والأرض، ذا الجلال والإكرام ، والعزة التي لا ترام، أسألك يا الله يا رحمن، بجلالك، ونور وجهك: أن تنور بكتابك بصري، وأن تطلق به لساني، وأن تفرج به عن قلبي، وأن تشرح به صدري، وأن تغسل به بدني، فإنه لا يعينني على الحق غيرك، ولا يؤتينيه إلا أنت، ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم”

“Ya Allah, Pencipta langit dan bumi. Dzat Yang Maha Tinggi lagi Mulya.Yang memiliki Kehormatan tiada tanding. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu, Wahai Dzat Yang Maha Kasih. Aku memohon kepada-Mu dengan kemulyaan-Mu dan cahaya Wajah-Mu, agar Engkau menerangi penglihatanku dengan Kitab-Mu. Agar Engkau melancarkan lisanku dengan kitab-Mu. Agar Engkau lapangkan hatiku dengan Kitab-Mu. Agar Engkau luaskan dadaku dengan Kitab-Mu. Agar Engkau bersihkan badanku dengan Kitab-Mu. Karena tidak ada yang bisa menolongku dalam menjalankan kebaikan selain-Mu. Tiada yang bisa mendatangkan kebaikan kepadaku selain Engkau. Dan tidak ada daya dan upaya kecuali datang dari Engkau, Ya Allah, Dzat yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”

ada lagi euy....ni power of love...^^

Seperti angin membadai. Kau tak melihatnya. Kau merasakannya. Merasakan kerjanya saat ia memindahkan gunung pasir di tengah gurun. Atau merangsang amuk gelombang di laut lepas. Atau meluluhlantakkan bangunan-bangunan angkuh di pusat kota metropolitan. Begitulah cinta. Ia ditakdirkan jadi kata tanpa benda. Tak terlihat. Hanya terasa. Tapi dahsyat.

Seperti banjir menderas. Kau tak kuasa mencegahnya. Kau hanya bisa ternganga ketika ia meluapi sungai-sungai, menjamah seluruh permukaan bumi, menyeret semua benda angkuh yang bertahan di hadapannya. Dalam sekejap ia menguasai bumi dan merengkuhnya dalam kelembutannya. Setelah itu ia kembali tenang: seperti seekor harimau kenyang yang terlelap tenang. Demikianlah cinta. Ia ditakdirkan jadi makna paling santun yang menyimpan kekuasaan besar.

Seperti api menyala-nyala. Kau tak kuat melawannya. Kau hanya bisa menari di sekitarnya saat ia mengunggun. Atau berteduh saat matahari membakar kulit bumi. Atau meraung saat lidahnya melahap rumah-rumah, kota-kota, hutan-hutan. Dan seketika semua jadi abu. Semua jadi tiada. Seperti itulah cinta. Ia ditakdirkan jadi kekuatan angkara murka yang mengawal dan melindungi kebaikan.

Cinta adalah kata tanpa benda, nama untuk beragam perasaan, muara bagi ribuan makna, wakil dari kekuatan tak terkira. Ia jelas, sejelas matahari. Mungkin sebab itu Eric Fromm ~dalam The Art of Loving~ tidak tertarik ~atau juga tidak sanggup~ mendefinisikannya. Atau memang cinta sendiri yang tidak perlu definisi bagi dirinya.

----maaf namanya g dicantumkan-----
***sensor***hihi.....^^

ada email bagus....pajang ahh...

Ya Allah..
dimana lagikah dapat kutemui cinta sejatiku...
kecuali kepada cinta 'Mu....
kemana lagikah cinta ini harus berlabuh...
kecuali pada kasihmu....
jadikanlah hati yang lemah ini ya Allah...
tertambat kukuh hanya padamu....
aku mohon ridha atas segenap keputusanmu....
kesejukan setelah matiku.....
kenikmatan memandang wajahmu...
dan kerinduan untuk berjumpa dengan'Mu..
ampunilah diri ini yang tidak berharga ya Allah...
penuhilah kehinaannya dengan keindahan maghfirahmu

ya Allah..
masukkanlah aku dalam kalangan Hamba hamba Mu
yang Engkau Cintai...
Kurniakanlah aku cinta..orang yang cinta Kepada'Mu
Dan cinta orang...yang cinta kepada orang yang dekat kepada Mu
dan jadikanlah cinta ku terhadap Engkau ya Allah..
lebih aku cintai...daripada cintaku yang lain...

----secangkir cinta------

awal langkah itu

beberapa hari yang lalu,mama memberiku kabar bahagia....
katanya,"sya,hari ini mama mw minta tazkiyah buat tasya ke luar negri(menyebutkan univrsitas yg kutuju)"
beneran ni mah??....subhanallah...aku sungguh berharap bahwa ini lah langkah awal menuju masa depan yang ku impikan itu....

ceritanya aku punya ambisi untuk bisa kuliah di salah satu universitas terkenal di negri mekkah ...mungkin di antara kalian ada yang mengetahuinya....UNIVERSITAS UMM EL-quro'.

keinginan untuk bisa menimba ilmu disana begitu besar,hingga rasanya tak ada keinginan terbesar selain untuk hidup di tanah suci itu....jika Allah memang mengizinkan,insya Allah tahun depan tepatnya tahun 2010 di bulan september...mungkin aku akan mengambil visa untuk umroh dan tinggal di sana,sambil menunggu tes dan pengumuman universutas itu....amiiin...smoga Allah mengizinkan ku....(doanya ya dari semua)

tapi ada satu yang cukup menghambat angan ini...salah satunya masalah mahrom.
yaa..resiko tinggal di negri saudi memang seperti itu,kita harus memiliki mahrom untuk menjaga juga sih....
ada beberapa inisiatif...
yang pertama:::
aku pergi kesana di temani abangku untuk sekedar mengantarku ke tanah mekkah,,tapi setelah itu aku akan menetap di salah satu rumah kerabat ((yang aku tak tahu siapa ))
yang kedua:::
kata mamaku....ya udahlah...nikah dulu aja,kalau ada yang mau , dan ingin menuntut ilmu juga di sana atau yang lagi kuliah disana ((hmhm)) ...gpp bareng aja,sedikit ngebantu mama lho sya ((waduh mama,,tersentak aku....kok gitu))kata mama sedikit bernada ngeledek nih!yang penting dya serius dan tasya juga harus belajar serius....!!emang ada y mah yg mau??hehe...wallahu a'lam deh...gmn neh teman2??yaa..jadi sedikit pertimbangan neh buat masa depan aku....
ada yang memberi ku sedikit pencerahan atau bahkan solusi???gmn baiknya ya??
yang ketiga:::
aku mengambil inisiatif lain,,untuk melanjutkan studi syari'ahku di negri lain..
pilihannya...ada yemn,cairo,sudan dll.....
mmh...aku sedikit berfikir ...
tapi hati ini sepertinya sudah terpaut ingin menuntut ilmu di tanah haraam...karena aku begitu merasakan kenikmatan yang luar bisa ketika aku menunaikan inadah umrahku yang pertama,aku begitu merasa nyaman dan merindukan tanah suci itu...

aku jadi teringat papatah arab...::;"اذا صدق العزم وضح السبيل"
kalau azzam ini tertancap kuat dalam hati...dan ikhtiar pun tak perhenti...bukankah Allah kuasa untuk menjadikan segala sesuatu itu terjadi??yang tak mungkin pun menjadi sesuatu yang real...dan tampak di depan kita??
Wallahu a'lam,,aku tak tahu apa yang Allah skenariokan untukku dan masa depanku nanti ..
yang pasti aku hanya berencana dan menorehkan rencana itu diatas lembar-lembar ini....
biarlah kuasa Allah yang berjalan....sejarah hidupku...nanti....

di posting ini....tasya cuma pengen minta pendapat ...kira2 baiknya yang mana??
yang pertama??kedua??ataukah ketiga??buat pertimbangan juga...^^

just look it....



moga titipan itu semakin berkah ....

Maha Suci engkau duhai Rabb....

Maha suci Engkau...yang telah menciptakan perasaan.
Maha besar engkau yang telah menciptakan ada dan tiada,,hidup ini adalah penghambaan ... tarian penghambaan yang sempurna..
tak ada milik dan pemilik selain Engkau tak ada punya dan mempunyai selain Engkau....

Duhai Rabbiy...tetapi mengapa engkau harus menciptakan perasaan? mengapa kau harus memasukkan bongkah itu pada makhluk ciptaan Mu....tahukah bongkah apa itu??
suatu bongkahan yang bernama PERASAAN.....hingga kita bisa merasakan kehilangan...memiliki...dan mencintai...

yaa...perasaan itu...yang menjadikan aku seperti ini....tak ingin kehilangan...

kami tak dapat melihat..kau berikan mata
kami tak mendengar...kau berikan telinga
kami tak bergerak ...kau berikan kaki
kau berikan berpuluh-puluh nikmat lainnya....
jelas sekali semua itu berguna...
tetapi mengapa Kau menciptakan bongkah itu??
mengapa kau letakkan bongkah perasaan yang seringkali menjadi pengkhianat sejati..??

Ya Rabb,engkaulah alasan semua kehidupan ini...Engkaulah penjelasn atas semua kehidupan ini...Perasaan itu datang dari Mu...perasaan itu juga akan kembali pada Mu
Kami hanya menerima titipan.Dan semua itu sungguh karena Mu......

Katakanlaha wahai seluruh pencinta dunia.Katakanlah ikrar cinta itu hanya karena Nya. Katakanlah semua kerinduan itu karena Nya. Katakanlah semua getar-getar cinta itu hanya karena Allah SWT. Dan semoga Allah yang maha mencinta,yang menciptakan dunia engan kasih sayang mengajarkan kita tentang arti cinta sejati.

semoga Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk merasakan hakikatnya.
Semoga Allah sungguh memberikan kesempatan kepada kita untuk memandang wajahNya.Wajah yang akan membuat semua cinta dunia layu bagai kecambah yang tak pernah tumbuh.Layu bagai api yang tidak pernah panas membakar.Layu bagai sebongkah es yang tak pernah membeku.

Makna sederhana dari hakikat yg besar

Baru kukenal sosok Delisa.aku mengenalnya sebagai tokoh fiksi di sebuah karya agung berjudul "Hafalan sholat Delisa".sosoknya membuatku banyak mengucap Subhanallah.
Delisa....
sosok wanita kecil bermata hijau...
berhati seperti malaikat kecil,yang menyihir orang-orang yg mengenalnya dekat.
delisa...hanya anak kecil yang berambisi untuk menguasai bacaan-bacaan sholat.yang tak pernah putus asa walaupun terus di ejek oleh kak aisyah.tapi siapa yang akan menyangka bahwa tujuannya yg sederhana ini membawanya menjadi sosok yang begitu besar di mataku.
Delisa berusaha setiap hari , dan tak kenal lelah.....
sampai suatu ketika....
hari itu...tgl 25 desember 2004...
delisa terus berlatih...
bacaannya sudah lebih sempurna dari biasanya....
hanya bacaan sujud yang ia lupa....
tapi itu jauh lebih baik dari biasannya...
karena esok hari ,,, delisa akan melaksanakan ujian praktek sholat...dan delisa akan mendapat ijazah ...<>
keesokan harinya delisa begitu semangat mengulang bacaan sholatnya.....
sambil menunggu giliran,ia terus mengingat bacaan sujud...agar tak lupa....
sampai ketika tiba gilirannya...
ia terus membaca....delisa ingin sholat yg khusyu' seperti kata ustadz rahman.....
delisa ingin membaca bacaan sholat dgn sempurna...delisa ingin sujud dgn sempurna Ya Allah....
ya Allah...lihatlah delisa..gadis kecil ini ingin bersujud kepada MU...sungguh hanya ingin sujud kepada Mu dgn sempurna untuk pertama kalinya.Tetapi sekarang ia tak bsa melakukannya.tsunami itu telah menghantam tubuh kecil itu,disaat ia ingin bersujud sempurna pertama kalinya.ooh..bidadari kecil...ia terus mempertahankan dirinya untuk terus bersujud di saat air bah itu mengombang-ambing dirinya.
Delisa kecil...
kini telah kehilangan segalanya...ummi..kak fathimah..kak aisyah...kak zahrah..bu guru nur...
mereka menghampiri delisa...tapi berlalu begitu saja..."jangan tinggalkan delisa sendiri..delisa takut sendirian"...mereka semua berlalu meningglkan delisa menuju gerbang sebuah taman yg begitu indah....mereka semua memakai pakaian yang bercahaya....mereka pergi...tanpa mengajak delisa.....
Delisa cantik...tenanglah....karena Allah telah menciptakan sebuah istana megah disana...untukmu...yang didepannnya berdiri gapura bertuliskan ALISA DELISA...yang di dalamnya pula berterbangan ribuan burung bul-bul yang kau idamakan cantik...

Lihatlah Ya.Allah...gadis kecil itu sungguh sendirian. bukankah kuasa Mu menjejak walau sekedar basah atau keringnya setangkai jerami.bukankah kuasa Mu menggapai walau jatuh tidaknya setetes air di tengah hutan belantara luas.bantulah dengan tak terkira kasihMu...bantulah dengan tak terhitung sayangMu.....
tubuh delisa kini tersangkut di semak belukar...sampai suatu ketika seorang prajurit menemukannya dalam keadaan tubuhnya yg bercahaya.subhanallah..gadis kecil yg ingin bersujud secara sempurna itu...membuat hati prajurit itupun trpana...hingga tak sadar dirinya sebagai kristiani,mengucapkan rasa takjubnya pda Allah...dan ia pun bersyahadat ...
singkat cerita...akhirnya delisa bertemu dgn abinya...subhanallah...
delisa kini tak sendiri...walaupun sepatuh dari hidupnya kini tak sempurna..
kepergian orang2 yang dicintai....tapi,,sungguh delisa memiliki jiwa yang besar...
ia belum beranjak dewasa,tetapi pikirannya melebihi orang dewasa...
kehilangan orang-orang yang dicintainya....
tdk membuat dirinya menjadi orang yg lemah....
delisa sayang...terbuat dari apakah hatimu nak??sungguh bercahaya..
kehilangan itu menjadi sesuatu yang sederhana di matanya...
dibanding dgn diriku??hanya kehilangan 1/4 dari kebahagiaan itu,,ngeluhnya masya Allah....
sedangkan delisa....kehilangan hampir 1/2 dari hidupnya ...
tapi ia tetap tumbuh menjadi gadis yang periang....gadis yg amat kecil untuk melihat kejadian yg amat besar....makna dan hakikat besar itu...akan tetapi ia mampu melihatnya dari perspektif yg sederhana.....tidak seperti diriku....

Delisa sungguh beruntung....

ajari aku untuk bisa melihat semuanya dgn sisi yg sederhana...
agar hidup ini dapat ku lalui dgn penuh ketabahn..ketegaran...dan cinta kasih...

makkah fi elmustaqbal....




Arab News edisi 30 April 2007 memaparkan sebuah tulisan berjudul “Further Expansion of Grand Mosque Planned”. Sebuah Master Plan telah dibuat untuk merubah kawasan di sebelah Masjidil Haram menjadi lebih luas sekitar 35%. Perluasan ini bertujuan untuk menampung pertambahan jumlah haji dan para jam’ah khususnya sepanjang puncak musim ibadah haji dan umrah.

Proyek ini diperkirakan menelan dana sebesar 100 Milyard Real (sekitar 3 Trilyun, kalau gak salah). Sebagi gambar perbadingan, berikut saya comotkan Masjidil Haram dan sekitarnya saat ini versi Google Earth:

Area Masjidil Haram saat ini (klik untuk pembesaran)




Sedang gambar di bawah ini adalah Rencana Perluasan itu:




makkah tahun 2020...
smoga Allah mengizinkanku untuk menimba ilmu di tanah haraam...
dan meridhoiku untuk tinggal di makkah al-mukarromah....

indahnya keadilan....

Allah itu adil lagi Maha adil....

Allah menjawab doa hamba Nya dgn cara yg bermacam.....

ada yang langsung ijabah...
maka beruntunglah ia....

jika ia bersyukur,ketika Allah mengabulkan segala pinta Nya....
mensyukuri anugerah Nya...
maka Allah akan mengujinya dgn sebuah kemudahan...
jika terus mensyukuri kemudahan itu....
maka Allah akan menguji dengan kemudahan yg lebih dari itu...
jika ia tdk berpaling dari Nya,dan tetap setia untuk teruss mensyukuri......
maka Allah akan memberkahi kehidupan Nya,dan terus mengujinya dgn kemudahan demi kemudahan.....
dalam perjalanan hidup nya.......

tetapi,adakalanya doa itu tdk langsung ijabah.....
bukan berarti Allah enggan untuk menjawabnya....
tidakkah engkau mengetahui,,,,
bahwasanya....

ketika itu...malaikat berkata " Yaa Rabb...mengapa engkau blm menjawab pintanya?"
"biarkan lah ia terus berdo'a kepadaku....."
"mengapa Yaa Rabb??"
"ketahuilah...
bahwa Aku masih rinduuuu mendengar rintihnya....
Aku masih rinduu...mendengar pintanya....
Aku tak ingin segera mengabulkan...
Karena aku masih sangatttt rindu mendengar suaranya di hening dan syahdunya sepertiga malam....."

Ya Habiib...
malu rasanya...
kami yg sering sombong...
lalai dariMu...
jarang menyapa Mu di 1/3 malam....
jangankan menyapa.....
untuk bangkit saja rasanya beraat....masih cinta dgn hangatnya selimut...
bukan cinta dgn rengkuh rahmatMu....

padahal........jauh lebih hangat rengkuhan Ridho Mu...Rabbi....

Ya Allah...biarkan kami untuk terus berlabuh di samudera cinta Mu....
selalu setia bersama Mu.....
dalam setiap duka dan cita...
dalam lapang maupun sempit...
dalam sehat maupun sakit.....

UHIBBUK....
wa musytaqun bika ya Habibi.....

ادعو ني استجب لكم.......

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda