<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946</id><updated>2011-08-01T09:18:18.149-07:00</updated><title type='text'>Sentuh Kalbumu</title><subtitle type='html'>Hadza min fadhli rabbi...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>59</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-1151246531810852980</id><published>2010-11-04T01:02:00.000-07:00</published><updated>2010-11-04T01:03:41.850-07:00</updated><title type='text'>saa-saat indah........part 2</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ketika  kita tersenyum dengan jujur menghadapi kesulitan hidup kita, lalu hati dan jiwa kita pun tertawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya…karena hidup ini bagai roda,dan Allah menciptakan semuanya berpasangan…suami-istri,sedih-bahagia,duka-tawa dsb. Kesenangan mungkin bias membuat kita tersenyum. Kesuksesan juga tentu dapat membuat kita tertawa. Namun,mampukah kita tersenyum dan tertawa kala kesulitan dan kegagalan menimpa kita?dialah sosok yang bijak yang mampu memperbanyak saat-saat indah dlm hidupnya.&lt;br /&gt;Ella Wilacox berkata, “cukup mudah untuk bergembira, tatkala hidup mengalun seperti lagu. Namun manusia yang mulia adalah yg bias tersenyum ketika segalanya menjadi salah, karena kesulitan adalah ujian bagi hati yang selalu dating bersama tahun.senyum yang berharga pujian dunia adalah yang bersinar dari air mata,”&lt;br /&gt;Ketika kesulitan dating, kita tdk boleh menjadi kecil. Sebaliknya, tersenyumlah dan bertindak dgn bijaksana. Sebab kebijkasanaan bkn dilihat dari personal,tapi bagaimana ia menghadapi masalah yang ia hadapi.&lt;br /&gt;Dan yakinlah, “barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, maka Allah akan menjadikan jalan keluar dri setiap masalahnya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ketika kita tetap mampu berbagi dgn orang lain, dalam kondisi kita yang juga sedang kekurangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebisa mungkin kta harus melakukan sesuatu. Apapun bentuknya, seperti kata Yahya bin Muadz, “sebagai seorang muslim hendaknya engkau mempunyai tiga hal yang positif : jika tidak dapat memberi manfaat kpd org lain, maka jangnalah engkau memberi mudharat kpdnya. Jika tidak mau memujinya, maka janganlah menjelekkannnya. Dan jika engkau tdk bias membuatnya bahagia, maka jangnlah membuatnya bersedih” &lt;br /&gt;Memberi di saat kekurangan memang sangat sulit, tapi jika mampu melakukannya itulah keindahan dlm umur kita dan sebagai pembela saat umur itu harus dipertanyakan untuk apa di habiskan. Indah pasti….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ketika kita kembali ke keluarga dan mendapati mereka sebagai energi untuk melanjutkan kehidupan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umur kita umumnya lbh banayk dihabiskan di dua tempat, di rumah dan di tempat kerja/sekolah.dankeluarga adl tempat kita menumpahkn cinta, sedang kantor dan tempat kita adl tempatkita mencari penghidupan.umur kita di dua tempat, terlebih di rumah akn menjadi indah jika ia menjadi miniature surga untuk hidup yg hanya sebentar ini. Orang2 yg di dlmnya menjd sumber energi utk melanjutkan kehidupan kita esok hari.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;  Ketika kita mencapai puncak prestasi sebagai hasil kerja keras kita&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Prestasi dan sukses itu indah. Tapi dia tdk selalu ada. Dan tentu saja tdk mudah sebab sukses adalah hasil dari sebuah proses yang memakan waktu cukup panjang. Dan kesuksesan adl moment yg sgt indah dlm umur kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umur kita, meskipun memang tidak selalu menanjak, tetapi harus ada gelombang atau lompatan2 yg menunjukkan bahwa kita menghargainya, memuliakan setiap detiknya, menciptakan nilai positif yg membuatnya indah, berkesan dan berharga. Sebab pda akhirnya nanti , saat indah itulah yg akan membuat kita bangga di hadapan manusia terutama di hadapan Allah SWT.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-1151246531810852980?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/1151246531810852980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=1151246531810852980&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1151246531810852980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1151246531810852980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/11/saa-saat-indahpart-2.html' title='saa-saat indah........part 2'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-3620501602876068988</id><published>2010-11-04T01:01:00.000-07:00</published><updated>2010-11-04T01:02:54.498-07:00</updated><title type='text'>saa-saat indah........part 1</title><content type='html'>Saat-saat indah …….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umur manusia adlah sebuah rangkaian waktu yang diberikan Allah utk menjalani hidupnya di dunia. Menemukan dan mendapatkan keindahan dalam umur , atau keberkahan di dlmnya adalah hal yang harus dicapai oleh tiap manusia. Usaha inilah yang kelak akan membedakan warna hidup kita dgn orang lain . dan tentu saja, hanya saat0saat indah itulah dan proses pencapaiannya yang akan menolong kita di hadapan Allah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; Ketika kita hidup di tengah manusia dan tidak membebani mereka dgn perbuatan tak terpuji&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam , itulah kata indah dan keindahan yang diridhoi Allah untuk hamab-hambaNya. Jika seseorang telah menyatakn diri sebagai muslim, sesunguhnya ia sdg mengemban misi keindahan untuk ala mini. Dan ketika misi itu berhasil ktia jalankan, ketika itu pula kita berhasil menorehkan keindahan di seyiap detik perjalanan umur kita.&lt;br /&gt;Dalam ayatNya Allah berfirman : “ sesungguhnya Allah menyuruh berlaku adil dan berbuat ihsan, serta memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuha. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran” (QS.An-Nahl:90)&lt;br /&gt;Ayat ini menawarkan 3 prinsip landasan bermasyarakat ,yaitu : keadilan,ihsan,dan takaful. jika ketiga prinsip ini diaplikasikan maka akan membendung 3 perilaku buruk : al-fahsya, al-munkar, al-baghyu. &lt;br /&gt;Saat kita mampu mengaktualisasikan prinsip2 terbaik dlm bermasyarakat,sesungguhnya kita tengah merangkai masa-masa indah dlm umur kita. Umur kita akan dikenang orang, meski kita telah tiada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ketika kita berusaha melawan tipu daya syetan dan kembali kepada Allah, mengetuk pintuNya, lalu Allah membukanya dan menerima taubat kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu malam di kota madinah , seorang lelaki berjalan2 dlm keadaan lapar. Dia terhenti di sebuah rumah ia mencium aroma makanan. Ia pun tergiur dan hendak menyusup ke dlm rumah tsb dan hendak mengambil makanan tsb. Namun tiba2 ia teringat pesan Rasulullah “barangsiapa meningalkan yg haram, dia akan mendapat yg halal”, mengingat kata2itu dia urung mengambil makan yg tadi.&lt;br /&gt;Ketika hendak pergi,godaan yg lain berkelebat .sebuah bungkusan menarik perhatiannya. Ketika ia hendak menggenggamnya ia teringat kembali pesan Rasulullah, “barangsiapa meningalkan yg haram, dia akan mendapat yg halal”,&lt;br /&gt;Belum sempat melangkah keluar, matanya mengkap godaan yang lebih hebat. Ketika ia melihat perempuan cantik sdg terlelap. Perlahan ia mendekat ,tangannya beregetar. Nafsu membisikkan kata-kata indah ditelinganya,namun pesan Rasulullah kembali kencang terngiang ,” Tingalkan yang haram, akan kau dapatkan yang halal.”. dia pun beristighfar sambil melangkah pergi membawa pesa Rasulullah yg melekat di sanubarinya. ;ega hatinya karena ia mampu mengalahkan godaan syetan . pemuda tsb berjalan menuju masjid Nabawi untuk melaksanakan sholat shubuh. Selesai sholat shubuh lelaki itu merebahkan diri di lantai masjid Nabawi. Setelah matahari meninggi, seorang perempuan dating menjumpai Rasululah di masjid. Dia mengadu rumahnya dimasuki orang. Dia takut hal itu terjadilagi, lalu meminta kepada beliau seorang pengawal yg dapat menjaga rumahnya. Rupanya ia seorang janda.&lt;br /&gt;Rasulullah memandang sekelilingnya,matanya tertuju pda sosok lelaki yg sdg terlelap di sudut masjid. Beliau pun menemui dan bertanya, apakah ia telah beristri,ternyata ia adla seorag duda. Beliau lalu bertanya apakah keduanaya bersedia menjadi suami sitri, keduanya nampak terispu malu mendengar dan menerima tawwaran Rasulullah tsb. Teringat perbuatannya semalam lelaki itu menangis dan menceritakan apa yang sebenarnya berlaku di rumah wanita tersebut. Berkat meninggalkan yang haram, dia mendapat yang halal sebagai gantinya. Kini wnita cantik itu dan segaa di dalam rumahnya menjadi halal baginya.&lt;br /&gt;Godaan syetan selalu dating di sepanjang umur kita. Tetapi perjalan hidup kita akan menjadi indah jika pda saat godaan itu dating kita mampu menahan diri, menekan nafsu dan melawannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-3620501602876068988?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/3620501602876068988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=3620501602876068988&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3620501602876068988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3620501602876068988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/11/saa-saat-indahpart-1.html' title='saa-saat indah........part 1'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-8714017445276814555</id><published>2010-11-03T01:09:00.000-07:00</published><updated>2010-11-03T01:16:13.353-07:00</updated><title type='text'>pesan sang imam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TNEaQHuEa4I/AAAAAAAAAIM/wC5z062Wv1U/s1600/120620101380.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TNEaQHuEa4I/AAAAAAAAAIM/wC5z062Wv1U/s200/120620101380.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5535234281267555202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قال الامام الشافعى ::&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;سافر تجد عوضا عمن تفارقه       وانصب فان لذيذ`العيش في النصب&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اني رأيت وقوف الماء يفسده        ان سال طاب وان لم تجر  لم يطب&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;والأسد لو لا فراق الغاب ما افترست         والسهم لو لا فراق القوس لم يصب    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;والشمس لو وقفت في الفلك دائمة           لملها الناس من عجم و من عرب&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;والتبر كالترب ملقى في أماكنه             والعود في أرضه نوع من الحطب&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkelanalah niscaya engkau dapatkan apa-apa yang kau tinggalkan , bekerja keraslah sesungguhnya kenikmatan itu ada setlah bekerja keras&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku melihat tergenangnya air bisa jadi merusak , bila mengalir jadi baik/bersih tapi bila tdk mengalir ia akan menjadi tdk baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan singa-singa jika tidak meninggalkan hutan tidak akan memangsa , anak panah kalaulah tidak meninggalkan busur tidaklah mengenai sasaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan matahari kalaulah selalu berhenti pda porosnya  ,  niscaya manusia arab dan 'ajm akan merasa bosan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan emas murni hanya menjadi layaknya tanah yang teronggok ditempatnya , kayu 'uud hanyalah sebatang kayu biasa bila masih tertanam di tanahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----Haflatul ikhtitam 13 Juni 2010-----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan semuanya yang menorehkan tinta emas dlm sejarah hidupku......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;somga Allah senantiasa memberkahi hidup kami dan menganugerhakn ilmu yang bermanfaat bagi kami,keluarga kami,bangsa dan agama........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-8714017445276814555?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/8714017445276814555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=8714017445276814555&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/8714017445276814555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/8714017445276814555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/11/pesan-sang-imam.html' title='pesan sang imam'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TNEaQHuEa4I/AAAAAAAAAIM/wC5z062Wv1U/s72-c/120620101380.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-5874938434050651026</id><published>2010-10-31T00:23:00.000-07:00</published><updated>2010-10-31T00:24:51.189-07:00</updated><title type='text'>Argumentasi, Lelaki Shalih, dan Cinta</title><content type='html'>dakwatuna.com – “Bila seorang laki-laki yang kamu ridhai agama dan akhlaqnya meminang,” kata Rasulullah mengandaikan sebuah kejadian sebagaimana dinukil Imam At Tirmidzi, “Maka, nikahkanlah dia.” Rasulullah memaksudkan perkataannya tentang lelaki shalih yang datang meminang putri seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apabila engkau tidak menikahkannya,” lanjut beliau tentang pinangan lelaki shalih itu, “Niscaya akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang meluas.” Di sini Rasulullah mengabarkan sebuah ancaman atau konsekuensi jika pinangan lelaki shalih itu ditolak oleh pihak yang dipinang. Ancamannya disebutkan secara umum berupa fitnah di muka bumi dan meluasnya kerusakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa jadi perkataan Rasulullah ini menjadi hal yang sangat berat bagi para orangtua dan putri-putri mereka, terlebih lagi jika ancaman jika tidak menurutinya adalah fitnah dan kerusakan yang meluas di muka bumi. Kita bisa mengira-ngira jenis kerusakan apa yang akan muncul jika seseorang yang berniat melamar seseorang karena mempertahankan kesucian dirinya dan dihalang-halangi serta dipersulit urusan pernikahannya. Inilah salah satu jenis kerusakan yang banyak terjadi di dunia modern ini, meskipun banyak di antara mereka tidak meminang siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita belajar tentang pinangan lelaki shalih dari kisah cinta sahabat Rasulullah dari Persia, Salman Al Farisi. Dalam Jalan Cinta, Salim A Fillah mengisahkan romansa cintanya. Salman Al Farisi, lelaki Persia yang baru bebas dari perbudakan fisik dan perbudakan konsepsi hidup itu ternyata mencintai salah seorang muslimah shalihah dari Madinah. Ditemuinya saudara seimannya dari Madinah, Abud Darda’, untuk melamarkan sang perempuan untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya,” katanya dengan aksen Madinah memperkenalkan diri pada pihak perempuan, “Adalah Abud Darda’.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan ini,” ujarnya seraya memperkenalkan si pelamar, “Adalah saudara saya, Salman Al Farisi.” Yang diperkenalkan tetap membisu. Jantungnya berdebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah telah memuliakannya dengan Islam dan dia juga telah memuliakan Islam dengan amal dan jihadnya. Dia memiliki kedudukan yang utama di sisi Rasulullah, sampai-sampai beliau menyebutnya sebagai ahli bait-nya. Saya datang untuk mewakili saudara saya ini melamar putri Anda untuk dipersuntingnya,” tutur Abud Darda’ dengan fasih dan terang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Adalah kehormatan bagi kami,” jawab tuan rumah atas pinangan Salman, ”Menerima Anda berdua, sahabat Rasulullah yang mulia. Dan adalah kehormatan bagi keluarga ini bermenantukan seorang sahabat Rasulullah yang utama. Akan tetapi hak jawab ini sepenuhnya saya serahkan pada putri kami.” Yang dipinang pun ternyata berada di sebalik tabir ruang itu. Sang putri shalihah menanti dengan debaran hati yang tak pasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Maafkan kami atas keterusterangan ini”, kata suara lembut itu. Ternyata sang ibu yang bicara mewakili putrinya. ”Tapi, karena Anda berdua yang datang, maka dengan mengharap ridha Allah, saya menjawab bahwa putri kami menolak pinangan Salman.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, romansa cinta Salman memang jadi indah di titik ini. Sebuah penolakan pinangan oleh orang yang dicintainya, tapi tidak mencintainya. Salman harus membenturkan dirinya dengan sebuah hukum cinta yang lain, keserasaan. Inilah yang tidak dimiliki antara Salman dan perempuan itu. Rasa itu hanya satu arah saja, bukan sepasang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salman ditolak. Padahal dia adalah lelaki shalih. Lelaki yang menurut Ali bin Abi Thalib adalah sosok perbendaharaan ilmu lama dan baru, serta lautan yang tak pernah kering. Ia memang dari Persia, tapi Rasulullah berkata tentangnya, “Salman Al Farisi dari keluarga kami, ahlul bait.” Lelaki yang bertekad kuat untuk membebaskan dirinya dari perbudakan dengan menebus diri seharga 300 tunas pohon kurma dan 40 uqiyah emas. Lelaki yang dengan kecerdasan pikirnya mengusulkan strategi perang parit dalam Perang Ahzab dan berhasil dimenangkan Islam dengan gemilang. Lelaki yang di kemudian hari dengan penuh amanah melaksanakan tugas dinasnya di Mada’in dengan mengendarai seekor keledai, sendirian. Lelaki yang pernah menolak pembangunan rumah dinas baginya, kecuali sekadar saja. Lelaki yang saking sederhana dalam jabatannya pernah dikira kuli panggul di wilayahnya sendiri. Lelaki yang di ujung sekaratnya merasa terlalu kaya, padahal di rumahnya tidak ada seberapa pun perkakas yang berharga. Lelaki shalih ini, Salman Al Farisi, ditolak pinangannya oleh perempuan yang dicintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salman ditolak. Alasannya ternyata sederhana saja. Dengarlah. “Namun, jika Abud Darda’ kemudian juga memiliki urusan yang sama, maka putri kami telah menyiapkan jawaban mengiyakan,” kata si ibu perempuan itu melanjutkan perkataannya. Anda mengerti? Si perempuan shalihah itu menolak lelaki shalih peminangnya karena ia mencintai lelaki yang lain. Ia mencintai si pengantar, Abud Darda’. Cinta adalah argumentasi yang shahih untuk menolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga kisah cinta yang lain. Abu Bakar Ash Shiddiq meminang Fathimah binti Muhammad kepada Rasulullah. Ia ingin mempererat kekerabatannya dengan Sang Rasul dengan pinangan itu. Saat itu usia Fathimah menjelang delapan belas tahun. Ia menjadi perempuan yang tumbuh sempurna dan menjadi idaman para lelaki yang ingin menikah. Keluhuran budi, kemuliaan akhlaq, kehormatan keturunan, dan keshalihahan jiwa menjadi penarik yang sangat kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya mohon kepadamu,” kata Abu Bakar kepada Rasulullah sebagaimana dikisahkan Anas dalam Fatimah Az Zahra, “Sudilah kiranya engkau menikahkan Fathimah denganku.” Dalam riwayat lain, Abu Bakar melamar melalui putrinya sekaligus Ummul Mukminin Aisyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendapat pinangan dari lelaki shalih itu, Rasulullah hanya terdiam dan berpaling. “Sesungguhnya, Fathimah masih kecil,” kata beliau dalam riwayat lain. “Hai Abu Bakar, tunggulah sampai ada keputusan,” kata Rasulullah. Yang terakhir ini diriwayatkan oleh Ibnu Sa’d dalam Ath Thabaqat. Maksud Rasulullah dengan menunggu keputusan adalah keputusan dari Allah atas kondisi dan keadaan itu, apakah menerima pinangan itu atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Umar bin Khathab mendengar cerita ini dari Abu Bakar langsung, ia mengatakan, “Hai Abu Bakar, beliau menolak pinanganmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Umar mengambil kesempatan itu. Ia mendatangi Rasulullah dan menyampaikan pinangannya untuk menikahi Fathimah binti Muhammad. Tujuannya tidak terlalu berbeda dengan Abu Bakar. Bahkan jawaban yang diberikan Rasulullah kepada Umar pun sama dengan jawaban yang diberikan kepada Abu Bakar. “Sesungguhnya, Fathimah masih kecil,” ujar beliau. “Tunggulah sampai ada keputusan,” kata Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Abu Bakar mendengar cerita ini dari Umar bin Khathab langsung, ia mengatakan, “Hai Umar, beliau menolak pinanganmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa membayangkan itu? Dua orang lelaki paling shalih di masa hidup Rasulullah pun ditolak pinangannya. Abu Bakar adalah sahabat paling utama di antara seluruh sahabat yang ada. Kepercayaannya kepada Islam dan kerasulan begitu murni, tanpa reverse ataupun setitis keraguan. Karena itulah ia mendapat julukan Ash Shiddiq. Ia adalah lelaki yang disebutkan Al Qur’an sebagai pengiring jalan hijrah Rasulullah di dalam gua. Ia adalah dai yang banyak memasukkan para pembesar Mekah dalam pelukan Islam. Ia adalah pembebas budak-budak muslim yang senantiasa tertindas. Ia adalah lelaki yang menginfakkan seluruh hartanya untuk jihad, dan hanya menyisakan Allah dan Rasul-Nya bagi seluruh keluarganya. Ia adalah orang yang ingin diangkat sebagai kekasih oleh Rasulullah. Ia adalah salah satu lelaki yang telah dijamin menginjakkan tumitnya di kesejukan taman jannah. Namun, lelaki shalih ini ditolak pinangannya secara halus oleh Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, siapa tidak mengenal lelaki shalih lain bernama Umar bin Khathab. Ia adalah pembeda antara kebenaran dan kebathilan. Ia dan Hamzah lah yang telah mengangkat kemuliaan kaum muslimin di masa-masa awal perkembangannya di Mekah. Ia lelaki yang seringkali firasatnya mendahului turunnya wahyu dan ayat-ayat ilahi kepada Rasulullah. Ia adalah lelaki yang dengan keberaniannya menantang kaum musyrikin saat ia akan berangkat hijrah, ia melambungkan nama Islam. Ia lelaki yang sangat mencintai keadilan dan menegakkannya tatkala ia menggantikan posisi Rasulullah dan Abu Bakar di kemudian hari. Ia pula yang di kemudian hari membuka kunci-kunci dunia dan membebaskan negeri-negeri untuk menerima cahaya Islam. Namun, lelaki shalih ini ditolak pinangannya secara halus oleh Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita simak kenapa pinangan dua lelaki shalih ini ditolak Rasulullah. Ketika itu, Ali bin Abi Thalib datang menemui Rasulullah. Shahabat-shahabatnya dari Anshar, keluarga, bahkan dalam sebuah riwayat termasuk pula dua lelaki shalih terdahulu mendorongnya untuk datang meminang Fathimah binti Muhammad kepada Rasulullah. Ia menemui Rasulullah dan memberi salam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai anak Abu Thalib,” sapa Rasulullah pada Ali dengan nama kunyahnya, ”Ada perlu apa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simaklah jawaban lugu yang disampaikan Ali kepada Rasulullah sebagaimana dinukil Ibnu Sa’d dalam Ath Thabaqat. “Aku terkenang pada Fathimah binti Rasulullah,” katanya lirih hampir tak terdengar. Dengar dan rasakan kepolosan dan kepasrahan dari setiap diksi yang terucap dari Ali bin Abi Thalib itu. Kepolosan dan kepasrahan seorang pecinta akan cintanya yang demikian lama. Ia menggunakan pilihan kata yang sangat lembut di dalam jiwa, “Terkenang.” Kata ini mewakili keterlamaan rasa dan gelora yang terpendam, bertunas menembus langit-langit realita, transliterasi rasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ahlan wa sahlan!” kata Rasulullah menyambut perkataan Ali. Senyum mengiringi rangkaian kata itu meluncur dari bibir mulia Rasulullah. Kita tidak usah sebingung Ali memahami jawaban Rasulullah. Jawaban itu bermakna bahwa pinangan Ali diterima oleh Rasulullah seperti yang dipahami rekan-rekan Ali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita biarkan Ali dengan kebahagiaan diterima pinangannya oleh Rasulullah. Mari kita melihat dari perspektif yang lebih fokus untuk memahami penolakan pinangan dua lelaki shalih sebelumnya dan penerimaan lelaki shalih yang ini. Kita boleh punya pendapat tersendiri tentang masalah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Rasulullah menjelaskan alasan kepada Abu Bakar dan Umar berupa penolakan halus, kita tidak bisa menerimanya secara letter lijk. Sebab bisa jadi itu adalah bahasa kias yang digunakan Rasulullah. Misalnya ketika Rasulullah mengatakan bahwa Fathimah masih kecil, tentu saja ini tidak bisa diterjemahkan sebagai kecil secara harfiah, sebab saat itu usia Fathimah sudah hampir delapan belas tahun. Sebuah usia yang cukup matang untuk ukuran masa itu dan bangsa Arab. Sementara Rasulullah sendiri berumah tangga dengan Aisyah pada usia setengah usia Fathimah saat itu. Maka, kita harus memahami kalimat penolakan itu sebagai bahasa kias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Rasulullah meminta Abu Bakar dan Umar bin Khathab untuk menunggu keputusan, ini juga diterjemahkan sebagai penolakan sebagaimana dipahami dua lelaki shalih itu. Jadi, pernyataan Rasulullah itu bukan pernyataan untuk menggantung pinangan, sebab jika pinangan itu digantung, tentu saja Umar dan Ali tidak boleh meminang Fathimah. Pernyataan itu adalah sebuah penolakan halus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau bisa jadi, saat itu Rasulullah punya harapan lain bahwa Ali bin Abi Thalib akan melamar Fathimah. Beliau tahu sebab sejak kecil Ali telah bersamanya dan banyak bergaul dengan Fathimah. Interaksi yang lama dua muda mudi sangat potensial menumbuhkan tunas cinta dan memekarkan kuncup jiwanya. Ini dibuktikan dari pernyataan Rasulullah untuk meminta dua lelaki shalih itu menunggu keputusan Allah tentang pinangannya. Jadi, dalam hal ini kemungkinan Rasulullah mengetahui bahwa putrinya dan Ali telah saling mencintai. Sehingga Rasulullah pun punya harapan pada keduanya untuk menikah. Rasulullah hanya sedang menunggu pinangan Ali. Di masa mendatang sejarah membuktikan ketika Ali dan Fathimah sudah menikah, ia berkata kepada Ali, suaminya, “Aku pernah satu kali merasakan jatuh cinta pada seorang pemuda.” Saya yakin kita tahu siapa yang dimaksud oleh Fathimah. Ini perspektif saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini diperkuat oleh pernyataan singkat Ali, “Aku terkenang pada Fathimah binti Rasulullah.” Satu kalimat itu sudah mewakili apa yang diinginkan Ali. Rasulullah sangat memahami ini. Beliau adalah seseorang yang sangat peka akan apa-apa yang diinginkan orang lain dari dirinya. Beliau memiliki empati terhadap orang lain dengan demikian kuat. Beliau memahami bentuk sempurna keinginan seseorang seperti Ali dengan beberapa kata saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jawaban Rasulullah pun menunjukkan hal yang serupa, “Ahlan wa sahlan!” Ungkapan sambutan selamat datang atas sebuah penantian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dengan perspektif ini, kita akan memahami bahwa lelaki shalih yang datang untuk meminang bisa ditolak pinangannya, tanpa akan menimbulkan fitnah di muka bumi ataupun kerusakan yang meluas. Wanita shalihah yang dipinang Salman Al Farisi telah menunjukkan kepada kita, bahwa ia mencintai Abud Darda’ dan menolak pinangan lelaki shalih dari Persia itu. Rasulullah pun telah menunjukkan pada kita bahwa ia menolak pinangan dua lelaki tershalih di masanya karena Fathimah mencintai lelaki shalih yang lain, Ali Bin Abu Thalib. Di sini, kita belajar bahwa cinta adalah argumentasi yang shahih untuk menolak, dan cinta adalah argumentasi yang shahih untuk mempermudah jalan bagi kedua pecinta berada dalam singgasana pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita dengarkan sebuah kisah yang dikisahkan Ibnu Abbas dan diabadikan oleh Imam Ibnu Majah. Seorang laki-laki datang menemui Rasulullah. “Wahai Rasulullah,” kata lelaki itu, “Seorang anak yatim perempuan yang dalam tanggunganku telah dipinang dua orang lelaki, ada yang kaya dan ada yang miskin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami lebih memilih lelaki kaya,” lanjutnya berkisah, “Tapi dia lebih memilih lelaki yang miskin.” Ia meminta pertimbangan kepada Rasulullah atas sikap yang sebaiknya dilakukannya. “Kami,” jawab Rasulullah, “Tidak melihat sesuatu yang lebih baik dari pernikahan bagi dua orang yang saling mencintai, lam nara lil mutahabbaini mitslan nikahi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah argumentasi yang shahih untuk menolak. Di telinga dan jiwa lelaki ini, perkataan Rasulullah itu laksana setitis embun di kegersangan hati. Menumbuhkan tunas yang hampir mati diterpa badai kemarau dan panasnya bara api. Seakan-akan Rasulullah mengatakannya khusus hanya untuk dirinya. Seakan-akan Rasulullah mengingatkannya akan ikhtiar dan agar tiada sesal di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cinta itu,” kata Prof. Dr. Abdul Halim Abu Syuqqah dalam Tahrirul Ma’rah fi ‘Ashrir Risalah, “Adalah perasaan yang baik dengan kebaikan tujuan jika tujuannya adalah menikah.” Artinya yang satu menjadikan yang lainnya sebagai teman hidup dalam bingkai pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan maksud yang serupa, Imam Al Hakim mencatat bahwa Rasulullah bersabda tentang dua manusia yang saling mencintai. “Tidak ada yang bisa dilihat (lebih indah) oleh orang-orang yang saling mencintai,” kata Rasulullah, “Seperti halnya pernikahan.” Ya, tidak ada yang lebih indah. Ini adalah perkataan Rasulullah. Dan lelaki ini meyakini bahwa perkataan beliau adalah kebenaran. Karena bagi dua orang yang saling mencintai, memang tidak ada yang lebih indah selain pernikahan. Karena cintalah yang menghapus fitnah di muka bumi dan memperbaiki kerusakan yang meluas, insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah argumentasi yang shahih untuk menolak, dan cinta adalah argumentasi yang shahih untuk mempermudah jalan bagi kedua pecinta berada dalam singgasana pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===========================================================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallohu a'lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;﻿&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-5874938434050651026?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/5874938434050651026/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=5874938434050651026&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/5874938434050651026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/5874938434050651026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/10/argumentasi-lelaki-shalih-dan-cinta.html' title='Argumentasi, Lelaki Shalih, dan Cinta'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-3304775516567040532</id><published>2010-08-06T00:55:00.000-07:00</published><updated>2010-08-06T01:22:18.373-07:00</updated><title type='text'>Awas futur...</title><content type='html'>Saat futur..Hati sering takabur..&lt;br /&gt;Diri makin jarang bersyukur..&lt;br /&gt;Seakan diri lupa akan adzab kubur..&lt;br /&gt;Saat futur..&lt;br /&gt;Ingat Allah yang tak pernah tidur..&lt;br /&gt;Ingat malaikat yang mencatat amal kita dan mereka selalu jujur..&lt;br /&gt;Saat futur..Sesungguhnya ujian keimanan yang bertutur..&lt;br /&gt;Ujian ketangguhan untuk bangkit,&lt;br /&gt;...tidak berlama-lama jatuh tersungkur.&lt;br /&gt;.Saat futur..&lt;br /&gt;Shalat wajib dikerjakan dengan waktu yang sengaja diundur..&lt;br /&gt;Tilawah juga jadi tak teratur..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat futur.....&lt;br /&gt;Waktu qiyamul lail habis untuk mendengkur..&lt;br /&gt;Hijab juga tak lagi bisa diukur..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat futur..&lt;br /&gt;Kualitas ibadah kendur..&lt;br /&gt;Alunan murotal tak lagi membuat hati terhibur..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat futur..&lt;br /&gt;Waktu syuro bukannya fokus bahas agenda, malah sukanya ngelantur..&lt;br /&gt;Waktu online Facebook, hobinya buat status yang ngawur..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-3304775516567040532?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/3304775516567040532/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=3304775516567040532&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3304775516567040532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3304775516567040532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/08/awas-futur.html' title='Awas futur...'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-622494896922715678</id><published>2010-08-06T00:52:00.000-07:00</published><updated>2010-08-06T00:53:31.261-07:00</updated><title type='text'>Jika pada akhirnya</title><content type='html'>Jikalah derita akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa,&lt;br /&gt;sedang ketegaran akan lebih dikenang nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalah kesedihan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;mengapa tidak dinikmati saja,&lt;br /&gt;sedang ratap tangis tidak akan mengubah apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalah luka kecewa akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;mengapa mesti dibiarkan meracuni jiwa,&lt;br /&gt;sedang ketabahan dan kesabaran adalah lebih utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalah benci dan marah akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;mengapa mesti diumbar sepuas rasa,&lt;br /&gt;sedang menahan diri adalah lebih berpahala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalah kesalahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;mengapa mesti tenggelam di dalamnya,&lt;br /&gt;sedang tobat itu lebih utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalah harta akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;mengapa mesti ingin dikukuhi sendiri,&lt;br /&gt;sedang kedermawanan justru akan melipatgandakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalah kepandaian akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;mengapa mesti membusung dada,&lt;br /&gt;sedang dengannya manusia diminta memimpin dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalah cinta akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;mengapa mesti ingin memiliki dan selalu bersama,&lt;br /&gt;sedang memberi akan lebih banyak memiliki arti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalah bahagia akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;mengapa mesti dirasakan sendiri,&lt;br /&gt;sedang berbagi akan membuatnya lebih bermakna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalah hidup akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;mengapa mesti diisi dengan kesia-siaan belaka,&lt;br /&gt;sedang begitu banyak kebaikan bisa dicipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@ untuk kalian yang sedang merasakan penderitaan, kesedihan, kekecewaan, penyesalan, kegagalan. Ayo saudari-saudariku bangkitlah, tersenyumlah, mengapa kita biarkan diri tenggelam, sedangkan ia akan menjadi masa lalu pada akhirnya.... ^_^v&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat.... Laa tahzan, Innallaha ma'anaa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-622494896922715678?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/622494896922715678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=622494896922715678&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/622494896922715678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/622494896922715678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/08/jika-pada-akhirnya.html' title='Jika pada akhirnya'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-3566844835587720555</id><published>2010-08-05T22:32:00.000-07:00</published><updated>2010-08-05T22:41:07.896-07:00</updated><title type='text'>Surat untuk calon suamiku</title><content type='html'>Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…&lt;br /&gt;Dear calon suamiku…&lt;br /&gt;Apa kabarnya imanmu hari ini? Sudahkah harimu ini diawali dengan syukur karena dapat menatap kembali fananya hidup ini? Sudahkah air wudhu menyegarkan kembali ingatanu atas amanah yang saat ini tengah kau genggam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Calon Suamiku…&lt;br /&gt;Tahukah engkau betapa Allah sangat mencintaiku dengan dahsyatnya? Disini aku ditempa untuk menjadi dewasa, agar aku lebih bijak menyikapi sebuah kehidupan dan siap mendampingimu kelak. Meskipun kadang keluh dan putus asa menyergapi, namun kini kurasakan diri ini lebih baik.&lt;br /&gt;Kadang aku bertanya-tanya, kenapa Allah selalu mengujiku tepat dihatiku. Bagian terapuh diriku, namun aku tahu jawabannya. Allah tahu dimana tempat yang paling tepat agar aku senantiasa kembali mengingat-Nya kembali mencintai-Nya. Ujian demi ujian Insya Allah membuatku menjadi lebih tangguh, sehingga saat kelak kita bertemu, kau bangga telah memiliki aku dihatimu, menemani harimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon suamiku…&lt;br /&gt;Entah dimana dirimu sekarang. Tapi aku yakin Allah pun mencintaimu sebagaimana Dia mencintaiku. Aku yakin Dia kini tengah melatihmu menjadi mujahid yang tangguh, hingga akupun bangga memilikimu kelak.&lt;br /&gt;Apa yang kuharapkan darimu adalah kesalihan. Semoga sama halnya dengan dirimu. Karena apabila kecantikan yang kau harapkan dariku, hanya kesia-siaan yang dapati.&lt;br /&gt;Aku masih haus akan ilmu. Namun berbekal ilmu yang ada saat ini, aku berharap dapat menjadi isteri yang mendapat keridhaan Allah dan dirimu, suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai calon suamiku…&lt;br /&gt;Saat aku masih menjadi asuhan ayah dan bundaku, tak lain doaku agar menjadi anak yang solehah, agar kelak dapat menjadi tabungan keduanya di akhirat. Namun nanti, setelah menjadi isterimu, aku berharap menjadi pendamping yang solehah agar kelak disyurga cukup aku yang menjadi bidadarimu, mendampingi dirimu yang soleh.&lt;br /&gt;Aku ini pencemburu berat. Tapi kalau Allah dan Rasulullah lebih kau cintai daripada aku, aku rela. Aku harap begitu pula dirimu.&lt;br /&gt;Pernah suatu ketika aku membaca sebuah kisah; “Aku minta pada Allah setangkai bunga segar, Dia memberiku kaktus berduri. Aku minta kepada Allah hewan mungil nan cantik, Dia beri aku ulat berbulu. Aku sempat kecewa dan protes. Betapa tidak adilnya ini.&lt;br /&gt;Namun kemudian kaktus itu berbunga, sangat indah sekali. Dan ulatpun tumbuh dan beruba menjadi kupu-kupu yang teramat cantik. Itulah jalan Allah, indah pada waktunya. Allah tidak memberi apa yang kita inginkan, tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan.”&lt;br /&gt;Aku yakin kaulah yang kubutuhkan, meski bukan seperti yang aku harapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon suamiku yang di rahmati Allah…&lt;br /&gt;Apabila hanya sebuah gubuk menjadi perahu pernikahan kita, takkan kunamai dengan gubuk derita. Karena itulah markas dakwah kita, dan akan menjadi indah ketika kita hiasi dengan cinta dan kasih.&lt;br /&gt;Ketika kelak telah lahir generasi penerus dakwah islam dari pernikahan kita, Bantu aku untuk bersama mendidiknya dengan harta yang halal, dengan ilmu yang bermanfaat, terutama dengan menanamkan pada diri mereka ketaatan kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;Bunga akan indah pada waktunya. Yaitu ketika bermekaran menghiasi taman. Maka kini tengah kupersiapkan diri ini sebaik-baiknya, bersiap menyambut kehadiranmu dalam kehidupanku.&lt;br /&gt;Kini aku sedang belajar menjadi yang terbaik. Meski bukan umat yang terbaik, tapi setidaknya menjadi yang terbaik disisimu kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon suamiku…&lt;br /&gt;Inilah sekilas harapan yang kuukirkan dalam rangkaian kata. Seperti kata orang, tidak semua yang dirasakan dapat diungkapkan dengan kata-kata. Itulah yang kini kuhadapi. Kelak saat kita tengah bersama, maka disitulah kau akan memahami diriku, sama halnya dengan diriku yang akan belajar memahamimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hidup ini indah bila engkau selalu hadir di sisiku setiap waktu, hingga aku hembuskan nafas yg terakhir&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-3566844835587720555?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/3566844835587720555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=3566844835587720555&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3566844835587720555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3566844835587720555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/08/surat-untuk-calon-suamiku.html' title='Surat untuk calon suamiku'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-5094405757583788988</id><published>2010-07-14T19:37:00.000-07:00</published><updated>2010-07-14T19:43:41.361-07:00</updated><title type='text'>hikayat sang pohon cantik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TD511o0VyOI/AAAAAAAAAH8/43wuetuj7Rc/s1600/pohon.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 175px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TD511o0VyOI/AAAAAAAAAH8/43wuetuj7Rc/s200/pohon.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5493958159789050082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nun,di sebuah hutan belantara tumbuhlah sebatang pohon yang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan jutaan pohon yang lainnya. Ia memiliki batang yang sangat lurus dan tegak, akarnya yang kukuh, serta aroma khasnya yang harum, semerbak, memenuhi seluruh isi hutan. Sehingga tidaklah menjadi hairan, ramai sekali para pencari kayu bakar yang merasa tertarik kepada pohon itu. Bahkan ramai yang berniat baik untuk turut memelihara keindahan pohon itu. Dengan senang hati mereka membiarkan pohon tersebut tetap tumbuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kali mereka menyempatkan diri untuk menyiraminya dengan air yang diperoleh dari lubuk bening di pinggir hutan. Semua itu mereka lakukan dengan penuh harap agar suatu saat kelak, di alam yang mulai penuh dengan kerosakkan ini, Sang Pohon Cantik akan tumbuh dengan sejuta pesona. Memberikan warna perubahan bagi siapa saja, untuk lebih mencintai lingkungan mereka dan berhenti membuat kerosakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara bagi para penebang pohon yang liar, keberadaan pohon cantik itu sangatlah mengganggu. Mereka sedar, apabila pohon tersebut tumbuh dengan baik, maka akan banyak perhatian yang akan tertuju kepada hutan itu. Perhatian yang tentu saja membuat langkah mereka semakin sulit dalam membuat kerosakan di dalam hutan itu. Para penebang pohon yang liar itu berikrar, mereka akan memindahkan pohon cantik itu ke halaman rumah-rumah mereka. Tetapi kalau tujuan itu tidak tercapai, maka mematikan pohon itu adalah cara terbaik yang harus mereka tempuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung, pohon cantik tersebut mendapat penjagaan yang sangat rapi dari para pencari kayu bakar yang baik hati. Mereka secara bergiliran mengiring berjalan dengan sangat waspada agar pertumbuhan Sang Pohon terjaga . Selain itu, pohon tersebut rupanya memiliki akar yang dapat menumbuh dengan cepat. Sehingga sari-sari makanan yang ada dalam tanah dapat diserap dengan baik. Demikian juga dengan air yang ada, dapat digunakan oleh Sang Pohon untuk menampung kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipendekkan cerita,pohon tersebut telah tumbuh besar, daunnya yang rimbun menghijau membuat mata tak lelah untuk memandang, dari dahan-dahannya lahir wangian semerbak harum yang menyeliputi seluruh hutan, dan satu lagi, pohon cantik tersebut memiliki buah yang sangat manis. Selain dapat menghilangkan dahaga, juga dapat mengenyangkan para penikmatnya. Terasalah berkah Sang Pencipta bagi para pencari kayu bakar, meskipun para penebang pohon yang liar masih saja mencari helah untuk selalu menghapuskan pohon itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, demikianlah kudrat keberadaan setiap makhluk yang hidup dan tumbuh di atas muka bumi ini, tak satupun yang abadi! Tak terkecuali dengan keadaan pohon cantik yang disanjung para pencari kayu bakar dan seluruh penghuni hutan. Pada suatu petang, ketika langit mulai gelap, angin pun kencang berhembus. Pucuk pohon cantik bergoyang dengan hebatnya. Ia sekuat tenaga mengimbangi keadaan yang mana pada bila-bila masa boleh menumbangkannya. Sang Pucuk terus bergerak, awalnya hanya berniat untuk mempertahankan diri dari keadaan alam yang ia hadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi lama-kelamaan ia sedar, bahwa sebenarnya ia dapat mengatasi sepenuhnya serangan angin tersebut. Ia yakin benar telah ditampung oleh akar yang kuat, dan dahan-dahan yang kukuh, serta dedaunan yang dapat menahan laju dan kencangnya angin dengan sempurna. Kerana keyakinannya itulah tiba-tiba ia membuat sebuah gerakan yang tidak disangka-sangka oleh Sang Akar, yang sekuat tenaga mencengkam tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Pucuk menari, bukan hanya mengikut arah angin, namun terkadang ia membuat gerakan yang membingungkan Sang Akar dalam mempertahankan keseimbangannya. Dan, Sang Akar pun mengeluarkan bantahannya; "Hai, pucuk. Berhentilah menari! Aku bingung melihatmu!" "Kenapa mesti bingung, Akar? Aku tahu benar situasi yang ada. Ikut sajalah!" "Bagaimana aku hendak mengikuti tarianmu, kalau kamu susah diikuti" "Percayalah, akar. Aku diatas mampu melihat semuanya. Bukan hanya batang, daun, dan kau akarku sendiri. Tetapi jarak puluhan batu di sekeliling kita pun dapat aku lihat dengan jelas" "Hai, apa salahnya aku mengingatkanmu, pucuk?" "Kau salah akar, harusnya kau ikut saja apa kataku. Kerana posisimu di bawah, dan kau tidak tahu apa-apa tentang dunia ini!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aduhai…angkuh nian kau, pucuk! Kalaulah tak ada aku, mana mungkin kau dapat berdiri dan berada di atas sana!" "Sudahlah, kenapa kalian malah bertengkar, hah?!" Sang Daun menegahi suasana yang semakin panas. "Kerana dia mulai merasa angkuh, daun!" akar mengarahkan serabut akarnya kepada Sang Pucuk. "Apa urusanmu, akar?! Ikuti sajalah kataku, dan kau akan selamat" "Apakah kalian lupa, hah? Kalian itu saling memerlukan! Tidak akan ada kehidupan kalau tidak aku, kau, dan si akar itu. Sedarlah, saudaraku! kawanku!" Sang Daun kembali berkata-kata dengan perasaan yang sedih kerana pertelingkahan saudaranya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdebatan demi perdebatan terus bergulir di antara keduanya. Sang Pucuk tidak merasa harus mengalah sedikit pun terhadap Sang Akar. Ia merasa bahawa ialah segalanya, dialah ketua kerana berada di tempat yang paling atas. Ia merasa ditakdirkan Tuhan untuk berada di atas dengan segala penglihatannya yang luas akan dunia ini. Ia merasa Tuhan telah memberikan kekuasaan mutlak kepadanya untuk berbuat sesuka hati. Sementara, Sang Akar merasa kecewa, Sang Pucuk telah mengambil langkah yang keliru dalam melaksanakan upaya menjaga kelangsungan hidup seluruh bagian pohon tersebut. Dan, Sang Daun yang berusaha meleraikan perdebatan itu pun tak berdaya menenangkan keduanya, meski ia tak pernah merasa lelah untuk mendamaikan perseteruan dua saudara satu tubuh itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu yang digariskan mungkin saja telah tiba, kerana perdebatan yang berlarutan itu, Sang Akar bermalas-malasan untuk menyerap air dan zat-zat yang dibutuhkannya. Demikian juga Sang Daun, kerana kelelahan melerai perdebatan kedua saudaranya, ia lupa untuk mengolah makanan meskipun matahari terus bersinar sepanjang hari. Dan, Sang Pucuk rupanya semakin terlena. Ia tidak menyadari dua saudara dibawahnya sudah mengalami gangguan. Ia tetap berlenggok mengikuti arah angin dengan irama yang menghiburkan hatinya. Hingga tibalah saat di mana angin justeru berhembus dengan sangat perlahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Pucuk terlena kerana desirnya, ia merasa ngantuk dan ia biarkan gerakannya yang tidak beraturan, dan ia pun mulai terpejam. Terlelap dalam tidur yang tidak disedarinya, dan angin datang menyerang. Tubuhnya terkulai. Sang Daun yang lapar tidak berdaya menahan tubuh Sang Pucuk yang datang tiba-tiba. Ia ikut terjatuh. Sementara di bawah, Sang Akar yang bermalas-malasan tidak lagi memiliki cengkaman yang kuat terhadap tanah di sekelilingnya. Sang Akar tidak berkuasa menahan tubuh kedua saudaranya yang terjatuh lebih dulu. Ia tercabut, bercerai-berai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beginilah akhirnya kisah pohon cantik,sebuah cerita yang menyedihkan.Para pencari kayu bakar yang baik hati bermuram durja, sementara para penebang liar bergelak tawa, "Tak perlu kita robohkan, kawan. Mereka roboh sendiri kerana permusuhan…!! " "O, bahkan tak perlu angin yang kencang rupanya…….kasihan betul….." demikianlah kata penebang pohon yang liar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini saudara-saudaraku dapatkah kita mengambil sedikit iktibar dari cerita ini?&lt;br /&gt;Marilah kita jauhi permusuhan yang meleraikan silaturrahim antara kita,&lt;br /&gt;janganlah berdendam kerana dendam itu tidak membawa kedamaian..&lt;br /&gt;saling hormat menghormati dan bersatu padulah kita agar syiar Islam dapat diteruskan dan digemilangkan.. dan agar kita tetap menjadi orang yang beriman..&lt;br /&gt;InsyaAllah..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-5094405757583788988?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/5094405757583788988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=5094405757583788988&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/5094405757583788988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/5094405757583788988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/07/hikayat-sang-pohon-cantik.html' title='hikayat sang pohon cantik'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TD511o0VyOI/AAAAAAAAAH8/43wuetuj7Rc/s72-c/pohon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-9047279328060134417</id><published>2010-07-14T19:34:00.000-07:00</published><updated>2010-07-14T19:37:21.423-07:00</updated><title type='text'>Enam Pertanyaan Imam Ghazali</title><content type='html'>1. Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ?&lt;br /&gt;    2. Apakah yang paling jauh daripada diri kita di dunia ?&lt;br /&gt;    3. Apakah yang paling besar di dunia ?&lt;br /&gt;    4. Apakah yang paling berat di dunia ?&lt;br /&gt;    5. Apakah yang paling ringan di dunia ?&lt;br /&gt;    6. Apakah yang paling tajam di dunia ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari Imam Ghazali berkumpul bersama-sama dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya beberapa pertanyaan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    PERTAMA :&lt;br /&gt;    Beliau bertanya apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia lalu muridnya menjawab :"Orang tua, guru, kawan dan sahabat". Imam Ghazali menjelaskan bahawa semua jawapan yang diberikan adalah benar tetapi jawapan yang paling tepat sekali bagi soalan ini ialah 'MATI'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Firman Alah s.w.t yang bermaksud :&lt;br /&gt;    “ Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. dan Sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, Maka sungguh ia telah beruntung. kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” [ QS Ali 'Imran : 185]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    KEDUA :&lt;br /&gt;    Beliau bertanya apakah yang paling jauh daripada diri kita di dunia lalu muridnya menjawab :" negara China, bulan, matahari dan bintang". Lalu Imam Ghazali menegaskan bahawa semua jawapan yang diberi adalah betul tetapi yang paling betul ialah 'MASA LALU'. Walau dengan apa cara sekali pun kita tidak akan dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita mesti menjaga hari ini dan hari mendatang dengan amalan soleh agar kita tidak sesal di kemudian hari nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    KETIGA :&lt;br /&gt;    Beliau bertanya tentang apakah yang paling besar di dunia ini lalu muridnya menjawab: " Gunung, bumi, matahari". Lalu Imam Ghazali menjelaskan bahawa semua jawapan yang diberi adalah tepat tetapi yang paling tepat ialah 'NAFSU'. Maka kita mesti berhati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu mengheret kita ke neraka jahanam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Firman Alah s.w.t yang bermaksud :&lt;br /&gt;    “ Dan Sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. mereka Itulah orang-orang yang lalai ”.[QS AlA’raf : 179]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    KEEMPAT :&lt;br /&gt;    Beliau bertanya tentang apakah yang paling berat di dunia lalu muridnya menjawab :" besi, gajah". Imam Ghazali mengatakan bahawa semua jawapan adalah benar tetapi yang paling benar ialah 'MENANGGUNG AMANAH'. Segala tumbuhan, binatang, gunung ganang tidak sanggup memikul amanah tetapi manusia sanggup memikulnya ketika Allah meminta untuk memikul amanah khalifah di bumi. Manusia ramai yang rosak dan binasa kerana tidak mampu memikul amanah dengan baik akibat kecuaian dan kedegilan mereka dalam mengikut lunas yang telah ditetapkan oleh syarak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    KELIMA :&lt;br /&gt;    Beliau bertanya tentang apakah yang paling ringan di dunia lalu muridnya menjawab :" Kapas, angin, debu dan awan". Imam Ghazali menyatakan bahawa semua jawapan yang diberi adalah benar tetapi yang paling benar ialah 'MENINGGALKAN SEMBAYANG' kerana manusia sering mempermudah dan meringankan sembahyang disebabkan terlalu mementingkan urusan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Firman Alah s.w.t yang bermaksud :&lt;br /&gt;    “ Maka dirikanlan solat. Sesungguhnya solat itu suatu kewajipan yang ditentukan waktunya ke atas orang-orang mukmin “. [QS.An-Nisa : 103]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    KEENAM :&lt;br /&gt;    Beliau bertanya tentang apakah yang paling tajam di dunia lalu muridnya menjawab:''Pedang". Imam Ghazali mengatakan bahawa jawapan itu adalah betul tetapi yang paling betul ialah'LIDAH MANUSIA' di mana disebabkan lidah maka manusia suka menyakiti dan melukai perasaan orang lain sehingga berlakunya perbalahan dan perpecahan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-9047279328060134417?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/9047279328060134417/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=9047279328060134417&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/9047279328060134417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/9047279328060134417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/07/enam-pertanyaan-imam-ghazali.html' title='Enam Pertanyaan Imam Ghazali'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-2906380118172571300</id><published>2010-07-10T00:30:00.000-07:00</published><updated>2010-07-10T00:45:00.327-07:00</updated><title type='text'>cinta menurut Ibnu Qayyim al Jawziyah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TDgk9Sgk4kI/AAAAAAAAAH0/P0bpTNqRcZA/s1600/17077_286863771496_208274311496_3902521_3876940_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 126px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TDgk9Sgk4kI/AAAAAAAAAH0/P0bpTNqRcZA/s200/17077_286863771496_208274311496_3902521_3876940_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492180380937413186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cinta menurut Ibnu Qayyim al Jawziyah&lt;br /&gt;Ibnu Qayyim rahimahullâh pernah berkata dalam kitab al-Jawâb al-Kâfî li Man Sa'ala ‘an ad-Dawâ' asy-Syâfî (Jawaban Konkrit Bagi Mereka yang Menanyakan Obat Manjur):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kasih sayang adalah penyebab hati dan ruh menjadi hidup terpelihara. Hati tidak akan merasa tenteram, nikmat, beruntung, dan merasa hidup bila tanpa cinta. Seandainya hati tanpa cinta, sakitnya lebih terasa daripada mata terasa sakit ketika tidak bisa lagi melihat cahaya, telinga ketika tidak bisa lagi mendengar, hidung ketika tidak bisa lagi mencium, lisan ketika tidak mampu lagi berbicara. Bahkan, hati pun bisa menjadi rusak apabila hampa dari kasih sayang yang sudah merupakan fitrah dalam jiwa manusia. Ia adalah sebuah karunia yang diberikan Sang Pencipta. Oleh karena itu, rusaknya lebih parah daripada kerusakan tubuh manusia yang diisi dengan ruh, dan ini tidak mungkin bisa dikatagorikan menjadi sesuatu yang pasti kecuali orang yang memiliki jiwa yang selalu hidup.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Qayyim rahimahullâh berkata dalam kitab ad-Dâ' wa ad-Dawâ' (Penyakit dan Obat):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mencintai wanita itu terbagi tiga, yaitu:&lt;br /&gt;Bagian pertama dan kedua adalah “pendekatan” dan “ketaatan”. Yang termasuk kategori ini dapat dimisalkan seperti mencintai seorang istri. Bentuk cinta semacam ini sangat bermanfaat karena bagaimanapun ia merupakan salah satu syariat yang diperintahkan oleh Allah ta’ala dalam melaksanakan pernikahan. Karena, pernikahan dapat menghindarkan pandangan mata dan hati dari perbuatan semu yang dilarang Islam. Maka dari itulah Allah ta’ala, Rasul-Nya Muhammad saw., dan seluruh manusia menjunjung tinggi martabat pecinta semacam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan bagian ketiga adalah “cinta mubah” (cinta yang dibolehkan), seperti cinta seorang laki-laki ketika disebutkan kepadanya sosok seorang wanita jelita, atau ketika seorang laki-laki melihat wanita secara kebetulan lalu hatinya terpaut kepada wanita tersebut, dengan catatan tidak ada unsur maksiat dalam jatuh cinta itu. Cinta semacam ini pelakunya tidak dibebani dosa dan siksa, namun lebih baik menghindar dan menyibukkan diri dengan suatu pekerjaan yang lebih bermanfaat lagi positif serta wajib baginya merahasiakan hal itu. Apabila menjaga dan sabar terhadap suatu hal yang berbau negatif, niscaya Allah ta’ala akan memberikan ganjaran pahala kepadanya dan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Qayyim rahimahullâh tentang cinta yang terpuji:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cinta yang terpuji adalah cinta yang memberikan manfaat kepada orang yang merasakan cinta itu untuk kebahagiaan dunia dan akhiratnya. Cinta inilah yang menjadi asas kebahagiaan. Sedangkan cinta bencana adalah cinta yang membahayakan pelakunya di dunia maupun akhirat dan membawanya ke pintu kenistaan serta menjadikannya asas penderitaan dalam jiwanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Qayyim rahimahullâh dalam kitab ad-Dâ' wa ad-Dawâ' (Penyakit dan Obat):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cinta membangkitkan jiwa dan menata prilaku. Mengungkapkannya adalah suatu kewajaran dan memendamnya menjadi beban.” Lalu, beliau berkata: “Mereka berucap: ‘Kita tidak memungkiri kerusakan cinta jika terbumbui oleh perbuatan tercela kepada sesama makhluk. Yang kita dambakan adalah cinta suci dari seorang laki-laki idaman yang selalu komitmen kepada agama, kehormatan, dan akhlak. Jangan sempat cinta itu menjadi jurang pemisah antara menusia dengan Khaliq-nya dan menyebabkan antara pecinta dengan yang dicintainya jatuh ke dalam perbuatan nista&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-2906380118172571300?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/2906380118172571300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=2906380118172571300&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/2906380118172571300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/2906380118172571300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/07/cinta-menurut-ibnu-qayyim-al-jawziyah.html' title='cinta menurut Ibnu Qayyim al Jawziyah'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TDgk9Sgk4kI/AAAAAAAAAH0/P0bpTNqRcZA/s72-c/17077_286863771496_208274311496_3902521_3876940_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-8625420820125897308</id><published>2010-07-10T00:28:00.000-07:00</published><updated>2010-07-10T00:30:49.064-07:00</updated><title type='text'>Pesan Seorang Pemimpin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TDghnRh1VBI/AAAAAAAAAHs/TSCIJ2TKPoM/s1600/likkk.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 132px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TDghnRh1VBI/AAAAAAAAAHs/TSCIJ2TKPoM/s200/likkk.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492176704182244370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika engkau kutanya "Apakah engkau mau, jika ku ajak tuk hidup mandiri tanpa mngandalkan Abah ?"&lt;br /&gt;Jawabmu "Aku mau, karna engkau adalah pemimpinku"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika engkau kutanya "Jika suatu hari, seharian aku bekerja...tpi pulang tak membawa apa2,?"&lt;br /&gt;kau pun lantas menyuruhku diam dgn desisan lembutmu, seraya berkata "Aku senang, krn pemimpinku pulang. Bila mas tak mbawakan hasil, pasti hanyalah lapar yg kurasakan. Tapi jika mas tdak pulang2 jua, pasti kegundahan dan kegelisahan yg sangat aku rasakan. Dan itu lbih menyakitkan. Kau pun mengatakannya sambil tersendu. Dan spontan aku katakan "InsyaAllah Aku pasti pulang, untukmu..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tau, engkau pasti masih menerimaku dgn ikhlas walau aku pulang tak membawa apa-apa.&lt;br /&gt;Diperjalanan pulang, aku berharap melihat sekuntum bunga mawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mawar, indah...tapi berduri.&lt;br /&gt;Akan tetap kupetik walaupun tanganku kan mencucurkan darah akibat terkoyak oleh duri.&lt;br /&gt;Karena akan kuberikan kpadamu, wahai kekasih duniaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau pun bertanya "mengapa kau rela melakukan smua itu, wahai pemimpinku ?"&lt;br /&gt;kujawab "aku ingin melihatmu tersenyum"&lt;br /&gt;bukanlah mawar itu yg aku tuju, tapi senyummu.....&lt;br /&gt;Karena senyummu jauh lebih indah bagiku daripada sekuntum bunga mawar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau pun bertanya lagi " Lalu kenapa engkau korbankan tanganmu? "&lt;br /&gt;jawabku "Karna aku tau engkau pasti akn mengobatiku"&lt;br /&gt;disaat itu pula aku yakin bahwa engkau akan menyadari satu hal. Yaitu, aku adalah seorg pemimpin yg rela melakukan apa saja untuk kebahagiaanmu., shg keyakinanmu pun bertambah untuk selalu mentaatiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan disaat itu pula aku berkata kepadamu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau tercipta bukan dari tulang kepalaku untuk kujadikan atasan. Engkau tercipta bukan dari tulang kakiku untuk kujadikan pesuruh. Akan tetapi engkau tercipta dari tulang rusukku, yang dekat dengan lenganku untuk kulindungi. Dekat dengan hatiku untuk kucintai dan kusayangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan hubungan kita terletak dari keikhlasan kita untuk saling menyayangi...keikhlasan kita untuk saling menerima...dan keikhlasan kita untuk saling mencintai. Ikhlas, disini tentunya berarti melakukan semuanya hanya untuk Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pemimpin, itulah pesan pertama yg ingin aku sampaikan kepadamu. Ketahuilah, aku ingin membenarkan cara berpakaianmu,,,,tanpa sedikitpun menyentuhmu. Oleh karena itu, patuhilah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-8625420820125897308?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/8625420820125897308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=8625420820125897308&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/8625420820125897308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/8625420820125897308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/07/pesan-seorang-pemimpin.html' title='Pesan Seorang Pemimpin'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TDghnRh1VBI/AAAAAAAAAHs/TSCIJ2TKPoM/s72-c/likkk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-1471736882550647012</id><published>2010-07-10T00:22:00.000-07:00</published><updated>2010-07-10T00:24:17.267-07:00</updated><title type='text'>Filosofi Cinta</title><content type='html'>Assalamu’alaikum&lt;br /&gt;~&lt;br /&gt;Jangan memuji kecantikan pelangi&lt;br /&gt;Tapi pujilah Allah&lt;br /&gt;Yang menciptakan Langit &amp; Bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan percaya&lt;br /&gt;Denga kata-kata bijakku&lt;br /&gt;Tapi percayalah Firman Allah yang Maha Benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan masukkan namaku di hatimu&lt;br /&gt;Tapi masukkan nama Allah&lt;br /&gt;Hingga hatimu tenang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sedih jika cintamu di dustakan&lt;br /&gt;Tapi sedihlah jika engkau dustakan Allah&lt;br /&gt;Jangan pula engkau minta cinta kepada penyair&lt;br /&gt;Tapi mintalah kepada Allah&lt;br /&gt;yg memiliki cinta yg kekal dan sejati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah yang Maha Rahman &amp; Rahim&lt;br /&gt;Jangan jadikan hatiku batu yg mengeras&lt;br /&gt;Hingga lupa akan rahmatMu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-1471736882550647012?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/1471736882550647012/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=1471736882550647012&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1471736882550647012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1471736882550647012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/07/filosofi-cinta.html' title='Filosofi Cinta'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-1659831845388489363</id><published>2010-07-10T00:19:00.000-07:00</published><updated>2010-07-10T00:20:43.225-07:00</updated><title type='text'>Dalam Diam, Aku Mencintaimu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TDgfPSm7dQI/AAAAAAAAAHk/Xpf6G1RYKTk/s1600/20077_263788606496_208274311496_3812133_5112462_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 153px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TDgfPSm7dQI/AAAAAAAAAHk/Xpf6G1RYKTk/s200/20077_263788606496_208274311496_3812133_5112462_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5492174093131937026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku diam....bukan berarti aku tak peduli kepadamu.&lt;br /&gt;Aku diam....Bukan berarti aku tak memikirkanmu.&lt;br /&gt;Aku diam....bukan berarti aku tak mengharapkanmu.&lt;br /&gt;Aku diam....bukan berarti aku tak merindukanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku diam....bukan berarti aku tak mencintaimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akan tetapi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku diam....karena aku sungguh memikirkanmu.&lt;br /&gt;Aku diam....karena aku sungguh merindukanmu.&lt;br /&gt;Aku diam....karena cinta sejatiku kepadamu.&lt;br /&gt;Aku diam....karena aku tidak mau menjebakmu kedalam jurang-jurang dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh aku tidak mau membawamu kejalan yang dimurkai Allah...&lt;br /&gt;Sekali lagi aku tidak mau membawamu kejalan yang dimurkai Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah rindu ini menghujam qolbuku, shg membuatku bagaikan sebilah samurai yang membelah dadaku.&lt;br /&gt;Biarlah sepi ini menyelimutiku, sehingga membuatku seperti berdiri sendiri ditengah gelapnya padang pasir.&lt;br /&gt;Biarlah kegelisahan ini membelaiku, walaupun terasa bagaikan belaian badai.....biarkanlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun semua ini terasa perih, bagaikan sebuah selimut yang tersimpan ribuan pedang yang siap untuk menghujamku bila aku memakainya, akan tetap aku pakai.&lt;br /&gt;Karena aku yakin, didalam selimut itu tersimpan kehangatan Ridho-Nya.&lt;br /&gt;Yang kan membawaku kedalam mimpi yang indah&lt;br /&gt;Menari bersamamu didalam taman surga, yang dibawahnya mengalir sungai-sungai yang menyejukkan jiwa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh....dalam diam aku mencintaimu....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-1659831845388489363?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/1659831845388489363/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=1659831845388489363&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1659831845388489363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1659831845388489363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/07/dalam-diam-aku-mencintaimu.html' title='Dalam Diam, Aku Mencintaimu'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TDgfPSm7dQI/AAAAAAAAAHk/Xpf6G1RYKTk/s72-c/20077_263788606496_208274311496_3812133_5112462_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-5257619052672170686</id><published>2010-07-09T03:49:00.000-07:00</published><updated>2010-07-09T03:50:16.280-07:00</updated><title type='text'>1..2...3 langkah kecilku...</title><content type='html'>1,2,3 kali kupernah terjatuh. Sakit, terluka, namun berusaha ‘tuk bangkit. Tidaklah mudah, terkadang seolah semuanya sia-sia apalagi ketika harus mulai kembali dari nol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1,2,3 kali kupernah gagal. Gagal dalam banyak segi kehidupan. Menangis, kecewa, untuk kemudian berusaha untuk menguatkan diri. Sekaligus percaya pada-Nya, bahwa hari esok masih ada senyum ceria yang Dia tawarkan kembali. Tak selamanya hari mendung, akan ada hangatnya sinar mentari yang naungi hatiku sekali lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1,2,3 kali kupernah ragu. Ragu saat hendak melangkah. Akankah langkah ini membuatku maju atau malah menghantarku celaka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1,2,3 kupernah kecewa. Saat kucurahkan seluruh harap dalam hidup ini, ternyata berujung hal yang amat berbeda dari ekspektasiku. Pernah terasa amat sulit menerima kenyataan yang ada. Sedih pun seolah memilin hatiku dan memenuhinya dengan duka.&lt;br /&gt;Tetapi yang aku tahu pasti…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1,2, 3 langkah kecilku selalu isi hari-hariku. Kuatkan hati dan diriku sekali lagi. Agar aku jangan berhenti. Agar aku terus melangkah dan berjalan. Meskipun perlahan, meskipun tertatih. Karena aku tahu, kesuksesan yang ada di ujung sana tetap menanti. Gagal hari ini, bukan berarti gagal seumur hidup. Justru gagal hari ini, berarti harus bangkit lagi dan belajar dari kesalahan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1,2,3 kupanjatkan doa dari hati. Doa kepada Sang Pencipta. Agar diriku kembali ingat bahwa hanya Dia tempatku berlindung dari segenap susah dan gelisah. Sekaligus tempat kubawa seluruh tawa ceria dan sumringah, ketika hidupku yang selalu dilimpahi kasih-Nya menjadi wangi semerbak yang harum bagi sekitarku. Yang terpenting, aku tak lari dari-Nya dalam setiap keluh dan kesah. Juga selalu mencari-Nya ketika aku bahagia dan berbunga-bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dalam 1,2, 3, 4,5,6,7,8, 9, 100, 1000, bahkan sepanjang helaan nafasku, aku tahu Engkau ada di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HCMC, 28 Juni 2010&lt;br /&gt;-fon-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;from..setitik embun inspirasi.....&lt;br /&gt;thanks....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-5257619052672170686?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/5257619052672170686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=5257619052672170686&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/5257619052672170686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/5257619052672170686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/07/123-langkah-kecilku.html' title='1..2...3 langkah kecilku...'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-8833798050386268187</id><published>2010-07-09T03:45:00.000-07:00</published><updated>2010-07-09T03:47:33.571-07:00</updated><title type='text'>surat dari seorang muslimah di Gaza..untuk muslimah andonesy</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TDb-PDOod5I/AAAAAAAAAHc/oF0E9lHaJPQ/s1600/lembaran_asli_surat_dari_muslimat_asal_jalur_gaza_100705215016.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 144px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TDb-PDOod5I/AAAAAAAAAHc/oF0E9lHaJPQ/s200/lembaran_asli_surat_dari_muslimat_asal_jalur_gaza_100705215016.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5491856330143070098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrahmanirrahim&lt;br /&gt;Saudari-saudariku para Muslimah di Indonesia…&lt;br /&gt;Aku sampaikan salam penghormatanku untuk kalian, salam penghormatan Islam yang agung:&lt;br /&gt;Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amma ba’du…&lt;br /&gt;Kami adalah saudari-saudari Muslimah kalian di Palestina. Kami tumbuh di medan ribath dan jihad. Dan kami selalu berusaha untuk berpegang teguh pada agama kami yang agung, serta mendidik anak-anak kami untuk itu. Karena berpegang teguh pada agama Islam adalah (satu-satunya) tali keselamatan, berdasarkan Firman Allah Ta’ala dalam Surah Ali Imran:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan barang siapa yang menginginkan selain Islam sebagai agama, maka itu tidak akan diterima darinya, dan kelak di akhirat ia termasuk orang-orang yang merugi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, kami selalu berusaha untuk komitmen dengan Alquran dan keislaman kami. Dan seperti itu pula komitmen pemerintahan Islam kami untuk menumbuhkan sebuah generasi yang selalu menjaga Alquran, serta melahirkan ribuan penghafal Kitabullah di setiap tahunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari bumi Palestina, medan ribath ini, kami mengirimkan surat persaudaraan dari lubuk hati yang dipenuhi cinta kepada saudari-saudari kami di Indonesia. Melalui surat ini, kami haturkan rasa terima kasih kepada semuanya atas sikap dan dukungan mereka untuk anak-anak bangsa Palestina kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui surat ini juga, kami mendorong mereka untuk selalu mentarbiyah (membina) anak-anak mereka dengan tarbiyah Islamiyah dan komitmen dengan Syariat Allah; karena dalam itu semua terdapat pembinaan terhadap ruh dan jiwa, serta keteladanan terhadap akhlak Rasul kita yang mulia Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan para sahabatnya yang mulia. Perhatikanlah sahabat mulia, ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu ketika mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah seorang dari kalian meminta dari dirinya selain al-Qur’an. Sebab jika ia mencintai al-Qur’an dan mengaguminya, niscaya ia akan mencintai Allah Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Namun jika membenci al-Qur’an, maka ia akan membenci Allah Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, siapakah di antara kita yang dapat menerima dirinya atau anak-anaknya menjadi orang yang benci kepada Allah dan Rasul-Nya yang kelak akan memberi syafaat kepada kita di hari kiamat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya, saya membisikkan ke telinga saudara-saudara kami tercinta, kaum Muslimin di manapun berada: “Kalian harus terus mempelajari dan menghafalkan Alquran, serta berpegang teguh dengan ajaran-ajaran Islam. Sebab sesungguhnya siapapun yang menginginkan kemuliaan dengan Islam, niscaya Allah akan memuliakannya. Namun siapa yang mencari kemuliaan dengan selain Islam, niscaya Allah akan menghinakannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah selalu memberikan taufiq-Nya untuk kalian untuk mengikuti apa saja yang dicintai dan diridhai-Nya. Saudari-saudarimu, para Muslimah yang sedang berjihad di bumi Palestina&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-8833798050386268187?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/8833798050386268187/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=8833798050386268187&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/8833798050386268187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/8833798050386268187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/07/surat-dari-seorang-muslimah-di.html' title='surat dari seorang muslimah di Gaza..untuk muslimah andonesy'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TDb-PDOod5I/AAAAAAAAAHc/oF0E9lHaJPQ/s72-c/lembaran_asli_surat_dari_muslimat_asal_jalur_gaza_100705215016.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-4136273892542480367</id><published>2010-07-09T03:38:00.000-07:00</published><updated>2010-07-09T03:44:53.591-07:00</updated><title type='text'>Keputusan Hakim</title><content type='html'>Cerita ini terjadi di kota New York pada pertengahan 1930an ketika AS mengalami depresi ekonomi. Saat itu hari amat dingin. Di seluruh penjuru kota , orang-orang miskin nyaris kelaparan. Di suatu ruang sidang pengadilan, seorang hakim duduk menyimak tuntutan terhadap seorang wanita yang dituduh mencuri septong roti. Wanita itu berdalih bahwa anak perempuannya sakit, cucunya kelaparan, dan karena suaminya telah meninggalkan dirinya. Tetap saja penjaga toko yang rotinya dicuri menolak untuk membatalkan tuntutan. Ia memaksa bahwa wanita itu harus dihukum untuk menjadi contoh bagi yang lainnya.*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakim itu menghela nafasnya. Sebenarnya ia enggan menghakimi wanita ini. Tetapi ia tidak punya pilihan lain. "Maafkan saya," katanya sambil memandang wanita itu. "Saya tidak bisa membuat pengecualian. Hukum adalah hukum, jadi Anda harus dihukum. Saya mendenda kamu sepuluh dolar, dan jika kamu tidak mampu membayarnya maka kamu harus masuk penjara sepuluh hari."*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu tertunduk, hatinya remuk. Tanpa disadarinya, sang hakim&lt;br /&gt;mencopot topinya, mengambil uang sepuluh dolar dari dompetnya, dan&lt;br /&gt;meletakkan uang itu dalam topinya. Ia berkata kepada hadirin:*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya juga mendenda masing-masing orang yang hadir di ruang sidang ini&lt;br /&gt;sebesar lima puluh sen karena tinggal dan hidup di kota ini dan membiarkan&lt;br /&gt;seseorang kelaparan sampai harus mencuri untuk menyelamatkan cucunya dari kelaparan. Tuan Bailiff, tolong kumpulkan dendanya dalam topi ini lalu&lt;br /&gt;berikan kepada terdakwa."*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir cerita, wanita itu meninggalkan ruang sidang sambil mengantongi&lt;br /&gt;empat puluh tujuh dolar dan lima puluh sen, termasuk di dalamnya lima puluh sen yang dibayarkan oleh penjaga toko yang malu karena telah menuntutnya.*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepuk tangan meriah dari kumpulan penjahat kecil, polisi New York , dan&lt;br /&gt;staf pengadilan yang berada dalam ruangan sidang mengiringi kepergian wanita&lt;br /&gt;itu. (NN)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-4136273892542480367?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/4136273892542480367/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=4136273892542480367&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/4136273892542480367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/4136273892542480367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/07/keputusan-hakim.html' title='Keputusan Hakim'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-5012895217922425983</id><published>2010-06-30T09:33:00.000-07:00</published><updated>2010-06-30T09:34:15.588-07:00</updated><title type='text'>Pengaduanku</title><content type='html'>Aku mengadu pada Bumi&lt;br /&gt;kehampaan sunyi dan kekosongan sepi&lt;br /&gt;Ia malah bercerita&lt;br /&gt;kepenatan melihat tingkah polah manusia&lt;br /&gt;yang tak bosan bosan durhakai Tuhannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bercerita pada Langit&lt;br /&gt;hidup di zaman akhir kian sulit&lt;br /&gt;ujian, cobaan, fitnah&lt;br /&gt;bak hujan berhamburan dari awan&lt;br /&gt;Ia malah ikut menimpali&lt;br /&gt;kebosanannya pada jiwa jiwa hampa&lt;br /&gt;yang tak tertarik mengenal Pencipta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kabarkan pada jalanan&lt;br /&gt;aku sudah jengah&lt;br /&gt;di atas jalan beraspal mengukur langkah&lt;br /&gt;aku ingin terbang saja&lt;br /&gt;biar mudah jelajah semesta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Iapun berkisah&lt;br /&gt;muak mendapati kaki2 berjalan&lt;br /&gt;penuh umpatan,cacian dan cercaan&lt;br /&gt;Rindu Ia para pejalan kaki&lt;br /&gt;melangkah tanpa jeda mengingat Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mengadu&lt;br /&gt;pada langit, bumi dan jalanan&lt;br /&gt;namun sepertinya tentangku&lt;br /&gt;pengaduan mereka lebih layak didengar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(jzk khaer untukmu...)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-5012895217922425983?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/5012895217922425983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=5012895217922425983&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/5012895217922425983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/5012895217922425983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/06/pengaduanku.html' title='Pengaduanku'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-1766924250316159953</id><published>2010-06-26T17:11:00.000-07:00</published><updated>2010-06-26T17:14:39.062-07:00</updated><title type='text'>Sebuah Cinta Abadi yang pernah ada di Bumi..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TCaX1kPcu_I/AAAAAAAAAHU/tICnmI1MkDE/s1600/nab.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 100px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TCaX1kPcu_I/AAAAAAAAAHU/tICnmI1MkDE/s200/nab.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487240142514863090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kisah Cinta Sejati, Kisah nyata yg pernah terjadi di Bumi ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian ratus tahun yang lalu...&lt;br /&gt;Di malam yang sunyi, di dalam rumah sederhana yang tidak seberapa luasnya... seorang istri tengah menunggu kepulangan suaminya. Tak biasanya sang suami pulang larut malam. Sang istri bingung.... hari sudah larut dan ia sudah sangat kelelahan dan mengantuk. Namun, tak terlintas sedikitpun dalam benaknya untuk segera tidur dan terlelap di tempat tidur suaminya. Dengan setia ia ingin tetap menunggu... namun, rasa ngantuk semakin menjadi-jadi dan Sang suami tercinta belum juga datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berapa lama kemudian....&lt;br /&gt;seorang laki-laki yang sangat berwibawa lagi luhur budinya tiba di rumahnya yang sederhana.&lt;br /&gt;Laki-laki ini adalah suami dari sang istri tersebut.&lt;br /&gt;Malam ini beliau pulang lebih lambat dari biasanya, kelelahan dan penat sangat terasa.&lt;br /&gt;Namun, ketika akan mengetuk pintu... terpikir olehnya Sang istri yang tengah terlelap tidur.... ah, sungguh ia tak ingin membangunkannya.&lt;br /&gt;Tanpa pikir panjang, ia tak jadi mengetuk pintu dan seketika itu juga menggelar sorbanyya di depan pintu dan berbaring diatasnya.&lt;br /&gt;Dengan kelembutan hati yang tak ingin membangunkan istri terkasihnya, Sang suami lebih memilih tidur di luar rumah..&lt;br /&gt;di depan pintu...&lt;br /&gt;dengan udara malam yang dingin melilit...&lt;br /&gt;hanya beralaskan selembar sorban tipis.&lt;br /&gt;Penat dan lelah beraktifitas seharian, dingin malam yang menggigit tulang ia hadapi..&lt;br /&gt;karena tak ingin membangunkan istri tercinta. Subhanallah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ternyata, di dalam rumah..&lt;br /&gt;persis dibalik pintu tempat sang suami menggelar sorban dan berbaring diatasnya..&lt;br /&gt;Sang istri masih menunggu, hingga terlelap dan bersandar sang istri di balik pintu.&lt;br /&gt;Tak terlintas sedikitpun dalam pikirinnya tuk berbaring di tempat tidur, sementara suaminya belum juga pulang.&lt;br /&gt;Namun, karena khawatir rasa kantuknya tak tertahan dan tidak mendengar ketukan pintu Sang suami ketika pulang, ia memutuskan tuk menunggu Sang suami di depan pintu dari dalam rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam itu... tanpa saling mengetahui, sepasang suami istri tersebut tertidur berdampingan di kedua sisi pintu rumah mereka yang sederhana... karena kasih dan rasa hormat terhadap pasangan.. Sang Istri rela mengorbankan diri terlelap di pintu demi kesetiaan serta hormat pada Sang suami dan Sang suami mengorbankan diri tidur di pintu demi rasa kasih dan kelembutan pada Sang istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan Nun jauh di langit....&lt;br /&gt;ratusan ribu malaikat pun bertasbih....&lt;br /&gt;menyaksikan kedua sejoli tersebut...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUBHANALLAH WABIHAMDIH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;betapa suci dan mulia rasa cinta kasih yang mereka bina&lt;br /&gt;terlukis indah dalam ukiran akhlak yang begitu mempesona...&lt;br /&gt;saling mengasihi, saling mencintai, saling menyayangi dan saling menghormati...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah Anda... siapa mereka..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang suami adalah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Muhammad bin Abdullah, Rasulullah SAW dan Sang istri adalah Sayyidatuna Aisyah RA binti Abu Bakar As-Sidiq.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Merekalah sepasang kekasih teladan, suami istri dambaan, dan merekalah pemimpin para manusia, laki-laki dan perempuan di dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga rahmat ALLAH senantiasa tercurah bagi keduanya, dan mengumpulkan jiwa kita bersama Rasulullah SAW dan Sayyidatuna Aisyah RA dalam surgaNYA kelak.&lt;br /&gt;dan Semoga ALLAH SWT memberi kita taufiq dan hidayah tuk bisa meneladani kedua manusia mulia tersebut.&lt;br /&gt;Amiin...amiin ya rabbal'alamiin....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-1766924250316159953?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/1766924250316159953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=1766924250316159953&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1766924250316159953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1766924250316159953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/06/sebuah-cinta-abadi-yang-pernah-ada-di.html' title='Sebuah Cinta Abadi yang pernah ada di Bumi..'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TCaX1kPcu_I/AAAAAAAAAHU/tICnmI1MkDE/s72-c/nab.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-8900741422496727637</id><published>2010-06-25T06:47:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T06:49:19.188-07:00</updated><title type='text'>Mengapa Mengeluh?</title><content type='html'>Kita selalu bertanya dan al-Quran telah menjawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bertanya: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kenapa aku diuji?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quran menjawab, "Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan."Kami telah beriman, sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar, dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang berdusta." (Surah al-Ankabut: 2-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bertanya: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kenapa aku tidak dapat apa yang aku idam-idamkan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quran menjawab, "Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." (Surah al-Baqarah: 216)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bertanya:&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; Kenapa ujian seberat ini?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Quran menjawab, "Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya." (Surah al-Baqarah: 286)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bertanya:&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; Kenapa kita rasa kecewa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quran menjawab, "Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang tinggi darjatnya, jika kamu orang-orang yang beriman." (Surah Ali Imran: 139)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bertanya: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bagaimana harus aku menghadapinya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quran menjawab, "Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang, dan sesungguhnya sembahyang itu amat berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk." (Surah al-Baqarah: 45)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bertanya: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kepada siapakah harus aku berharap?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quran menjawab, "Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain daripadaNya. Hanya kepadaNya aku bertawakal." (Surah at-Taubah: 129)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bertanya:&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; Apa yang aku dapat daripada semua ujian ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quran menjawab, "Sesungguhnya Allah telah membeli daripada orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka." (Surah at-Taubah: 111)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita berkata: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Aku sedih!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quran menjawab, "Dan demikianlah keadaan hari-hari (kejayaan dan kesedihan) Kami pergilirkan di antara manusia (supaya menjadi pengajaran)." (Surah Ali Imran: 140)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita berkata: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Aku tak tahan!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quran menjawab, "...dan janganlah kamu berputus asa dengan rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa daripada rahmat Allah melainkan kaum yang kafir." (Surah Yusuf: 87)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita berkata: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sampai bilakah aku akan merana begini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quran menjawab, "Kerana sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan." (Surah al-Insyirah: 5-6)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-8900741422496727637?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/8900741422496727637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=8900741422496727637&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/8900741422496727637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/8900741422496727637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/06/mengapa-mengeluh.html' title='Mengapa Mengeluh?'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-1283410266865497502</id><published>2010-06-25T03:47:00.000-07:00</published><updated>2010-06-25T05:50:44.540-07:00</updated><title type='text'>Belajar dari orang biasa yang luar biasa..!!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TCSlyT5RL3I/AAAAAAAAAHM/rRiZ_Yakvw8/s1600/wafaqakillah.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 167px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TCSlyT5RL3I/AAAAAAAAAHM/rRiZ_Yakvw8/s200/wafaqakillah.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5486692529796624242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang -orang besar yang tak biasa menemukan dan menentukan suksesnya dengan cara-cara berbeda yang tak biasa. mreka luar biasa karena mengambil cara lain dari kebanyakan orang. kata orang pesantren itu ilmu laduni. seperti " zhahirnya santri yang juga putra mahkota kyai", siang hari main-main kesana kemari tapi ternyata menyimpan ilmu besar di atas rata2 para santri. apa rahasianya? ternyata mereka, ketika para santri tertidur, mereka belajar langsung kepada sang kyai yang tak lain adalah bapaknya sendiri. maka jangan heran bila anak kyai yang jadi mewariskan ilmu dari keluhuran yang kadang tak diwariskan kepada santri pada umumnya. inilah RAHASIANYA , ternyata..!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kalau aku &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;tidur di siang&lt;/span&gt; hari berarti aku menyiakan hak rakyat atas diriku. kalau aku &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;tidur malam hari&lt;/span&gt; berarti aku menyiakan hakku untuk beribadah kepada Rabbku"(Umar Bin Khatttab)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para shalafush shalih memiliki keistimewaan dlam cara membagi dan mengisi waktu untuk aktifitas tertentu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;o&gt; Imam Malik : tidak tertidur saat belajar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini cara unik ulama dalam meluarbiasakan diri. beliau menyedikitkan waktu tidurnya untuk menggali ilmu dan menorehkannya guna diwariskan untuk ummat sepanjang zaman. Ibnul Qosim, seorang ulama fiqh mesir yang wafat tahun 191 H mengisahkan,"Aku pernah mendatangi Imam Malik sebelum waktu fajar. Aku tanyakn dua masalah , tiga masalh atau empat masalah, dan saya melihatnya benar-benar dalam suasana lapang. kemudian saya mendatanginya hampir setiap waktu sahur, terkadang karena lelah, mataku terkatup dan aku tertidur. ketika Imam Malik keluar menuju masjid aku tidak mengetahuinya. kemudian aku dibangunkan oleh pembantunya seraya berkata,"gurumu tidak tertidur seperti kamu. padahal usianya telah mencapai empat puluh sembian tahun.setahuku ia nyaris tidak shalat kecuali dengan wudhu untuk shalat isya.(tartiibul madaarik, 3/250)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;o&gt;metode imam syafi'ie : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi'iemembagi waktu malamnya menjadi tiga, yakni: sepertiga pertama untuk menulis ilmu, sepertiga kedua untuk shalat malam, sepertiga ketiga untuk tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;o&gt; Metode Abu Hurairah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah dan keluarganya menghidupkan waktu malamnya menjadi tiga. bedanya yang dibagi orangnya, semacam hirosah atau jaga malam secara bergantian. Mula-mula ia berjaga sambil shalat sepertiga malam,kemudian dilanjutkan oleh istrinya sepertiga malam,kemudian anaknya.dengan demikian tiada satupun yang berlalu setiap malam di ruma Abu HUrairah melainkan berlangsung di sana ibadah, dzikir dan shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;O&gt; Metode belajar Ibnu Jarir ath-Thabari :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diceritakan oleh Al khatib al Baghdadi, bahwa selama empat puluh tahun dari penghujung usianya Ibnu Jarir mampu menulis sebanyak empat puluh halaman setiap hari. yang istimewa dari prestasi Ibnu Jarir , ia menulis artikel selepas dzuhur hingga waktu ashar tiba, tetapi muraja'ah akan ilmu serta ide-ide yang akan ia tuangkan dlm tulisannya didapatkan dari awal shubuh, setelah menunaikan qiyamullail..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang murid beliau, Abu Bakar Syajari mengisahkan, " setelah selesai sarapan pagi, Ibnu Jarir tidur sejenak dengan pakaian berlengan pendek.setelah bangun ia mengerjakan shalat  zhuhur.lalu menulis hingga waktu ashar tiba, kemudian keluar untuk shalat ashar.selanjutnya ia duduk di dalam majelis bersama orang-orang untuk mengajar sampai dtg waktu maghrib.setelah tiu mengajar fiqh serta pelajaran2 sampai masuk shalat isya,kemudian pulang ke rumah dan istirahat.tengah malam ia bangun malam dan mendalami ilmu-ilmunya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kiat memanfaatkan waktu ala ulama salaf..&lt;br /&gt;"waktu yang terbaik untuk menghafal adalah waktu sahur, sebelum fajar, untuk meneliti adalah waktu pagi, untuk menulis adalah tengah hari dan untuk menelaah dan mengulang di waktu malam hari." (jasim badr al muthawwi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tinggal memilih....ingin seperti apakah anda me menej waktu anda???&lt;br /&gt;dan mengoptimalkn waktu belajar anda.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu yang perlu saya gri bawahi untuk tema kali ini..."DAHSYATNYA WAKTU SHUBUH.!!!!"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-1283410266865497502?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/1283410266865497502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=1283410266865497502&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1283410266865497502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1283410266865497502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/06/belajar-daro-orang-biasa-yang-luar.html' title='Belajar dari orang biasa yang luar biasa..!!!!'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TCSlyT5RL3I/AAAAAAAAAHM/rRiZ_Yakvw8/s72-c/wafaqakillah.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-6387365646873658420</id><published>2010-06-24T17:32:00.000-07:00</published><updated>2010-06-24T18:58:44.047-07:00</updated><title type='text'>momentum = prestasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TCQNQLYg7KI/AAAAAAAAAHE/m8RYg1RU4o0/s1600/hidupppppp.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 119px; height: 139px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TCQNQLYg7KI/AAAAAAAAAHE/m8RYg1RU4o0/s200/hidupppppp.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5486524817628785826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup adalah pendakian prestasi,mengumpulkan sukses kecil menuju sukses besar.sebagaimana mendaki gunnug,menapaki tangga-tangga sukses pun kadang menmbulkan kelelahan,kejenuhan ,kemalasan,kegamangan,ketakutan dan aneka pikiran yang menghantui hingga akhirnya meracuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inilah tipe-tipe manusia dalam proses pendakian itu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;o&gt; Tipe QUITTERS :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dia orang yg tergesa-gesa,ingin cepat samapin,gamapang menyerah,mudah bertekuk lutut,senang patah arang dan tak berani mengambil rsiko.bila ditawarakan kepadanay sebuah tantangan,ia mundur teratur mencari langkah seribu.orang semacam ini karena didominasi oleh pikiran-pikiran negatif,kalah sebelum bertanding dan memilih parkir sebelum naik ring. memilih aman daripada menghadang resiko. tak punya nyali untuk menatap positif hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;o&gt;TIPE CAMPERS :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;mereka adalah orang yang senang mendaki pada ketinggian tertentu lalu mengakhiri pendakian dan memilih berhenti , beristirahat serta mendirikan tenda di tempat yang datar. menikmati kesuksesannya, puas dengan yang diperolehnya, mengambil jalan selamat, dan tak tertantang untuk mengambil peluang dan resiko yang lebih besar , masih mendingan memang,tapi tentu bukan itu pilihan pahlawn sejati!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;o&gt;TIPE CLIMBERS :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;inilah para pendaki abadi. pahlawan hakiki. para pejuang yang siap mengambil apapun resiko yang ditemui. baginya hidup adalah sebuah arena mengambil tantangan menjadi peluang, mengubah hambatan menjadi kesuksesan, mengubah kesulitan menjadi kemungkinan-kemungkinan, mengambil resiko dengan sepenuh konsekusensi dan keberanian inilah yang mesti kita contoh. "Dan berapa banyaknya nabi yang berperang bersamasama mereka sejumlah besar pengikut yang bertakwa. mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak pula menyerah ( kepada musuh ). Allah menyukai orang-orang yang sabar".(ali-imron:146)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berpikirn bertindakn bekerja dgn aneka variasi untuk meraih sukses dan menyebarluaskan kebahagiaan buat orang lain. kebahagiaannya adalah ketika mampu membuka jalan bagi generasi berikutnya. memecahkan masalah yang ada di tengah masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Qul Huwa Allahu Ahad. Allahu ash-shomad "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kekuatan ada dalam diri KITA!!!!!!!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-6387365646873658420?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/6387365646873658420/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=6387365646873658420&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/6387365646873658420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/6387365646873658420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/06/momentum-prestasi.html' title='momentum = prestasi'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TCQNQLYg7KI/AAAAAAAAAHE/m8RYg1RU4o0/s72-c/hidupppppp.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-7239550203776115171</id><published>2010-06-21T01:38:00.000-07:00</published><updated>2010-06-21T01:40:59.808-07:00</updated><title type='text'>Lantunan kalam Ilahi seorang suami/istri, Cinta dua hati pasangan sejati ..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TB8lhgqJdiI/AAAAAAAAAG8/MPYKJm_NiVE/s1600/cinta+qur+an.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TB8lhgqJdiI/AAAAAAAAAG8/MPYKJm_NiVE/s200/cinta+qur+an.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5485144128793179682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantunan kalam Ilahi seorang suami&lt;br /&gt;Lantunan kalam Ilahi seorang istri&lt;br /&gt;Menjadi penyejuk hati&lt;br /&gt;Membuat hidup berarti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantunan kalam Ilahi seorang suami&lt;br /&gt;Lantunan kalam Ilahi seorang istri&lt;br /&gt;Menjadi penguat perjalanan duniawi&lt;br /&gt;Membuat hidup mengingat mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantunan kalam Ilahi seorang suami&lt;br /&gt;Lantunan kalam Ilahi seorang istri&lt;br /&gt;Cinta dua hati pasangan sejati&lt;br /&gt;Pengikat hati dari Sang Pemilik Langit dan Bumi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-7239550203776115171?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/7239550203776115171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=7239550203776115171&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/7239550203776115171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/7239550203776115171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/06/lantunan-kalam-ilahi-seorang-suamiistri.html' title='Lantunan kalam Ilahi seorang suami/istri, Cinta dua hati pasangan sejati ..'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TB8lhgqJdiI/AAAAAAAAAG8/MPYKJm_NiVE/s72-c/cinta+qur+an.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-2831855052769632617</id><published>2010-06-16T08:30:00.000-07:00</published><updated>2010-06-16T08:33:11.969-07:00</updated><title type='text'>Perkenankanlah Aku MencintaiMu Semampuku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TBjurFcyucI/AAAAAAAAAG0/mwPCBfS0UZc/s1600/ridho+allah.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 165px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TBjurFcyucI/AAAAAAAAAG0/mwPCBfS0UZc/s200/ridho+allah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483394970288306626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilaahi, aku tak sanggup mencintaiMu dengan khusyuknya shalat salah seorang shahabat NabiMu hingga tiada terasa anak panah musuh terhunjam di kakinya. Karena itu Ya Allah, perkenankanlah aku tertatih menggapai cintaMu, dalam shalat yang coba kudirikan terbata-bata, meski ingatan kadang melayang ke berbagai permasalahan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robbii, aku tak dapat beribadah ala para sufi dan rahib, yang membaktikan seluruh malamnya untuk bercinta denganMu. Maka izinkanlah aku untuk mencintaimu dalam satu-dua rekaat lailku. Dalam satu dua sunnah nafilahMu. Dalam desah napas kepasrahan tidurku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa, Maha Rahmaan,&lt;br /&gt;Aku tak sanggup mencintaiMu bagai para al hafidz dan hafidzah, yang menuntaskan kalamMu dalam satu putaran malam. Perkenankanlah aku mencintaiMu, melalui selembar dua lembar tilawah harianku. Lewat lantunan seayat dua ayat hafalanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa Rahiim&lt;br /&gt;Aku tak sanggup mencintaiMu semisal Sumayyah, yang mempersembahkan jiwa demi tegaknya DienMu. Seandai para syuhada, yang menjual dirinya dalam jihadnya bagiMu. Maka perkenankanlah aku mencintaiMu dengan mempersembahkan sedikit bakti dan pengorbanan untuk dakwahMu. Maka izinkanlah aku mencintaiMu dengan sedikit pengajaran bagi tumbuhnya generasi baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu Kariim, aku tak sanggup mencintaiMu di atas segalanya, bagai Ibrahim yang rela tinggalkan putra dan zaujahnya, dan patuh mengorbankan pemuda biji matanya. Maka izinkanlah aku mencintaiMu di dalam segalanya. Izinkan aku mencintaiMu dengan mencintai keluargaku, dengan mencintai sahabat-sahabatku, dengan mencintai manusia dan alam semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allaahu Rahmaanurrahiim, Ilaahi Rabbii&lt;br /&gt;Perkenankanlah aku mencintaiMu semampuku. Agar cinta itu mengalun dalam jiwa. Agar cinta ini mengalir di sepanjang nadiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku,&lt;br /&gt;Aku masih ingat, saat pertama dulu aku belajar mencintaiMu…&lt;br /&gt;Lembar demi lembar kitab kupelajari…&lt;br /&gt;Untai demi untai kata para ustadz kuresapi…&lt;br /&gt;Tentang cinta para nabi&lt;br /&gt;Tentang kasih para sahabat&lt;br /&gt;Tentang mahabbah para sufi&lt;br /&gt;Tentang kerinduan para syuhada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kutanam di jiwa dalam-dalam&lt;br /&gt;Kutumbuhkan dalam mimpi-mimpi dan idealisme yang mengawang di awan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Rabbii,&lt;br /&gt;Berbilang detik, menit, jam, hari, pekan, bulan dan kemudian tahun berlalu…&lt;br /&gt;Aku berusaha mencintaiMu dengan cinta yang paling utama, tapi…&lt;br /&gt;Aku masih juga tak menemukan cinta tertinggi untukMu…&lt;br /&gt;Aku makin merasakan gelisahku membadai…&lt;br /&gt;Dalam cita yang mengawang&lt;br /&gt;Sedang kakiku mengambang, tiada menjejak bumi…&lt;br /&gt;Hingga aku terhempas dalam jurang&lt;br /&gt;Dan kegelapan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Ilahi,&lt;br /&gt;Kemudian berbilang detik, menit, jam, hari, pekan, bulan dan tahun berlalu…&lt;br /&gt;Aku mencoba merangkak, menggapai permukaan bumi dan menegakkan jiwaku kembali&lt;br /&gt;Menatap, memohon dan menghibaMu:&lt;br /&gt;Allahu Rahiim, Ilaahi Rabbii,&lt;br /&gt;Perkenankanlah aku mencintaiMu,&lt;br /&gt;Semampuku&lt;br /&gt;Allahu Rahmaan, Ilaahi Rabii&lt;br /&gt;Perkenankanlah aku mencintaiMu&lt;br /&gt;Sebisaku&lt;br /&gt;Dengan segala kelemahanku &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= ngutip dari adikku tercinta..."nabylah hayatina"&lt;br /&gt;wafaqakillah ukhtiyya......&lt;br /&gt;musytaq biiik..............^_^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-2831855052769632617?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/2831855052769632617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=2831855052769632617&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/2831855052769632617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/2831855052769632617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/06/perkenankanlah-aku-mencintaimu.html' title='Perkenankanlah Aku MencintaiMu Semampuku'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TBjurFcyucI/AAAAAAAAAG0/mwPCBfS0UZc/s72-c/ridho+allah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-4668292645518391887</id><published>2010-06-15T18:10:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T18:13:17.205-07:00</updated><title type='text'>Surat Adam untuk Hawa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TBglEH49O3I/AAAAAAAAAGs/7OW00Jd0YQw/s1600/muslimah.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 128px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TBglEH49O3I/AAAAAAAAAGs/7OW00Jd0YQw/s200/muslimah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483173299091225458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan nama Allah swt Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang………..&lt;br /&gt;Didoakan semoga kalian berada dibawah lembayung rahmat dan keredhaan Allah swt….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hawa....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan aku jika coretan ini bisa menggores hatimu. Meskipun kutahu,jiwamu selembut sutera dan bisa hancur lantaran kata-kata yang bakal ku ungkap ini, mengertilah duhai Hawa, karena kaulah pengobat kesunyian waktu aku di syurga dulu dan engkau juga asalnya dari tulang rusuk kiriku yang bengkok,lantas kerana bimbang hidupmu terlepas dari landasan yang sebenarnya,kugagahi jua diri ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hawa....&lt;br /&gt;Maha Suci Allah yang telah mentakdirkan kaummu melebihi bilanganku di akhir zaman ini. Itulah kebesaran dan KEAGUNGAN Allah swt dalAm urusan-Nya. Bayangkanlah Hawa...sekiranya kaumku melebihi kaummu, yang pasti dunia ini kan bercerai berai karena huru-hara dan diselimuti warna-warna suram lantaran kekejaman dan penindasan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hawa....&lt;br /&gt;Suka untukku mengajak dirimu agar berfikir sejenak tentang hakikat kekalutan yang melanda disaat ini. Tapi permintaanku,duhai Hawa...cobalah ! Renungkan juga yang sebenarnya dirimu kini sudah berubah...Tidakkah kau mengerti bahwa dirimu kini, kian berubah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakkah kau mengerti bahwa dirimu adalah umpama sekuntum bunga yang indah di pandangan mata namun bukan perhiasan semata-mata. Duri-duri yang melingkarimu itulah hijab yang digariskan oleh Allah swt sebagai pelindung sebagai aurat seorang yang bergelar wanita. Mengapa Hawa? Mengapa harus kau biarkan ia terlihat kepada kami,kaum ajnabimu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa hancurnya hatiku menyaksikan dirimu menjadi bahan yang dapat ddipermainkan. Dimana-mana saja,bisaku lihat dirimu mengayunkan langkah ,bukan sebaik dulu lagi. Langkahmu kian pantas. Apa sebenarnya yang engkau kejar?. Aku sendiri tak pasti! Terkadang, ku tak dapat membedakan antara dirimu dan teman-teman yang lain, bersama hayunan langkah itu, suaramu kian meninggi,diiringi gelak tawa yang cukup memedihkan mata dan hatiku ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedarkah kau Hawa.....?&lt;br /&gt;Haruskah aku terima hakikat yang kau kini sudah berubah?&lt;br /&gt;Semakin jauh dari landasan Tuhan yang pernah kuhimbau buatmu dahulu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hawa....&lt;br /&gt;Mengapa mesti dirimu kini jadi tontonan ramai? Perlukah kau hiasi dirimu untuk menarik perhatian sehingga yang seharusnya menutupi auratmu, kau miliki dari ciri-ciri yang dilarang dalam Islam? Sukar bagiku untuk melihat kembali keadaan yang mana sesederhana yang mungkin! Cukup untukku merasakan kehadiranmu disaat ini tidak lebih dari mempamerkan perhiasan diri yang kau punyai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fahamilah Hawa,usahlah menurut kerakusan nafsu menjelajahi sebutir peluru yang bisa hinggap di mana saja meninggalkan fitnah buat kaumku ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hawa....&lt;br /&gt;Betapa sakit dan pedihnya disaat kulihat auratmu menjala, di sekeliling pandangan. Aku tidak mau Hawa..Suatu hari nanti, di negeri yang abadi itu, memperlihatkan siksaan terhadapmu yang ku kira paling dahsyat, apa tidaknya.Seurat rambutmu yang keluar, ular menanti dimana-mana, sejengkal tanganmu kelihatan ...aduh!! Banyaknya siksaan menantimu!...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa begitu Hawa? Tidakkah kau ingat apa yang perlu kau jaga adalah maruahmu! Maruah seorang wanita yang tersandar di bahumu kelemahan dan kekurangan!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bagaimana seandainya kelakuan dan auratmu terpamer di mana-mana saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hawa...&lt;br /&gt;Tidakkah kau malu dengan pembohongan yang kau sembunyikan dalam dirimu sendiri?&lt;br /&gt;Di sini auratmu kau lindungi dibalik pakaianmu, atas dasar peraturan dan persekitaran kalian. Tetapi jauh nan diluar sana ,tersentak diriku tatkala dirimu telah jauh berbeda! Tudung ke mana,jilbab ke mana? Apatah lagi tingkah lakumu..! Dimana kau letakkan martabat seorang yang bergelar muslimah? Aku diselubungi rasa malu atas penghinaan ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hawa....&lt;br /&gt;Tutupilah auratmu, jagalah dirimu ,bertuturlah dengan suara yang lembut mampu kau kawal lantaran jika terlanjur, semuanya bisa membawa dosa padamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan kau memperlihatkan apa yang tersembunyi pada dirimu..tapi ingatlah ,cukuplah sekadar tapak tangan dan wajahmu yang dizahirkan ,namun bukan kakimu,rambutmu,dan jua tubuhmu.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah swt:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan katakanlah kepada wanita-wanita beriman,hendaklah mereka menahan dari pandangan mata mereka dan memelihara kemaluan mereka dan jangan menampakkan perhiasan mereka kecuali yang zahir daripadanya...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hawa....&lt;br /&gt;Mungkin ku harus menghentikan bicara pertama ini di sini dulu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai diizinkan Allah swt, kita bersua lagi dilain lembaran dan yang pasti aku tetap terus membimbingmu. Harapanku agar muncullah walaupun hanya secercah kesadaran dihatimu dan akan mendoakan moga Allah swt membuka hati kalian untuk mencetuskan perubahan....Akhir kata ,ketahuilah.............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“DUNIA INI MERUPAKAN PERHIASAN&lt;br /&gt;DAN SEBAIK-BAIK PERHIASAN ADALAH WANITA SOLEHAH”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-4668292645518391887?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/4668292645518391887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=4668292645518391887&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/4668292645518391887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/4668292645518391887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/06/surat-adam-untuk-hawa.html' title='Surat Adam untuk Hawa'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TBglEH49O3I/AAAAAAAAAGs/7OW00Jd0YQw/s72-c/muslimah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-8680067006494592610</id><published>2010-06-15T00:35:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T00:36:26.211-07:00</updated><title type='text'>Ya Habiib....salam alaika.....</title><content type='html'>Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, “Maafkanlah, ayahku sedang demam,” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.&lt;br /&gt;Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata&lt;br /&gt;sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”&lt;br /&gt;“Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,” tutur Fatimah lembut.&lt;br /&gt;Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan.&lt;br /&gt;Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.&lt;br /&gt;“Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut,” kata Rasulullah.&lt;br /&gt;Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.&lt;br /&gt;“Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?” Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah.&lt;br /&gt;“Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu, “ kata Jibril.&lt;br /&gt;Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. “Engkau tidak senang mendengar kabar ini?” Tanya Jibril lagi.&lt;br /&gt;“Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?” “Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: “Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya,”kata Jibril.&lt;br /&gt;Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.&lt;br /&gt;“Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.”Perlahan Rasulullah mengaduh.&lt;br /&gt;Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.&lt;br /&gt;“Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?” Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.&lt;br /&gt;“Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal,” kata Jibril.&lt;br /&gt;Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.&lt;br /&gt;“Ya Allah, sungguh dahsyat maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. “Badan Rasulullah mulai dingiin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. “Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanukum (peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu).”&lt;br /&gt;Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. “Ummatii, ummatii, ummatiii” (”Umatku, umatku, umatku”) Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu.&lt;br /&gt;Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim’alaihi. Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.&lt;br /&gt;Usah gelisah apabila dibenci manusia karena masih banyak yang menyayangi mu di dunia ini, tapi gelisahlah apabila dibenci Allah karena tiada lagi yang mengasihmu di akhirat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-8680067006494592610?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/8680067006494592610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=8680067006494592610&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/8680067006494592610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/8680067006494592610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/06/ya-habiibsalam-alaika.html' title='Ya Habiib....salam alaika.....'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-6774471539011024617</id><published>2010-06-14T16:35:00.000-07:00</published><updated>2010-06-14T16:38:06.240-07:00</updated><title type='text'>أي هذا الوداع</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TBa9S0e7OuI/AAAAAAAAAGk/an8SPCpfjOc/s1600/haflah+13.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TBa9S0e7OuI/AAAAAAAAAGk/an8SPCpfjOc/s200/haflah+13.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5482777727393807074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أحبس الأمنيات في كف قلبي ان أري للوداع كفاتلوح&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أكتم النار بابتسام ودموعي بسر حمر تبوح&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أي هذا الوداع فيم عجلت تأمد الأميات وهي فطام&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لم يكد يشرق فجري حتي جئتنا بالنوي وجاء الظلام&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لهف قلبي الكليم كيف الجواب من السؤال الضلوع......أين الصحاب&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ساكنوا الروح أشعلوها حنينا حينما أطفأوا اللقاء ووابوا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;من معاني الوفاء دفع شذاه رشف القلب حبهم وسماهم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فاعذروا العين حين فاضت لأني خفت بعد الوداع ألا أراهم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تذكروا الذكريات...............فينا نزيفا من ربيع مضي أمسي خريفا&lt;br /&gt;وادعوا والطريق لفت خطاهم وشموش الاخاء ولت كسوفا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ku pendam citaku dalam genggaman lubuk hatiku,bilaman ku lihat pada perpisahan ini kau lambaikn tanganmu...&lt;br /&gt;ku simpan panasnya bara api kesedihan dgn senyum,meski tetesan air mataku berderai..&lt;br /&gt;ooh....perpisahan ini..begitu cepatkah engkau tiba??&lt;br /&gt;belum lagi fajar memancarkan sinarnya, perpisahan datang bagai gelapnya malam........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kesedihan hati ini seolah bicara...apa jawaban " dimana teman2??"&lt;br /&gt;penghuni2 jiwa menyulut kerinduan manakal mereka padamkan perjumpaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diantara makna pertemuan adalah menghilangkan kebingungan antara kita, hatipun menuai....&lt;br /&gt;ketika mata tak mampu menahan derai tangis karna rasa takut.....seolah kami takkan lagi melihat mereka....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ingakah kenangan2indah kita bersama??di musim semi lalu....kemudian berganti musim gugur...&lt;br /&gt;kubiarkan ...jalan mengusung langkah mereka....&lt;br /&gt;asal persaudaraan ini kan abadi....hingga ke syurgaNya........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*di atas puncak bukit kerinduan....&lt;br /&gt;mengingat2 sejuta kenangan..........&lt;br /&gt;bersama kawan2.........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*inget .. hari2 terakhir di kelas sama ust maksudi???&lt;br /&gt;kangeeeeen bgttt kawan.........&lt;br /&gt;baru sehari memulai hidup jadi alumni......udah kangeeenn&lt;br /&gt;_dengan derai air mata_tebet-jakarta 22:02&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-6774471539011024617?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/6774471539011024617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=6774471539011024617&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/6774471539011024617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/6774471539011024617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/06/blog-post.html' title='أي هذا الوداع'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TBa9S0e7OuI/AAAAAAAAAGk/an8SPCpfjOc/s72-c/haflah+13.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-7745551901263749990</id><published>2010-05-29T17:49:00.000-07:00</published><updated>2010-05-29T18:01:22.048-07:00</updated><title type='text'>puisi cinta pak habibie untuk bu ainun</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TAG402HOSvI/AAAAAAAAAGc/5Z4N5l-awgs/s1600/cintaa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 140px; height: 119px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TAG402HOSvI/AAAAAAAAAGc/5Z4N5l-awgs/s200/cintaa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5476861839877753586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman2 Ini puisi yg dibuat pak Habibie ketika istrinya meninggal,,hmm,.menurutku maknanya dalem banget,bisa buat kita berfikir lebih banyak lagi tentang makna kehidupan dan cinta yang hakiki.&lt;br /&gt;Ni puisinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,&lt;br /&gt;dan kematian adalah sesuatu yang pasti,&lt;br /&gt;dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.&lt;br /&gt;Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,&lt;br /&gt;pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada, aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.&lt;br /&gt;Selamat jalan,&lt;br /&gt;Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,&lt;br /&gt;kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat jalan sayang,&lt;br /&gt;cahaya mataku, penyejuk jiwaku,&lt;br /&gt;selamat jalan,&lt;br /&gt;calon bidadari surgaku ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;subhanallah.....&lt;br /&gt;inilah cinta yg menjadikan seseorang lebih mencintai Allah.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keluarga sakinah mawaddah wa rahmah....^_^&lt;br /&gt;aku iri pak...bu...smoga nanti keluarga kecilku nanti bsa seperti anda berdua....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-7745551901263749990?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/7745551901263749990/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=7745551901263749990&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/7745551901263749990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/7745551901263749990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/05/puisi-cinta-pak-habibie-untuk-bu-ainun.html' title='puisi cinta pak habibie untuk bu ainun'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/TAG402HOSvI/AAAAAAAAAGc/5Z4N5l-awgs/s72-c/cintaa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-27890248638982948</id><published>2010-05-26T17:23:00.000-07:00</published><updated>2010-05-26T17:27:53.613-07:00</updated><title type='text'>sang murabbi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S_28WP6AmoI/AAAAAAAAAGU/f4IgIR1_hH4/s1600/sang+murabbi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S_28WP6AmoI/AAAAAAAAAGU/f4IgIR1_hH4/s200/sang+murabbi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5475739812365376130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ribuan langkah kau tapaki&lt;br /&gt;plosok negri kau sambangi&lt;br /&gt;tanpa kenal lelah jemu&lt;br /&gt;sampaikan firman Tuhan mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terik matahari...tak surutkan langkah mu&lt;br /&gt;deru hujan badai...tak lunturkan azzam mu&lt;br /&gt;raga kan terluka....tak jerikan nyali mu&lt;br /&gt;fatamorgana dunia...tak silaukan pandang mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua makhluk bertasbih panjatkan ampun bagimu&lt;br /&gt;semua makhluk berdoa limpahkan rahmat atasmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ilmu pewaris nabi&lt;br /&gt;duka fana tak berarti&lt;br /&gt;syurga kekal nan abadi&lt;br /&gt;balasan ikhlas di hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cerah hati kami&lt;br /&gt;kau semai nilailah suci...&lt;br /&gt;tegak panji Ilahi&lt;br /&gt;bangkit generasi Rabbani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(salam rindu dan cinta untuk semua murabbi di bumi Allah ini..semoga Allah selalu merahmati...)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-27890248638982948?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/27890248638982948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=27890248638982948&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/27890248638982948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/27890248638982948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/05/sang-murabbi.html' title='sang murabbi'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S_28WP6AmoI/AAAAAAAAAGU/f4IgIR1_hH4/s72-c/sang+murabbi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-9044145729216969216</id><published>2010-05-16T20:57:00.000-07:00</published><updated>2010-05-16T21:05:02.726-07:00</updated><title type='text'>islam..the best choice...</title><content type='html'>Ilmuwan Barat Berbicara Tentang Islam &lt;br /&gt;Alam Islami&lt;br /&gt;Oleh: Tim dakwatuna.com &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S_C_2D3irZI/AAAAAAAAAGM/KqzIPUQPb_8/s1600/islaam.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 113px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S_C_2D3irZI/AAAAAAAAAGM/KqzIPUQPb_8/s200/islaam.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472084482727259538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dakwatuna.com - Seorang ilmuwan dari Italia Kenneth Edward George berkata,&lt;br /&gt;“Saya sudah mengkaji dengan sangat teliti agama-agama terdulu dan agama modern dewasa ini. Kesimpulannya adalah bahwa Islam agama langit yang yang benar. Kitab Suci ini mencakup kebutuhan materi dan immateri bagi manusia. Agama ini membentuk akhlak yang baik dan menjaga rohani agar tetap sehat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor Inggris Mountaghmiri Watts berkata,&lt;br /&gt;“Apa yang dipaparkan Al Qur’an tentang realitas dan fenomena alam yang sempurna menurut saya adalah di antara kelebihan dan keistimewaan Kitab ini. Yang jelas semua temuan dan ilmu pengatahuan yang didokumentasikan dewasa ini, tidak mampu menandingi Al Qur’an.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarawan Italia, Brands Johny Burkz mengatakan,&lt;br /&gt;“Kesejahteraan dan kepemimpinan menjauh dari umat Islam dikarenakan mereka tidak mau mengikuti petunjuk Al Qur’an dan mengamalkan hukum dan undang-undang-nya. Padahal sebelumnya sejarah telah mencatat bahwa generasi awal Islam meraih kejayaan, kemenangan, dan kebesaran. Mmusuh-musuh Islam tau rahasia ini, sehingga mereka menyerang dari sisi ini. Ya, kondisi kehidupan umat Islam sekarang ini suram, karena tidak pedulinya umat ini terhadap Kitabnya, bukan karena ada kekurangan dalam Al Qur’an atau Islam secara umum. Yang obyektif adalah tidak benar menganggat sisi negatif dengan menghakimi ajaran Islam yang suci.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peneliti Prancis Gul Labum menyeru orang Eropa,&lt;br /&gt;“Wahai manusia, kajilah Al Qur’an secara mendalam, sampai kalian menemukan hakekat kebenarannya, karena setiap ilmu pengetahuan dan seni-budaya yang pernah dicapai oleh bangsa Arab, pondasinya adalah Al Qur’an. Hendaknya setiap penduduk dunia, dari beragam warna dan bahasa mau melihat secara obyektif kondisi dunia zaman awal. Mengkaji lembaran-lembaran ilmu pengetahuan dan penemuan sebelum Islam. Maka kalian akan tahu bahwa ilmu pengetahuan dan penemuan tidak pernah sampai pada penduduk bumi kecuali setelah ditemukan dan disebarluaskan oleh kaum muslimin yang mereka eksplorasi dari Al Qur’an. Ia laksana lautan pengetahuan yang mengalir di jutaan anak sungai. Al Qur’an tetap hidup, dan setiap orang mampu meneguk sejuknya sesuai dengan kesungguhan dan kemampuannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli filsafat dari Prancis, Pranco Mari Pulter, menjelaskan perbedaan antara Injil dan Al Qur’an,&lt;br /&gt;”Kami yakin, jika disodorkan Al Qur’an dan Injil kepada seseorang yang tidak beragama, pasti orang tersebut akan memilih yang pertama, karena Al Qur’an mengetengahkan pemikiran yang cocok dengan akal sehat. Boleh jadi tidak ada undang-undang yang lebih detail tentang masalah perceraian, kecuali undang-undang dan hukum yang telah di gariskan Al Qur’an tentang masalah ini.”&lt;br /&gt;Seorang ilmuwan dari Inggris Fard Ghayum, Guru Besar Universitas London mengatakan,&lt;br /&gt;”Al Qur’an adalah kitab mendunia yang memiliki keistimewaan sastra yang tinggi, yang terjemahnya saja tidak bisa mewakili tingginya sastra aslinya. Karena lagunya berirama khusus, keindahannya mengagumkan, dan pengaruhnya yang luar bisa terhadap yang mendengarkan. Banyak kaum nashrani Arab yang terpengaruh gaya bahasa dan sastranya. Begitu juga kaum orientalis, banyak di antara mereka yang menerima Al Qur’an. Ketika dibacakan Al Qur’an, kami orang-orang Nashrani terpengaruh, laksana sihir yang menembus jiwa kami, kami merasakan ungakapnnya yang indah, hukumnya yang orisinil. Keistimewaan seperti ini yang menjadikan seseorang merasa terpuaskan, dan bahwa Al Qur’an tidak mungkin ada yang mampu menandinginya.”&lt;br /&gt;Knett Grigh, Guru Besar Universitas Cambridge memberi kesaksian,&lt;br /&gt;”Tidak akan mampu seseorang sepanjang empat belas abad yang lalu, sejak diturunkannya Al Qu’ran sampai sekarang ini, yang mampu membuat seperti ayat Al Qur’an, satu ayat sekalipun. Karena Al Qur’an bukan kitab yang dikhususkan untuk zaman tertentu, bahkan Al Qur’an ini alami yang akan terus berlangusng sepanjang zaman. Meskipun dunia dan kehidupan ini berubah, namun setiap manusia memungkinkan menjadikan al Qur’an sebagai pedoman hidupnya. Mengapa Al qur’an lebih unggul dan menjadi pedoman hidup manusia sepanjang masa? Karena Al qur’an mencakup hal-hal yang kecil maupun urusan yang besar. Tidak ada sesuatu yang tidak diatur oleh Al qur’an. Saya yakin, bahwa Al Qur’an mampu mempengaruhi orang Barat, dengan syarat, Al Qur’an dibacakan dengan bahasa aslinya, karena terjemahnya tidak mampu memberi pengaruh kejiwaan dan rohani, berbeda dengan bacaan aslinya yang menggetarkan jiwa, meluluhkan qalbu.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~~~~~~Al-islaamu ya'luu wa laa yu'laa 'alaih...~~~~~~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kuntum khairaa umaah ..ukhrijat linnas......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-9044145729216969216?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/9044145729216969216/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=9044145729216969216&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/9044145729216969216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/9044145729216969216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/05/islamthe-best-choice.html' title='islam..the best choice...'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S_C_2D3irZI/AAAAAAAAAGM/KqzIPUQPb_8/s72-c/islaam.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-269258806210059534</id><published>2010-05-16T20:43:00.000-07:00</published><updated>2010-05-16T20:57:09.194-07:00</updated><title type='text'>Rajabku telah datang....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S_C-Wo8NvKI/AAAAAAAAAGE/0NS0elyGJCY/s1600/ucing.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 124px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S_C-Wo8NvKI/AAAAAAAAAGE/0NS0elyGJCY/s200/ucing.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472082843411528866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Rajab adalah salah satu dari Empat Bulan Haram atau yang dimuliakan Allah swt. (Bulan Dzulkaidah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab). Allah swt berfirman:&lt;br /&gt;“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan Ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” At Taubah: 36&lt;br /&gt;Fenomena pergantian bulan di mata muslim adalah salah satu sarana untuk mengingat kekuasaan Allah swt dan dalam rangka untuk mengambil ibrah dalam kehidupan juga sebagai sarana ibadah.&lt;br /&gt;Karena itu, pergantian bulan dalam bulan-bulan Hijrah kita disunnahkan untuk berdo’a, terutama ketika melihat hilal atau bulan pada malam harinya. Do’a yang diajarkan oleh Baginda Rasulullah saw. adalah:&lt;br /&gt;اللَّهُمَّ أَهْلِلْهُ عَلَيْنَا بِاْلأَمْنِ وَاْلإِيْمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَاْلإِسْلاَم رَبِّيْ وَرَبُّكَ اللهُ هِلاَلَ رُشْدٍ وَخَيْرٍ&lt;br /&gt;“Ya Allah, Jadikanlah bulan ini kepada kami dalam kondisi aman dan hati kami penuh dengan keimanan, dan jadikanlah pula bulan ini kepada kami dengan kondisi selamat dan hati kami penuh dengan keislaman. Rabb ku dan Rabb mu Allah. Bulan petunjuk dan bulan kebaikan.” (HR. Turmudzi)&lt;br /&gt;Shaum di Bulan Rajab&lt;br /&gt;Shaum dalam bulan Rajab, sebagaimana dalam bulan-bulan mulia lainnya hukumnya sunnah.&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Mujibah al-Bahiliyah, Rasulullah aw. Bersabda:&lt;br /&gt;“Puasalah pada bulan-bulan haram (mulya).” Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Imam Ahmad.&lt;br /&gt;Rasulullah saw. juga bersabda:&lt;br /&gt;“Kerjakanlah ibadah apa yang engkau mampu, sesungguhnya Allah tidak pernah bosan hingga kalian bosan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Hajar, dalam kitabnya “Tabyinun Ujb”, menegaskan bahwa tidak ada hadits, baik sahih, hasan, maupun dha’if yang menerangkan keutamaan puasa di bulan Rajab.&lt;br /&gt;Bahkan beliau meriwayatkan tindakan Sahabat Umar yang melarang mengkhususkan bulan Rajab dengan berpuasa.&lt;br /&gt;Ditulis oleh Imam Asy Syaukani dalam Kitabnya, Nailul Authar, menerangkan bahwa Ibnu Subki meriwayatkan dari Muhamad bin Manshur As Sam’ani yang mengatakan bahwa tidak ada hadis yang kuat yang menunjukkan kesunahan puasa Rajab secara khusus.&lt;br /&gt;Disebutkan juga bahwa Ibnu Umar memakruhkan puasa Rajab, sebagaimana Abu Bakar al-Tarthusi yang mengatakan bahwa puasa Rajab adalah makruh, karena tidak ada dalil yang kuat.&lt;br /&gt;Namun demikian, sesuai pendapat Imam Asy Syaukani, bila semua hadits yang secara khusus menunjukkan keutamaan bulan Rajab dan disunahkan puasa di dalamnya kurang kuat untuk dijadikan landasan, maka hadits-hadits yang umum, seperti yang disebut di atas, itu cukup menjadi hujah atau landasan.&lt;br /&gt;Di samping itu, karena juga tak ada dalil yang kuat yang memakruhkan puasa di bulan Rajab.&lt;br /&gt;Do’a Bulan Rajab&lt;br /&gt;Bulan Rajab merupakan starting awal untuk menghadapi Bulan Suci Ramadhan. Subhanallah, Rasulullah saw. menyiapkan diri untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan selama dua bulan berturut sebelumnya, yaitu bulan Rajab dan bulan Sya’ban. Dengan berdoa dan memperbanyak amal shalih.&lt;br /&gt;Do’a keberkahan di bulan Rajab. Bila memasuki bulan Rajab, Nabi saw. mengucapkan, “Allaahumma Baarik Lana Fii Rajaba Wa Sya’baana, Wa Ballighna Ramadhaana. “Ya Allah, berilah keberkahan pada kami di dalam bulan Rajab dan Sya’ban serta sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan.”&lt;br /&gt;Hadits di atas disebutkan dalam banyak keterangan, seperti dikeluarkan oleh Abdullah bin Ahmad di dalam kitab Zawaa’id al-Musnad (2346). Al-Bazzar di dalam Musnadnya -sebagaimana disebutkan dalam kitab Kasyf al-Astaar- (616). Ibnu As-Sunny di dalam ‘Amal al-Yawm Wa al-Lailah (658). Ath-Thabarany di dalam (al-Mu’jam) al-Awsath (3939). Kitab ad-Du’a’ (911). Abu Nu’aim di dalam al-Hilyah (VI:269). Al-Baihaqy di dalam Syu’ab (al-Iman) (3534). Kitab Fadhaa’il al-Awqaat (14). Al-Khathib al-Baghdady di dalam al-Muwadhdhih (II:473).&lt;br /&gt;Memperbanyak amal shaleh, seperti shaum sunnah, terutama di bulan Sya’ban. Diriwayat oleh Imam al-Nasa’i dan Abu Dawud, disahihkan oleh Ibnu Huzaimah. Usamah berkata pada Nabi saw.&lt;br /&gt;“Wahai Rasulullah, saya tidak melihat Rasul melakukan puasa (sunnah) sebanyak yang Engkau lakukan dalam bulan Sya’ban.’ Rasul menjawab: ‘Bulan Sya’ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadhan yang dilupakan oleh kebanyakan orang. Di bulan itu perbuatan dan amal baik diangkat ke Tuhan semesta alam, maka aku ingin ketika amalku diangkat, aku dalam keadaan puasa.” Allahu a’lam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-269258806210059534?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/269258806210059534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=269258806210059534&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/269258806210059534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/269258806210059534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/05/rajabku-telah-datang.html' title='Rajabku telah datang....'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S_C-Wo8NvKI/AAAAAAAAAGE/0NS0elyGJCY/s72-c/ucing.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-2506352815962843164</id><published>2010-04-28T20:36:00.000-07:00</published><updated>2010-04-28T20:39:54.735-07:00</updated><title type='text'>الصلاة</title><content type='html'>ان منح حياتك للمسيح تعد خطوة ايمان يمكنك القيام بها عن طريق الصلاة&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الصلاة هي ببساطة التحدث مع الله فهو يعرفك وما يهمه هو سلوك قلبك وصداقتك. نقترح عليك أن تصلي هذه الصلاة:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ربي وإلهي .. أعترف أمامك بأنني خاطئ وغير قادر أن أخلص نفسي وأطهرها – لذلك أنا أفتح لك باب قلبي. أدخل إليه، اغفر خطاياي وتربع على عرش حياتي، فأنا أقبل هبة الغفران والخلاص المجانية، وأقبل المسيح كمخلص شخصي وسيّدٍ على حياتي. آمين"&lt;br /&gt;هل إرادة قلبك هي أن تصلي هذه الصلاة؟ أو هل تعبر هذه الصلاة عن رغبة قلبك  ؟&lt;br /&gt;إذا كان جوابك هو نعم فصلي هذه الصلاة الآن&lt;br /&gt;وسوف يدخل يسوع لحياتك&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-2506352815962843164?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='' href='http://marifatallah.com' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/2506352815962843164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=2506352815962843164&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/2506352815962843164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/2506352815962843164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2010/04/blog-post.html' title='الصلاة'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-3678903884320775047</id><published>2009-11-29T04:32:00.000-08:00</published><updated>2009-11-29T04:34:29.228-08:00</updated><title type='text'>Resep makanan neeh</title><content type='html'>lagi pengen ngumpulin resep2 makanan....udah gede harus bisa masak atuwh...&lt;br /&gt;bekal buat nikah.......walaupun masih jauh tapi harus dari sekarang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hehehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resep Kue - Pie Kurma       &lt;br /&gt;Resep Kue - Resep Kue &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuesday, 01 September 2009 &lt;br /&gt;Bahan pie :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• 50 gr gula pasir, haluskan&lt;br /&gt;• 125 gr Margarine&lt;br /&gt;• 250 gr Tepung Terigu&lt;br /&gt;• 1 butir Kuning Telur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan cake :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• 80 gr Gula Pasir&lt;br /&gt;• 75 gr Mentega Kocok&lt;br /&gt;• 60 gr Tepung Terigu&lt;br /&gt;• 15 gr Susu Bubuk&lt;br /&gt;• 8 Butir Kuning Telur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topping :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Butter Cream siap pakai&lt;br /&gt;• Kurma, Belah dua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kulit : Kocok Gula pasir dan margarin hingga lembut, masukkan kuning telur kemudian kocok rata. Setelah itu tambahkan terigu dan aduk rata&lt;br /&gt;• Masukkan adonan dalam cetakan pie beroles margarin, tusuk tusuk dasarnya dengan garpu&lt;br /&gt;• Cake : Kocok gula pasir dankuning telur hingga mengembang, masukkan terigu dan susu bubuk, aduk rata. Masukkan dan kocok mentega kemudian aduk rata.&lt;br /&gt;• Tuang adonan cake diatas kulit pie , panggang dalam oven 170 C hingga matang. &lt;br /&gt;• Angkat&lt;br /&gt;• Tambahkan butetr cream, tempelkan kurma, hias sesuai dengans elera. Sajikan.&lt;br /&gt;Resep Masakan Indonesia - Ayam Bumbu Rujak       &lt;br /&gt;Resep Masakan - Resep Masakan Indonesia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wednesday, 15 July 2009 &lt;br /&gt;Ayam Bumbu Rujak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• 1 ekor ayam sedang&lt;br /&gt;• 1 gelas santan kental&lt;br /&gt;• 2 lembar daun salam&lt;br /&gt;• 2 lembar daun jeruk purut&lt;br /&gt;• 1 batang serai yang dimemarkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumbu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• 5 buah cabe merah&lt;br /&gt;• 2 siung bawang putih&lt;br /&gt;• 4 buah kemiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara memasak :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Ayam dibersihkan, cuci kemudian poting menjadi 4 bagian&lt;br /&gt;• Bumbu dihaluskan kecuali serai, daun salam dan dun jeruk purut. Tumis hingga harum&lt;br /&gt;• Masukkan ayam dan santan kental sambil diaduk rata&lt;br /&gt;• Masak terus sampai matang kemudian dipanggang hingga kering &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resep Masakan Indonesia - Udang Goreng Saus Tiram       &lt;br /&gt;Resep Masakan - Resep Masakan Indonesia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Friday, 25 May 2007 &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;dannies25@aol.com &lt;br /&gt;Bahan :&lt;br /&gt;500 gr udang ukuran besar, kupas, sisakan ekornya, belah punggungnya &lt;br /&gt;1/2 sdt oregano kering &lt;br /&gt;1/2 sdt merica bubuk &lt;br /&gt;1 sdm air jeruk nipis &lt;br /&gt;1/2 sdt garam halus &lt;br /&gt;1 butir telur ayam, dikocok &lt;br /&gt;50 gr tepung maizena &lt;br /&gt;2 sdm mentega &lt;br /&gt;50 gr bawang bombay, iris tipis &lt;br /&gt;2 siung bawang putih, cincang halus &lt;br /&gt;3 buah cabe merah, buang bijinya, iris menyerong 1 cm &lt;br /&gt;125 gr biji jagung manis kalengan &lt;br /&gt;1 sdm saus tiram &lt;br /&gt;1/2 sdt merica bubuk &lt;br /&gt;1/2 sdt garam halus &lt;br /&gt;15 helai daun kucai, potong 2 cm&lt;br /&gt;Cara membuat : &lt;br /&gt;Rendam udang bersama oregano, merica, air jeruk nipis, dan garam. Diamkan selama 30 menit. Tiriskan. &lt;br /&gt;Celupkan dalam telur kocok, angkat, gulingkan dalam tepung maizena hingga rata. &lt;br /&gt;Goreng udang dalam minyak panas hingga kekuningan. Angkat dan tiriskan. &lt;br /&gt;Panaskan mentega, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga layu. &lt;br /&gt;Masukkan cabe dan jagung manis. Aduk hingga cabe layu. Lalu masukkan udang goreng, aduk rata. &lt;br /&gt;Tambahkan saus tiram, merica, dan garam. Aduk hingga sayuran matang. &lt;br /&gt;Masukkan kucai, aduk dan angkat. Sajikan panas-panas. &lt;br /&gt;Resep Masakan Indonesia - Soto Kudus       &lt;br /&gt;Resep Masakan - Resep Masakan Indonesia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wednesday, 20 June 2007 &lt;br /&gt;Bahan-bahan : &lt;br /&gt;1 ekor ayam kampung, potong 4 bagian &lt;br /&gt;3 butir telur rebus potong serasi &lt;br /&gt;100 gr tauge diseduh &lt;br /&gt;2 sdm sledri dirajang halus &lt;br /&gt;2 sdm bawang putih dirajang dan digoreng &lt;br /&gt;75 ml kecap manis &lt;br /&gt;2 buah jeruk nipis diambil airnya &lt;br /&gt;2 batang serai &lt;br /&gt;1 1/2 sdt garam &lt;br /&gt;1 sdt gula &lt;br /&gt;1 1/2 liter air &lt;br /&gt;Minyak goreng dan nasi putih secukupnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumbu yang dihaluskan : &lt;br /&gt;6 buah bawang putih &lt;br /&gt;6 siung bawang merah &lt;br /&gt;1 sdm ketumbar &lt;br /&gt;1/2 sdt Jintan &lt;br /&gt;6 butir kemiri &lt;br /&gt;3 cm jahe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;Panaskan air kemudian rebus ayam dengan api kecil hingga kaldu harum dan ayam matang. &lt;br /&gt;Panaskan minyak goreng, tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum dan matang beserta serai, masukkan ke dalam rebusan ayam, garam, gula dan bawang putih goreng. &lt;br /&gt;Teruskan memasak hingga bumbu meresap ke dalam ayam, angkat ayam dan suwiri. &lt;br /&gt;Letakkan nasi ke dalam mangkok, masukkan tauge, telur, sledri, suwiran ayam, air jeruk dan sedikit kecap manis, tuangkan kuah sotonya, siap hidangkan.&lt;br /&gt;Es Krim - Es Krim Kelapa Muda       &lt;br /&gt;Resep Minuman - Resep Es Krim &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuesday, 22 May 2007 &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sumber: ibu ibu DI &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan - bahan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100 ml air kelapa muda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;700 ml susu segar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pewarna merah muda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 kuning telur ayam, kocok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;200 g daging kelapa muda, keruk halus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100 ml krim kental&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Campur air kelapa dan susu. Aduk rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beri beberapa tetes pewarna merah muda, aduk rata. Jerangkan di atas api kecil sambil aduk hingga panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuangi larutan maizena, aduk hingga kental dan mendidih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambil sedikit adonan, aduk dengan kuning telur. Tuangkan kembali ke dalam adonan. Masak hingga mendidih. Angkat, aduk-aduk hingga uapnya hilang dan menjadi hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahkan kelapa muda dan krim aduk rata. Tuangkan ke dalam wadah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simpan dalam freezer hingga setengah beku. Keluarkan, aduk rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simpan kembali dalam freezer hingga beku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sendoki dalam gelas-gelas saji. Sajikan dingin&lt;br /&gt;Resep Masakan - Resep Masakan - Spaghetti Daging Iga &amp; Telur       &lt;br /&gt;Resep Masakan - Resep Makanan Barat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wednesday, 16 April 2008 &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;150 g spaghetti kering&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 sdm mentega&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 siung bawang putih, cincang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 g bawang Bombay, cincang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100 g daging iga sapi asap/beef bacon, cincang kasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;125 ml krim segar encer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/2 sdt biji mustard&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/2 sdt oregano kering&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/2 sdt merica hitam bubuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 sdt garam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 butir kuning telur ayam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taburan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 sdm keju parmesan parut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rebus spaghettini dengan air seukupnya hingga lunak. Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumis bawang putih dan bawang Bombay hingga layu dan harum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masukkan daging iga asap, aduk hingga agak kering dan lemak meleleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuangi krim encer dan bubuhi bumbu lalu didihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masukkan spaghetti, aduk hingga rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika suka telur matang, masukkan langsung kuning telur dan aduk hingga matang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angkat, taburi keju parmesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sajikan panas. Jika suka telur setengah matang, taruh kuning telur di atas spaghetti dan aduk selagi panas dan santap segera.&lt;br /&gt;Resep Masakan - Ikan Bumbu Balado       &lt;br /&gt;Resep Masakan - Resep Masakan Indonesia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wednesday, 31 October 2007 &lt;br /&gt;Ikan Goreng Bumbu Balado&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bahan: &lt;br /&gt;Ikan kembung 6 bh dibersihkan beri sedikit cuka/air jeruk nipis dan garam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun jeruk 3 lbr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tomat besar 1 bh dipotong jadi 6 bagian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak untuk menggoreng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Garam dan gula secukupnya&lt;br /&gt;Bumbu tumbuk kasar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cabe merah 10 bh &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bawang merah 8 bh &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara memasak:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Goreng ikan kembung dengan minyak panas sampai kecoklatan sisihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisakan minyak bekas menggoreng ikan 5 sdm lalu masukan bumbu halus dan daun jeruk aduk sampai wangi dan masukan tomat aduk dengan api sedang-kecil, masak sampai bumbu dan tomat matang, lalu masukan ikan goreng tadi diamkan sebentar dengan api kecil lalu hidangkan. &lt;br /&gt;Sumber dari http://www.myonlinerecipe.com/index.php?detailed=95 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resep Masakan - Gulai Ayam       &lt;br /&gt;Resep Masakan - Resep Masakan Indonesia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Monday, 13 July 2009 &lt;br /&gt;Gulai Ayam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• 1 ekor ayam sedang&lt;br /&gt;• 10 buah cabe merah&lt;br /&gt;• 10 buir bawang mera, diiris&lt;br /&gt;• 4 siung bawang putih, diiris halus&lt;br /&gt;• 1 ruas kunyit&lt;br /&gt;• 1 ruas lengkuas&lt;br /&gt;• 4 sendok makan ketumbar&lt;br /&gt;• 5 sendok makan minyal samin&lt;br /&gt;• 1 sendok teh adas halus&lt;br /&gt;• 1 potong kayu manis&lt;br /&gt;• 1 sendok teh pala&lt;br /&gt;• 1 sendok asam jawa&lt;br /&gt;• 2 sendok makan kelapa gongseng dihaluskan&lt;br /&gt;• 2 ½ gelas santan&lt;br /&gt;• Sejumput jinten&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara memasak :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Ayam dipotong-potong, cuci bersih, tiriskan&lt;br /&gt;• Haluskan cabe, kunyit dan lengkuas&lt;br /&gt;• Tumis bawang mera, bawang putih dan kayu manis dengan minyak samin sampai kering dan kuning, masukkan cabe dan goreng sebentar. &lt;br /&gt;• Masukkan ketumbar halus serta potongan ayam, beri air secukupnya, rebus hingga empuk&lt;br /&gt;• Masukkan santan dan air asam jawa, aduk&lt;br /&gt;• Bila santan mendidih angkat dan siap dihidangkan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-3678903884320775047?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/3678903884320775047/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=3678903884320775047&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3678903884320775047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3678903884320775047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/11/resep-makanan-neeh.html' title='Resep makanan neeh'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-3942031751230115265</id><published>2009-10-01T22:43:00.000-07:00</published><updated>2009-10-01T23:03:12.568-07:00</updated><title type='text'>ketemu lagi....</title><content type='html'>Alhamdulillah...kita masih ketemu..&lt;br /&gt;setelah sekian lama aku g nulis di blog,kangen juga...&lt;br /&gt;ooh ya...Taqabbalallahu minna wa minkum mohon maaf lahir bathin...&lt;br /&gt;apabila ada salah2 kata atw ucapan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah menjalani sebulan penuh puasa,dibakarlah dosa2 kita....&lt;br /&gt;dan ssemoga kita menjadi insan yg suci setelah dibakar dosa2 kita di bulan ramadhan..amiin..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wah...ada episode terbaru dalam hidupku sekarang....&lt;br /&gt;aku kini merubah hampir 30% planning hidupku kedepan....&lt;br /&gt;setelah berunding dengan keluarga,,mama dan abangku....&lt;br /&gt;awalnya ketika abangku yg pling besar berniat memintakan tazkiyah untukku agar mempermudah untuk memasuki univeristas yg kutuju..*yg wktu itu kuceritakan&lt;br /&gt;ternyata DR.Muhith (nama ulama itu),beliau menyarankan lebih baik aku melanjutkan study ku ke yaman....disana ada anak belliau...karena untuk memasuki saudi perlu mahram....kata abangku" masa mw di nkahin dlu??" nampaknya dia tdk ingin nantinya kuliahku terganggu....yaa....aku juga g mw nantinya aku disibukkan dgn hal lain...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yaa..akhirnya keputusan terakhir tahun depan insyaAllah aku berangkat ke negri ratu saba itu....doakan saja,,moga studyku lancar...dan ilmuku berkah serta manfaat...&lt;br /&gt;tapi yang pasti ... ambisiku ini masih ingin kuliah di ummul quro...mudah2an aku bisa melanjutkan s2 ku ke sana.....amiiin.........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mohon doa yaa dari semuanya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hikamh besar yg aku dapatkan...&lt;br /&gt;mungkin kata-kata ini basi,,tapi kalo kita yg ngejalanin rasanya sulitt....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa yang kita rencanakan belum tentu akan terjadi....tawakkal kpd Allah itu kunci penguatnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sami'na wa atho'na.....insya allah berkah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-3942031751230115265?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/3942031751230115265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=3942031751230115265&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3942031751230115265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3942031751230115265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/10/ketemu-lagi.html' title='ketemu lagi....'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-804350768407761998</id><published>2009-09-14T01:07:00.000-07:00</published><updated>2009-09-14T01:22:29.314-07:00</updated><title type='text'>Syahru shiyaam ... wa syahrul qur'aan</title><content type='html'>sudah hampir 23 hari ramadhan menemani hari-hari kita....&lt;br /&gt;tak terasa begitu cepat ia berlalu..&lt;br /&gt;rasanya tak ingin ia meninggkalkanku.aku masih ingin memeluk berjuta rahmat di bulan agung ini...........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagai kehilangan orang yang dicintai ketika ramadhan berlalu begitu saja tanpa satu manfaat pun yang kita lakukan untuk memuliakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;khusus untuk ramdhan kali ini...alhamdulillah aku rasa lebih baik dari tahun kemarin.pastinya harus,,,udah lebih dewasa...bukan ank2 yg cuma bisa dimaklumi sama orang dewasa.....&lt;br /&gt;contoh kecil dari tilawah,alhamdulillah melebihi apa yang aku targetkan....&lt;br /&gt;tapi masih kalah jauh lah sama imam syafi'i...sehari 2x khatam....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang terpenting....&lt;br /&gt;apakah tahun ini kita berada dalam keberuntungan???mendapatkan lailatul qadar..???&lt;br /&gt;dan apakah keberuntungan masih berpihak kepada kita untuk menjumpai tamu agung ini di tahun yang akan datang.............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masih ada sisa waktu ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masih banyak kesempatan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ya Rahmaan...&lt;br /&gt;izinkan kami kembali memeluk tamu agung ini di tahun yang akan datang....&lt;br /&gt;anugerahkan kepada kami lezatnya keimanan itu .... lebih baik dari apa yang baru kami rasakan saat ini.............&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-804350768407761998?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/804350768407761998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=804350768407761998&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/804350768407761998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/804350768407761998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/09/syahru-shiyaam-wa-syahrul-quraan.html' title='Syahru shiyaam ... wa syahrul qur&apos;aan'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-1589070861443020576</id><published>2009-07-06T22:08:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T22:20:19.088-07:00</updated><title type='text'>cintaku padanya....</title><content type='html'>Al-Qur’an adalah roh yang bisa memberi kekuatan dan kehidupan manusia secara psikologis ruhiyah. Hal ini bertepatan dengan ungkapan Malik bin Dinar tentang roh Al-Qur’an:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Wahai Ahlul Qur’an!, apa yang telah ditanam oleh Al-Qur’an ke dalam lubuk hatimu?. Sesungguhnya Al-Qur’an adalah penyubur hati sebagaimana hujan yang menyuburkan bum&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;i.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks ruh yang memiliki pengertian Al-Qur’an, terdapat empat ayat &lt;br /&gt;membahasnya, yaitu surah An-Nahl: 2, Ghafir: 15, Asy-Syura: 52 dan Surah Al-Isra’: 58 yang dipahami secara analogis. Tentunya, penamaan Al-Qur’an dengan ruh bukan kebetulan dan tanpa hikmah yang perlu digali oleh hamba-Nya yang merindukan keberkahan dan kekuatan dari Al-Qur’an, seperti juga nama dan sifat lain yang dimiliki oleh Al-Qur’an yang mencerminkan fungsi dan perannya yang komprehensif dan universal. Betapa hanya Al-Qur’an yang bisa diandalkan menyelesaikan masalah kemanusiaan dalam segala bentuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayyid Qutb menyatakan pandangannya tentang penamaan Al-Qur’an dengan ruh berdasarkan firman Allah: “(Dialah) Yang Maha Tinggi derajat-Nya, Yang mempunyai ‘Arsy, Yang memberi ruh dengan (membawa) perintahNya kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya, supaya dia memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari kiamat).” &lt;br /&gt;(Ghafir: 15) bahwa ini merupakan kinayah tentang wahyu. Redaksi yang digunakan dalam ayat ini mengisyaratkan dua hal:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; pertama,&lt;/span&gt; bahwa wahyu (Al-Qur’an) adalah ruh dan kehidupan bagi manusia, tanpa ruh ini manusia tidak akan bisa hidup dengan baik dan benar. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kedua,&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; bahwa wahyu itu turun dari tempat yang tinggi kepada siapa yang dipilih dari hamba-hamba-Nya. Redaksi ini bertepatan dengan sifat Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya beliau juga menafsirkan ruh dalam ayat-ayat ini sebagai sebuah kekuatan yang menggerakkan, mempertahankan kehidupan di dalam hati, bahkan di dalam kehidupan nyata sehari-hari.&lt;br /&gt;“Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu ruh (Al-Quran) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al-Kitab (Al-Qur’an) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al-Qur’an itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar- benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.” (Asy-Syura: 52)&lt;br /&gt;Kekuatan besar dari sentuhan Al-Qur’an ini dirasakan benar oleh para sahabat Rasulullah karena memang mereka menerima Al-Qur’an ini dengan segenap hati, pikiran dan kemauan mereka. Seperti yang diriwayatkan oleh Ath-Thobroni dan Al-Baihaqi dari Abdullah bin Amr bin Ash bahwa ia berkata:&lt;br /&gt;“Ketika turun surah Az-Zalzalah, maka serentak Abu Bakar yang sedang duduk waktu itu menangis. Maka Rasulullah saw. pun menghampirinya dan bertanya, “Apa yang membuat engkau menangis wahai Abu Bakar?”. Surah inilah yang membuat aku menangis”. Maka Rasulullah menenangkan dengan sabdanya:&lt;br /&gt;“Jika kalian tidak pernah melakukan dosa dan kesalahan, maka Allah akan menciptakan kaum lain yang mereka itu melakukan salah dan dosa kemudian mereka bertaubat dan Allah mengampuni mereka.”&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain dari Abdullah bin Hanthob bahwa Rasulullah saw. pernah membacakan surah ini dalam satu majlis di mana seorang Arab Badui ikut serta duduk bersama. Setelah mendengar ini, lelaki itu lantas keluar sambil menyesali dirinya “alangkah buruknya aku”. Maka Rasulullah mengatakan kepada para sahabatnya, “sungguh iman telah masuk ke dalam hati lelaki badui tadi.”&lt;br /&gt;Maka sangat tepat ungkapan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dr. Yusuf Al-Qaradlawi&lt;/span&gt; yang menegaskan bahwa:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Al-Qur’an adalah “ruh Rabbani”&lt;/span&gt; kekuatan Rabbani yang akan mampu menghidupkan dan menggerakkan akal fikiran dan hati. Sebagaimana Al-Qur’an juga undang-undang Allah yang mengatur kehidupan manusia sebagai individu dan bangsa secara kolektif.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Syekh Muhammad Al-Ghazali&lt;/span&gt; menyebutkan:&lt;br /&gt;“Al-Qur’an inilah kitab yang membentuk jiwa, membangun umat dan kebudayaan mereka. Inilah sesungguhnya kekuatan Al-Qur’an. Namun yang sangat disayangkan bahwa cahaya ini tidak nampak di depan umat Islam karena mata-mata mereka sudah tertutup sehingga aib dalam konteks sekarang ini bukan aib Al-Qur’an, tetapi aib pandangan manusia yang lebih mengagungkan kekuatan lain selain Al-Qur’an. Padahal Allah sudah berfirman, “Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan, dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.” (Al-Ma’idah: 15-16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan lain yang seharusnya kita sadari dari Al-Qur’an yang mulia ini bahwa Al-Qur’an merupakan sistem hidup yang mengarahkan orang-orang yang beriman untuk mewujudkan kehidupan dalam bingkai keimanan. Sebuah hakikat kehidupan yang meliputi segenap komponen yang ada pada diri manusia; menghidupkan fisik, perasaan, getaran jiwa, kemauan, pikiran dan kehendaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Supaya dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir.” (Yaasin: 70)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Qutaibah dalam kitab “Tafsir Gharibil Qur’an” memahami kalimat “Hayyan” di dalam ayat ini dengan pengertian seorang mukmin yang hidup karena memperoleh petunjuk Allah swt. demikian juga dengan firman Allah swt.:&lt;br /&gt;“Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya? Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan.” (Al-An’am: 122).&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan orang yang hidup dalam ayat ini adalah orang yang beriman dan orang yang mati adalah orang kafir. Makanya Allah membedakan keduanya dengan menggunakan istilah ini juga di dalam firman-Nya: “Dan tidak (pula) sama orang-orang yang hidup dan orang-orang yang mati.” (Fathir: 22)&lt;br /&gt;Sesungguhnya, berbagai ujian yang mengejutkan bangsa ini semakin membuktikan hakikat yang tidak terbantahkan akan kelemahan manusia dan hajat mereka akan pertolongan Allah swt. bahwa sesungguhnya sumber kekuatan satu-satunya adalah Allah yang menciptakan segalanya dan kita akan meraih kekuatan itu dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai satu-satunya sumber kehidupan dan kekuatan kita.&lt;br /&gt;Sekali lagi, Allah swt. mengingatkan kita akan kekuatan Al-Qur’an.&lt;br /&gt;“Dia menurunkan para malaikat dengan (membawa) ruh (Al-Qur’an) dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, yaitu: “Peringatkanlah olehmu sekalian, bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku.” (An-Nahl: 2)&lt;br /&gt;Memang sudah saatnya bagi kita untuk menerima Al-Qur’an dengan segenap perasaan, pikiran dan kehendak kita dan tidak mengharap atau menggantungkan kekuatan lain di luar dari kekuatan firman-Nya.&lt;br /&gt;“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.” (Al-Hadid: 16).&lt;br /&gt;Selama kita masih mengharap datangnya kekuatan lain, maka selama itu pula kita tidak akan meraih kehidupan yang mulia di bawah bimbingan dan naungan Al-Qur’an.&lt;br /&gt;Wallahu a'lam bishowab....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lengkapnya di...www.dakwatuna.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-1589070861443020576?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/1589070861443020576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=1589070861443020576&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1589070861443020576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1589070861443020576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/07/cintaku-padanya.html' title='cintaku padanya....'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-1678131113730583937</id><published>2009-07-06T21:46:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T21:55:48.073-07:00</updated><title type='text'>air dan salju....</title><content type='html'>Allah berfirman, ‘dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur'an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).’ (an-Najm: 4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Among the prophet's handed down invocations - narrated 'A'isha,the prophet used to say -’O Allah! Wash away my sins with the water of snow and hail, and cleanse my heart from all the sins as a white garment is cleansed from the filth ‘ ( Ibn-Maga )And in another text&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara doa-doa yang selalu dibaca Nabi saw adalah yang diriwayatkan ‘Aisyah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِمَاءِ الثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّ قَلْبِي مِنْ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنْ الدَّنَسِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Ya Allah, cucilah dosa-dosaku dengan air es dan salju, dan bersihkanlah hatiku dari dosa-dosaku sebagai pakaian yang putih dibersihkan dari kotoran.’ (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah juga meriwayatkan bahwa Nabi saw berdoa, ‘Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari adzab neraka Jahannam, dari siksa kubur, dari buruknya ujian kekayaan dan kemiskinan, dan berlindung kepada-Mu dari kejahatan dari huru-hara Dajjal. Ya Allah, bersihkanlah dosa-dosa kudengan air es dan salju, sucikanlah hatiku dari dosa-dosa sebagaimana pakaian putih dibersihkan dari kotoran, dan jauhkanlah dariku dosa-dosa sejauh jarak timur dan barat. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelambanan, kepikunan, dosa, dan hutang.’ (Shahih al-Bukhari, 5900)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun kita mengulang-ulang doa ini, namun kita tidak mengetahui fakta ilmiah yang terkandung dalam kalimat-kalimatnya. Di antara sekian banyak benda cair, Allah menjadikan air sebagai sumber kehidupan bagi makhluk hidup. Allah berfirman di dalam al-Al-Qur’an, ‘Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup.’ (al-Anbiya’:30).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mempunyai kemampuan ajaib saat digunakan untuk membersihkan dan mencuci kotoran. Saya akan berbicara tentang sebagian dari karakteristik air:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air terdiri dari dua atom hidrogen dan satu atom oksigen terhubung bersama-sama dengan ikatan kovalen polar. Polaritas ini (yang timbul akibat perbedaan elektron antara atom oksigen dan atom hidrogen) menghimpun molekul-molekul air dengan ikatan hidrogen lemah yang memberi air itu karakteristik yang berbeda dan unik, yang tidak dimiliki cairan sejenis dengan struktur yang senyawa, dan hal ini mengakibatkan beberapa perubahan dalam karakteristik-karakteristik fisiknya. Air mendidih pada suhu 100 derajat dan mempunyai tekanan permukaan yang tinggi. Dan juga banyak karakteristik lain, dan di sini bukan tempatnya untuk menyebutkan.Gambar berikut menunjukkan ikatan molekul-molekul air dalam tiga tahapannya (air, es, uap).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air, yang secara kimiawi dianggap sebagai bahan pelarut umum mempunyai suatu kemampuan yang besar untuk memecahkan banyak zat ion karena molekul polar air menyerang kristal campuran jika ia kualitas ion. Ia mengisolasi kristal-kristal yang tertarik di dalam kisi kristal. Dan sebagai hasilnya adalah daya tarik yang bersifat mutual antara molekul polar air dan ion. Daya tarik antara ion-ion itu terjadi di dalam kristal, dan sebagai hasilnya zat-zat yang terurai itu terpisah dari dari molekul-molekul air. (Seperti yang ditunjukkan gambar berikut)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa ini menyamakan dosa dan kesalahan dengan kotoran yang dibersihkan dengan air. Jadi, bagaimana proses pembersihan dengan air itu terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika noda dan kotoran menempel pada kain, maka berlangsung daya tarik antara kain dan kotoran. Air menembus noda dan membasahi kain. Dan karena adanya kualitas polar dan kapiler pada air, maka air membuat kotoran itu larut dengan cara mengisolasi ion-ionnya satu sama lain, sehingga kekuatan perekat antara ion itu menjadi lemah, terutama jika ia termasuk zat yang larut di dalam air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika noda bersifat lemak yang tidak larut dalam air, maka air terpental dalam bentuk bola-bola yang tidak membasahi permukaan kain karena kekuatan adesif (lekat) antara air dan noda lebih rendah daripada daya lekat molekul-molekul air itu sendiri. Karena itu, kotoran tersebut harus dicuci dengan air dan sabun. Karena pengurai pada sabun itu mengurangi tegangan permukaan air, sehingga sabun itu menyebar ke lemak dan bereaksi dengannya membentuk emulsi lemak, dan meningkatkan daya tarik-menarik antara air dan noda menjadi yang lebih kuat, sehingga kotoran meninggalkan permukaan kain seperti yang dalam gambar berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, doa di atas menunjukkan cara lain membersihkan, yaitu dengan air es. Bagaimana bisa air es menjadi alat pembersih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua tahu bahwa ketika air itu membeku, maka ia menjadi es pada suhu nol derajat, dan pola hubungan molekul-molekulnya juga berubah sehingga menjadi seperti lingkaran benzene, seperti yang ditunjukkan dalam gambar 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebagian kotoran yang tidak bisa dibersihkan dengan air, atau dengan air dan sabun, karena daya lekat antara kotoran dan pakaian sangat besar, seperti noda lilin pada pakaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sepotong es diletakkan di atasnya, maka suhu dingin itu berfungsi mendekatkan molekul-molekul Artikel ini sehingga daya lekat antara Artikel tersebut dan pakaian menjadi berkurang, dan itu membuatnya terlepas dari pakaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan salju itu terbentuk pada suhu yang lebih rendah dari nol-derajat. Jika ada kotoran yang membandel, maka air salju dapat mengurai partikel-partikel kotoran tersebut secara lebih kuat daripada es, sehingga kotoran tersebut terpisah dari pakaian dan hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa ini menyamakan dosa dengan kotoran yang harus dicuci dengan air. Sedangkan kotoran yang tidak bisa hilang dengan air itu dihilangkan dengan es. Dan yang tidak bisa hilang dengan es itu dihilangkan dengan salju, agar tidak tersisa lagi dosa-dosa seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw dalam hadits lain bersabda, ‘Bagaimana pendapat kalian jika di depan pintu salah seorang dari kalian terdapat sungai, lalu ia mandi di dalamnya lima kali setiap hari, apakah masih tersisa kotoran padanya?’ Mereka menjawab, ‘Tidak akan tersisa sedikitpun kotoran padanya.’ Lalu Nabi bersabda, ‘Itulah perumpamaan shalat lima waktu. Allah akan menghapus dosa-dosa denganya.’ (HR Bukhari)&lt;br /&gt;Ini adalah dalil lain bahwa air merupakan sarana pembersih kotoran dan dosa. Mahasuci Allah yang mengajari Nabi yang ummi hakikat ilmiah ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-1678131113730583937?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/1678131113730583937/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=1678131113730583937&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1678131113730583937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1678131113730583937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/07/air-dan-salju.html' title='air dan salju....'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-1319060460067694829</id><published>2009-07-06T21:36:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T21:45:10.357-07:00</updated><title type='text'>Makkah poros dunia</title><content type='html'>Dr. Yusuf Al Qaradhawi, Ketua Persatuan Ulama Umat Islam Dunia mengatakan dalam sambutannya di acara muktamar “Makkah Poros Dunia” yang diselenggarakan di Doha, Qatar 19/4/2008, perihal pentingnya Makkah Al Mukarramah, keutamaannya, kesuciannya dan kedudukannya di mata umat Islam.&lt;br /&gt;Beliau menegaskan bahwa penetapan teori bahwa Makkah merupakan poros bumi atau pusat gravitasi bumi adalah penguatan dan penegasan akan potensi Islam, sekaligus menguatkan kehormatan kaum muslimin, yaitu kehormatan karena agamanya, umatnya dan peradabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiblat Fenomena Kesatuan &lt;br /&gt;Beliau mengisyaratkan sebagian karakteristik umat Islam, di antaranya adalah umat pertengahan, umat yang seimbang, sebagaimana yang disebutkan dalam Al Qur’an. Dan kemulyaan umat Islam dengan risalah Islam yang merupakan penutup yang dibawa oleh Rasul kemanusiaan, Muhammad saw. Sekaligus kemulyaan umat Islam dengan Kitab Sucinya yang tidak akan pernah berubah atau tergantikan… Sebagaimana juga Allah swt menjadikan bagi umat Islam sebaik-baik rumah yang dibangun untuk semua umat manusia di muka bumi, yaitu Ka’bah Al Musyarrifah, yang merupakan kiblat kaum muslimin di setiap zaman dan tempat.&lt;br /&gt;Beliau menambahkan, bahwa kiblat umat Islam merupakan bagian terpenting dari fenomena persatuan dan kesatuan umat Islam, yaitu ketika kaum muslimin baik di Timur atau di Barat melaksanakan shalat lima waktu dalam sehari. Karena Allah swt. sesuai dengan kehendak-Nya sendiri memilih tempat-tempat, zaman, manusia dan malaikat untuk dilebihkan atas yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam dan Ilmu Pengetahuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Qaradhawi menambahkan bahwa Islam tidak memiliki beban atau permasalahan dengan ilmu pengetahuan, terutama ketika ilmu pengetahuan dikaji dengan benar sehingga mengantarkan kepada kesimpulan yang nyata secara ilmiyah dan benar, karena kata beliau, Islam menggiatkan dan menerima dengan terbuka ilmu pengetahuan dan hasil-hasil yang dicapai ilmu pengetahuan itu.&lt;br /&gt;Tidak ada benturan dan pertentangan antara Islam dan ilmu pengetahuan. Dan karena itu Islam menerima secara terbuka semua ilmuwan yang mengkaji seputar Makkah. &lt;br /&gt;Beliau pada kesempatan itu mengucapkan terimakasih kepada panitia yang telah menyiapkan kegiatan muktamar ini, guna menguatkan potensi Islam, menguatkan rasa terhomat umat Islam dengan risalahnya, dengan agamanya, dengan umatnya dan dengan peradabnya. Sebagaimana beliau mengucapkan terimakasih kepada peserta yang terdiri dari para pakar dan cendekiawan yang menghadiri kegiatan ini, karena dorongan ilmu pengetahuan yang mereka miliki. Beliau juga mengharapkan semoga kegiatan ini membawa kebaikan bagi umat semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam Makkah&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Dalam kegiatan muktamar itu salah seorang ilmuwan bernama Yasin As Syauk, kelahiran Palestina, berkebangsaan Perancis, mempresentasikan dengan detail penemuannya ”Jam Makkah” yang menegaskan dengan nyata bahwa Makkah merupakan poros bumi, dan karenanya Makkah berhak dijadikan patokan waktu dunia yang benar, menggantikan pemakaian waktu greenwich -London-.&lt;br /&gt;Asy Syauk mengatakan, ”Jam yang ditemukannya ini menyatukan kiblat dari segala tempat di dunia. Jarum jam ini berputar dari kiri ke kanan, sebagimana pergerakan ini juga selaras dengan pergerakan alami alam mayapada ini. Seperti pergerakan bintang-bintang dan segala yang mengorbit di sekitar matahari, sebagaimana pergerakan aliran darah di tubuh manusia.&lt;br /&gt;Beliau menambahkan, bahwa kisah penemuan ”Jam Makkah” diilhami dari banyaknya kaum muslimin yang tidak bisa menentukan arah kiblat ketika mereka bepergian atau di saat mereka mulai mukim di berbagai tempat yang berbeda di dunia. Maka beliau mengkaji ulang teori-teori geografi ilmuwan-ilmuwan sebelumnya, yang melihat dan mengatakan bahwa Makkah adalah pusat bumi yang bulat, dengan berpegang argumentasi peristiwa-peristiwa peta geografi, peta “masahat” dan peta Makkah Al Mukarramah.&lt;br /&gt;Rekomendasi Muktamar&lt;br /&gt;Para nara sumber dalam kegiatan ini –mereka notabene ilmuwan agama dan ilmuwan akademik yang spesialisasi keilmuannya tentang ilmu bumi- memaparkan sebagian bukti-bukti dan dalil-dalil ilmiyah yang menguatkan kebenaran teori bahwa Makkah merupakan poros bumi, dengan mengacu pada penemuan ”Jam Makkah” yang bisa menyatukan kiblat di manapun berada di dunia ini. Sebagimana mereka menguatkan dengan dalil Al Qur’an dan As Sunnah, yang mengungkapkan kemulyaan dan kelebihan Makkah al Mukarramah, di mana Al Qur’an menyebutnya dengan istilah ”Ummul Qura”.&lt;br /&gt;Para peserta muktamar merekomendasikan mendesaknya sosialisasi pemikiran menjadikan waktu Makkah sebagai waktu bagi semua negara Arab. Karena kita adalah penduduk Makkah, sehingga ”Jam Makkah” lebih berhak untuk kita jadikan waktu kita dari pada waktu greenwich, yang secara ilmiyah waktu greenwich tidak benar dan tidak berdasar sama sekali.&lt;br /&gt;Sebagaimana mereka meminta dengan penemuan ”Jam Makkah” ini menjadi jalan dan kesempatan untuk mengembalikan orisinilitas pengetahuan sesuai jalur yang benar. Karena kita telah terperosok pada cara berpikir Barat yang telah mencekoki pemikiran, metodologi, dan keyakinan kita.&lt;br /&gt;”Jam Makkah” menjadi sarana efektif bagi pelurusan ilmu pengetahuan yang keliru selama ini. (yq/ut)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-1319060460067694829?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/1319060460067694829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=1319060460067694829&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1319060460067694829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1319060460067694829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/07/makkah-poros-dunia.html' title='Makkah poros dunia'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-1966531819582688494</id><published>2009-07-04T21:49:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T21:51:01.228-07:00</updated><title type='text'>Ya Allah, Ku Mohon Rahmat-Mu (Do’a Al Qaradhawi)</title><content type='html'>Fiqih Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dakwatuna.com - di antara do’a yang dimunajatkan oleh Syaikh Dr. Yusuf Al Qaradhawi, Ketua Persatuan Ulama Muslimin Dunia :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“اللهم إني أسألك رحمة من عندك، تهدي بها قلبي، وتجمع بها أمري، وتلم بها شعثي، وترد بها غائبي، وترفع بها شاهدي، وتزكي بها عملي، وتلهمني بها رشدي، وترد بها ألفتي، وتعصمني بها من كل سوء،&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu, rahmat dari sisi-Mu. Dengan rahmat-Mu Engkau menerangi hatiku. Dengan rahmat-Mu Engkau mengumpulkan dan memudahkan urusanku. Dengan rahmat-Mu Engkau balikkan sesuatu yang tiada dariku. Dengan rahmat-Mu Engkau Angkat kesaksianku. Dengan rahmat-Mu Engkau sucikan amalku. Dengan rahmat-Mu Engkau ilhamkan kedewasaanku. Dengan rahmat-Mu Engkau kembalikan sesuatu yang hilang dariku. Dengan rahmat-Mu Engkau jaga aku dari segala keburukan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللهم أعطني إيمانا ويقينا ليس بعده كفر، ورحمة أنال بها شرف كرامتك في الدنيا والآخرة، اللهم إني أسألك الفوز في القضاء، ونزل الشهداء، وعيش السعداء، والنصر على الأعداء.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah, karuniakan kepadaku keimanan dan keyakinan yang tidak ada kekufuran lagi setelahnya. Ya Allah karuniakan kepadaku rahmat, yang dengannya aku memperoleh kemulyaan-Mu, di dunia dan di akhirat. Ya Allah, ku mohon kepada-Mu keberhasilan dan keberuntungan dalam takdir. Predikat orang-orang syahid. Kehidupan yang bahagia. Dan pertolongan dalam menghadapi musuh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللهم إني أُنْزِل بك حاجتي، وإن قصر رأيي، وضعف عملي، وافتقرت إلى رحمتك، فأسألك يا قاضي الأمور، ويا شافي الصدور، كما تجير بين البحور: أن تجيرني من عذاب السعير، ومن دعوة الثبور، ومن فتنة القبور، اللهم وما قصر عنه رأيي، ولم تبلغه مسألتي، ولم تبلغه نيتي من خير وعدته أحدا من خلقك، أو خير أنت معطيه أحدا من عبادك، فإني أرغب إليك فيه، وأسألُكَهُ برحمتك يا رب العالمين،&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah, ku sampaikan kepada-Mu segala hajatku. Pendeknya pikiranku. Lemahnya amalku. Aku sangat membutuhkan rahmat-Mu. Karena itu, Ya Allah, aku memohon kepada-Mu, Wahai Dzat Yang Mengabulkan segala urusan. Wahai Dzat yang Melapangkan dada. Sebagaimana Engkau mudah mengalirkan (air) di antara lautan. Maka ku mohon agar Engkau menghindarkanku dari siksa menyala-nyala. Menghindarkanku dari do’a yang sia-sia. Dan dari fitnah kubur. Ya Allah, sungguh, sangat pendek pikiranku tentang itu. Urusanku tidak sampai menjangkaunya. Dan niatku tidak sampai melampauinya, dari kebaikan yang telah Engkau janjikan kepada seseorang dari makhluk-Mu. Atau kebaikan yang Engkau berikan kepada seseorang dari hamba-hamba-Mu. Dan karena itu aku rindu kepada-Mu akan itu. Aku memohon kepada-Mu bisa mendapatkannya dengan rahmat-Mu, Ya Rabbal ‘Alamin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللهم يا ذا الحبل الشديد، والأمر الرشيد، أسألك الأمن يوم الوعيد، والجنة يوم الخلود، مع المقربين الشهود، الركع السجود، الموفين بالعهود، إنك رحيم ودود، وإنك تفعل ما تريد.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah, Dzat Yang mempunyai tali yang kuat dan urusan yang baik. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu rasa aman di hari persaksian. Syurga di hari kekekalan. Bersama orang-orang dekat lagi syuhada’. Bersama orang-orang yang rukuk lagi sujud. Bersama dengan orang-orang yang memenuhi janji-janjinya. Ya Allah, Sungguh Engkau Maha Cinta dan Kasih-Sayang. Dan Engkau bekerja sesuai dengan apa yang Engkau kehendaki sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللهم اجعلنا هادين مهتدين، غير ضالين ولا مضلين،سِلما لأوليائك، وحربا لأعدائك، نحب بحبك من أحبك، ونعادي بعداوتك من خالفك. اللهم هذا الدعاء وعليك الإجابة، اللهم هذا الجهد وعليك التكلان.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah, jadikan kami orang-orang yang menjadi sebab orang lain mendapat petunjuk, dan kami sendiri bagian dari orang-orang yang mendapatkan petunjuk. Bukan orang-orang yang sesat lagi menyesatkan. Damai terhadap penolong-penolong-Mu. Perang terhadap musuh-musuh-Mu. Kami cinta dengan cinta-Mu kepada orang yang mencintai-Mu. Kami menentang dengan permusuhan-Mu terhadap orang yang melawan-Mu. Ya Allah, inilah do’a, telah kami panjatkan, karena itu sewajarnya Engkau mengabulkan. Ya Allah, kesungguhan telah kami buktikan, oleh karena itu Engkau pasti melepangkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللهم إني عبدك ابن عبدك ابن أمتك، ناصيتي بيدك، ماضٍ فيّ حكمك عدل فيّ قضاؤك، أسألك بكل اسم هو لك، سميت به نفسك، أو أنزلته في كتابك، أو علمته أحدا من خلقك، أو استأثرت به في علم الغيب عندك: أن تجعل القرآن ربيع قلبي، ونور صدري، وجلاء حزني، وذهاب همي.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah, aku hamba-Mu, putra dari hamba-Mu, putra dari budak-Mu. Ubun-ubunku berada dalam genggaman-Mu. Hukum-Mu berlaku bagiku. Adil putusan-Mu padaku. Aku memohon kepada-Mu dengan menyebut segala nama-Mu. Nama Yang Engkau sendiri menamai-Mu. Atau nama yang telah Engkau turunkan dalam kitab-Mu. Atau nama yang telah Engkau ajarkan kepada salah satu makhluk-Mu. Atau nama yang hanya Engkau yang tahu karena Engkau rahasiakan dalam sisi-Mu. Agar Engkau, Ya Allah, menjadikan Al Qur’an sebagai pelita hatiku. Sebagai cahaya bagi dadaku. Sebagai penawar kegelisahanku. Sebagai penghalau kegundahanku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللهم ارحمني بترك المعاصي أبدا ما أبقيتني، وارحمني أن أتكلف ما لا يعنيني، وارزقني حسن النظر فيما يرضيك عني، اللهم بديع السموات والأرض، ذا الجلال والإكرام، والعزة التي لا ترام، أسألك يا الله، يا رحمن، بجلالك ونور وجهك: أن تلزم قلبي حفظ كتابك كما علمتني، وارزقني أن أتلوه على النحو الذي يرضيك عني،&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah, sayangi aku untuk meninggalkan maksiat dan dosa, selamanya, selama Engkau menghidupkanku. Ya Allah, sayangi aku, agar Engkau tidak membebani aku di luar kemampuanku. Ya Allah, karuniakan kepadaku penglihatan yang indah terhadap sesuatu yang Engkau ridhai dariku. Ya Allah, Pencipta langit dan bumi. Dzat Yang Maha Tinggi lagi Terhormat. Mulya yang tiada duanya. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu, Wahai Dzat Yang Maha Kasih. Aku memohon kepada-Mu dengan kemuliaan Engkau dan cahaya Wajah-Mu, agar Engkau meneguhkan hatiku dalam menjaga kitab-Mu, sebagaimana Engkau mengajarkan itu kepada kami. Karuniakan kepadaku kekuatan untuk selalu membacanya sesuai yang Engkau ridhai.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللهم بديع السموات والأرض، ذا الجلال والإكرام ، والعزة التي لا ترام، أسألك يا الله يا رحمن، بجلالك، ونور وجهك: أن تنور بكتابك بصري، وأن تطلق به لساني، وأن تفرج به عن قلبي، وأن تشرح به صدري، وأن تغسل به بدني، فإنه لا يعينني على الحق غيرك، ولا يؤتينيه إلا أنت، ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah, Pencipta langit dan bumi. Dzat Yang Maha Tinggi lagi Mulya.Yang memiliki Kehormatan tiada tanding. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu, Wahai Dzat Yang Maha Kasih. Aku memohon kepada-Mu dengan kemulyaan-Mu dan cahaya Wajah-Mu, agar Engkau menerangi penglihatanku dengan Kitab-Mu. Agar Engkau melancarkan lisanku dengan kitab-Mu. Agar Engkau lapangkan hatiku dengan Kitab-Mu. Agar Engkau luaskan dadaku dengan Kitab-Mu. Agar Engkau bersihkan badanku dengan Kitab-Mu. Karena tidak ada yang bisa menolongku dalam menjalankan kebaikan selain-Mu. Tiada yang bisa mendatangkan kebaikan kepadaku selain Engkau. Dan tidak ada daya dan upaya kecuali datang dari Engkau, Ya Allah, Dzat yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-1966531819582688494?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/1966531819582688494/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=1966531819582688494&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1966531819582688494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1966531819582688494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/07/ya-allah-ku-mohon-rahmat-mu-doa-al.html' title='Ya Allah, Ku Mohon Rahmat-Mu (Do’a Al Qaradhawi)'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-5530288775647408344</id><published>2009-07-04T19:01:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T19:02:49.577-07:00</updated><title type='text'>ada lagi euy....ni power of love...^^</title><content type='html'>Seperti angin membadai. Kau tak melihatnya. Kau merasakannya. Merasakan kerjanya saat ia memindahkan gunung pasir di tengah gurun. Atau merangsang amuk gelombang di laut lepas. Atau meluluhlantakkan bangunan-bangunan angkuh di pusat kota metropolitan. Begitulah cinta. Ia ditakdirkan jadi kata tanpa benda. Tak terlihat. Hanya terasa. Tapi dahsyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti banjir menderas. Kau tak kuasa mencegahnya. Kau hanya bisa ternganga ketika ia meluapi sungai-sungai, menjamah seluruh permukaan bumi, menyeret semua benda angkuh yang bertahan di hadapannya. Dalam sekejap ia menguasai bumi dan merengkuhnya dalam kelembutannya. Setelah itu ia kembali tenang: seperti seekor harimau kenyang yang terlelap tenang. Demikianlah cinta. Ia ditakdirkan jadi makna paling santun yang menyimpan kekuasaan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti api menyala-nyala. Kau tak kuat melawannya. Kau hanya bisa menari di sekitarnya saat ia mengunggun. Atau berteduh saat matahari membakar kulit bumi. Atau meraung saat lidahnya melahap rumah-rumah, kota-kota, hutan-hutan. Dan seketika semua jadi abu. Semua jadi tiada. Seperti itulah cinta. Ia ditakdirkan jadi kekuatan angkara murka yang mengawal dan melindungi kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah kata tanpa benda, nama untuk beragam perasaan, muara bagi ribuan makna, wakil dari kekuatan tak terkira. Ia jelas, sejelas matahari. Mungkin sebab itu Eric Fromm ~dalam The Art of Loving~ tidak tertarik ~atau juga tidak sanggup~ mendefinisikannya. Atau memang cinta sendiri yang tidak perlu definisi bagi dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----maaf namanya g dicantumkan-----&lt;br /&gt;***sensor***hihi.....^^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-5530288775647408344?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/5530288775647408344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=5530288775647408344&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/5530288775647408344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/5530288775647408344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/07/ada-lagi-euyni-power-of-love.html' title='ada lagi euy....ni power of love...^^'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-5254177611244808035</id><published>2009-07-04T18:58:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T19:00:56.060-07:00</updated><title type='text'>ada email bagus....pajang ahh...</title><content type='html'>Ya Allah..&lt;br /&gt;dimana lagikah dapat kutemui cinta sejatiku...&lt;br /&gt;kecuali kepada cinta 'Mu....&lt;br /&gt;kemana lagikah cinta ini harus berlabuh...&lt;br /&gt;kecuali pada kasihmu....&lt;br /&gt;jadikanlah hati yang lemah ini ya Allah...&lt;br /&gt;tertambat kukuh hanya padamu....&lt;br /&gt;aku mohon ridha atas segenap keputusanmu....&lt;br /&gt;kesejukan setelah matiku.....&lt;br /&gt;kenikmatan memandang wajahmu...&lt;br /&gt;dan kerinduan untuk berjumpa dengan'Mu..&lt;br /&gt;ampunilah diri ini yang tidak berharga ya Allah...&lt;br /&gt;penuhilah kehinaannya dengan keindahan maghfirahmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya Allah..&lt;br /&gt;masukkanlah aku dalam kalangan Hamba hamba Mu&lt;br /&gt;yang Engkau Cintai...&lt;br /&gt;Kurniakanlah aku cinta..orang yang cinta Kepada'Mu&lt;br /&gt;Dan cinta orang...yang cinta kepada orang yang dekat kepada Mu&lt;br /&gt;dan jadikanlah cinta ku terhadap Engkau ya Allah..&lt;br /&gt;lebih aku cintai...daripada cintaku yang lain...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----secangkir cinta------&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-5254177611244808035?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/5254177611244808035/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=5254177611244808035&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/5254177611244808035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/5254177611244808035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/07/ada-email-baguspajang-ahh.html' title='ada email bagus....pajang ahh...'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-5198838803118553659</id><published>2009-07-02T21:47:00.000-07:00</published><updated>2009-07-02T22:23:15.868-07:00</updated><title type='text'>awal langkah itu</title><content type='html'>beberapa hari yang lalu,mama memberiku kabar bahagia....&lt;br /&gt;katanya,"sya,hari ini mama mw minta tazkiyah buat tasya ke luar negri(menyebutkan univrsitas yg kutuju)"&lt;br /&gt;beneran ni mah??....subhanallah...aku sungguh berharap bahwa ini lah langkah awal menuju masa depan yang ku impikan itu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ceritanya aku punya ambisi untuk bisa kuliah di salah satu universitas terkenal di negri mekkah ...mungkin di antara kalian ada yang mengetahuinya....UNIVERSITAS UMM EL-quro'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keinginan untuk bisa menimba ilmu disana begitu besar,hingga rasanya tak ada keinginan terbesar selain untuk hidup di tanah suci itu....jika Allah memang mengizinkan,insya Allah tahun depan tepatnya tahun 2010 di bulan september...mungkin aku akan mengambil visa  untuk umroh dan tinggal di sana,sambil menunggu tes dan pengumuman universutas itu....amiiin...smoga Allah mengizinkan ku....(doanya ya dari semua)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi ada satu yang cukup menghambat angan ini...salah satunya masalah mahrom.&lt;br /&gt;yaa..resiko tinggal di negri saudi memang seperti itu,kita harus memiliki mahrom untuk menjaga juga sih....&lt;br /&gt;ada beberapa inisiatif...&lt;br /&gt;yang pertama:::&lt;br /&gt;aku pergi kesana di temani abangku untuk sekedar mengantarku ke tanah mekkah,,tapi setelah itu aku akan menetap di salah satu rumah kerabat ((yang aku tak tahu siapa ))&lt;br /&gt;yang kedua:::&lt;br /&gt;kata mamaku....ya udahlah...nikah dulu aja,kalau ada yang mau , dan ingin menuntut ilmu juga di sana atau yang lagi kuliah disana ((hmhm)) ...gpp bareng aja,sedikit ngebantu mama lho sya ((waduh mama,,tersentak aku....kok gitu))kata mama sedikit bernada ngeledek nih!yang penting dya serius dan tasya juga harus belajar serius....!!emang ada y mah yg mau??hehe...wallahu a'lam deh...gmn neh teman2??yaa..jadi sedikit pertimbangan neh buat masa depan aku....&lt;br /&gt;ada yang memberi ku sedikit pencerahan atau bahkan solusi???gmn baiknya ya??&lt;br /&gt;yang ketiga:::&lt;br /&gt;aku mengambil inisiatif lain,,untuk melanjutkan studi syari'ahku di negri lain..&lt;br /&gt;pilihannya...ada yemn,cairo,sudan dll.....&lt;br /&gt;mmh...aku sedikit berfikir ...&lt;br /&gt;tapi hati ini sepertinya sudah terpaut ingin menuntut ilmu di tanah haraam...karena aku begitu merasakan kenikmatan yang luar bisa ketika aku menunaikan inadah umrahku yang pertama,aku begitu merasa nyaman dan merindukan tanah suci itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku jadi teringat papatah arab...::;"اذا صدق العزم وضح السبيل"&lt;br /&gt;kalau azzam ini tertancap kuat dalam hati...dan ikhtiar pun tak perhenti...bukankah Allah kuasa untuk menjadikan segala sesuatu itu terjadi??yang tak mungkin pun menjadi sesuatu yang real...dan tampak di depan kita??&lt;br /&gt;Wallahu a'lam,,aku tak tahu apa yang Allah skenariokan untukku dan masa depanku nanti ..&lt;br /&gt;yang pasti aku hanya berencana dan menorehkan rencana itu diatas lembar-lembar ini....&lt;br /&gt;biarlah kuasa Allah yang berjalan....sejarah hidupku...nanti....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di posting ini....tasya cuma pengen minta pendapat ...kira2 baiknya yang mana??&lt;br /&gt;yang pertama??kedua??ataukah ketiga??buat pertimbangan juga...^^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-5198838803118553659?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/5198838803118553659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=5198838803118553659&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/5198838803118553659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/5198838803118553659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/07/awal-langkah-itu.html' title='awal langkah itu'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-4587471339591655547</id><published>2009-07-02T21:18:00.000-07:00</published><updated>2009-07-02T21:21:56.150-07:00</updated><title type='text'>just look it....</title><content type='html'>&lt;img src="http://bp0.blogger.com/_uhjYRzw2Cac/SGIj2kneopI/AAAAAAAAAEo/fXS4_4xLXo0/s1600-h/love-wallpaper9.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;moga titipan itu semakin berkah ....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-4587471339591655547?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/4587471339591655547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=4587471339591655547&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/4587471339591655547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/4587471339591655547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/07/just-look-it.html' title='just look it....'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_uhjYRzw2Cac/SGIj2kneopI/AAAAAAAAAEo/fXS4_4xLXo0/s72-c/love-wallpaper9.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-917757622087958219</id><published>2009-06-30T23:35:00.000-07:00</published><updated>2009-07-01T00:59:08.155-07:00</updated><title type='text'>Maha Suci engkau duhai Rabb....</title><content type='html'>Maha suci Engkau...yang telah menciptakan perasaan.&lt;br /&gt;Maha besar engkau yang telah menciptakan ada dan tiada,,hidup ini adalah penghambaan ... tarian penghambaan yang sempurna..&lt;br /&gt;tak ada milik dan pemilik selain Engkau tak ada punya dan mempunyai selain Engkau....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai Rabbiy...tetapi mengapa engkau harus menciptakan perasaan? mengapa kau harus memasukkan bongkah itu pada makhluk ciptaan Mu....tahukah bongkah apa itu??&lt;br /&gt;suatu bongkahan yang bernama PERASAAN.....hingga kita bisa merasakan kehilangan...memiliki...dan mencintai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yaa...perasaan itu...yang menjadikan aku seperti ini....tak ingin kehilangan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami tak dapat melihat..kau berikan mata&lt;br /&gt;kami tak mendengar...kau berikan telinga&lt;br /&gt;kami tak bergerak ...kau berikan kaki&lt;br /&gt;kau berikan berpuluh-puluh nikmat lainnya....&lt;br /&gt;jelas sekali semua itu berguna...&lt;br /&gt;tetapi mengapa Kau menciptakan bongkah itu??&lt;br /&gt;mengapa kau letakkan bongkah perasaan yang seringkali menjadi pengkhianat sejati..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb,engkaulah alasan semua kehidupan ini...Engkaulah penjelasn atas semua kehidupan ini...Perasaan itu datang dari Mu...perasaan itu juga akan kembali pada Mu&lt;br /&gt;Kami hanya menerima titipan.Dan semua itu sungguh karena Mu......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlaha wahai seluruh pencinta dunia.Katakanlah ikrar cinta itu hanya karena Nya. Katakanlah semua kerinduan itu karena Nya. Katakanlah semua getar-getar cinta itu hanya karena Allah SWT. Dan semoga Allah yang maha mencinta,yang menciptakan dunia engan kasih sayang mengajarkan kita tentang arti cinta sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk merasakan hakikatnya.&lt;br /&gt;Semoga Allah sungguh memberikan kesempatan kepada kita untuk memandang wajahNya.Wajah yang akan membuat semua cinta dunia layu bagai kecambah yang tak pernah tumbuh.Layu bagai api yang tidak pernah panas membakar.Layu bagai sebongkah es yang tak pernah membeku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-917757622087958219?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/917757622087958219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=917757622087958219&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/917757622087958219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/917757622087958219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/06/maha-suci-engkau-duhai-rabb.html' title='Maha Suci engkau duhai Rabb....'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-2058569414914308885</id><published>2009-06-30T21:42:00.000-07:00</published><updated>2009-06-30T23:35:33.019-07:00</updated><title type='text'>Makna sederhana dari hakikat yg besar</title><content type='html'>Baru kukenal sosok Delisa.aku mengenalnya sebagai tokoh fiksi di sebuah karya agung berjudul "Hafalan sholat Delisa".sosoknya membuatku banyak mengucap Subhanallah.&lt;br /&gt;Delisa....&lt;br /&gt;sosok wanita kecil bermata hijau...&lt;br /&gt;berhati seperti malaikat kecil,yang menyihir orang-orang yg mengenalnya dekat.&lt;br /&gt;delisa...hanya anak kecil yang berambisi untuk menguasai bacaan-bacaan sholat.yang tak pernah putus asa walaupun terus di ejek oleh kak aisyah.tapi siapa yang akan menyangka bahwa tujuannya yg sederhana ini membawanya menjadi sosok yang begitu besar di mataku.&lt;br /&gt;Delisa berusaha setiap hari , dan tak kenal lelah.....&lt;br /&gt;sampai suatu ketika....&lt;br /&gt;hari itu...tgl 25 desember 2004...&lt;br /&gt;delisa terus berlatih...&lt;br /&gt;bacaannya sudah lebih sempurna dari biasanya....&lt;br /&gt;hanya bacaan sujud yang ia lupa....&lt;br /&gt;tapi itu jauh lebih baik dari biasannya...&lt;br /&gt;karena esok hari ,,, delisa akan melaksanakan ujian praktek sholat...dan delisa akan mendapat ijazah ...&lt;&lt;seperti layaknya wisuda&gt;&gt;&lt;br /&gt;keesokan harinya delisa begitu semangat mengulang bacaan sholatnya.....&lt;br /&gt;sambil menunggu giliran,ia terus mengingat bacaan sujud...agar tak lupa....&lt;br /&gt;sampai ketika tiba gilirannya...&lt;br /&gt;ia terus membaca....delisa ingin sholat yg khusyu' seperti kata ustadz rahman.....&lt;br /&gt;delisa ingin membaca bacaan sholat dgn sempurna...delisa ingin sujud dgn sempurna Ya Allah....&lt;br /&gt;ya Allah...lihatlah delisa..gadis kecil ini ingin bersujud kepada MU...sungguh hanya ingin sujud kepada Mu dgn sempurna untuk pertama kalinya.Tetapi sekarang ia tak bsa melakukannya.tsunami itu telah menghantam tubuh kecil itu,disaat ia ingin bersujud sempurna pertama kalinya.ooh..bidadari kecil...ia terus mempertahankan dirinya untuk terus bersujud di saat air bah itu mengombang-ambing dirinya.&lt;br /&gt;Delisa kecil...&lt;br /&gt;kini telah kehilangan segalanya...ummi..kak fathimah..kak aisyah...kak zahrah..bu guru nur...&lt;br /&gt;mereka menghampiri delisa...tapi berlalu begitu saja..."jangan tinggalkan delisa sendiri..delisa takut sendirian"...mereka semua berlalu meningglkan delisa menuju gerbang sebuah taman yg begitu indah....mereka semua memakai pakaian yang bercahaya....mereka pergi...tanpa mengajak delisa.....&lt;br /&gt;Delisa cantik...tenanglah....karena Allah telah menciptakan sebuah istana megah disana...untukmu...yang didepannnya berdiri gapura bertuliskan ALISA DELISA...yang di dalamnya pula berterbangan ribuan burung bul-bul yang kau idamakan cantik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah Ya.Allah...gadis kecil itu sungguh sendirian. bukankah kuasa Mu menjejak walau sekedar basah atau keringnya setangkai jerami.bukankah kuasa Mu menggapai walau jatuh tidaknya setetes air di tengah hutan belantara luas.bantulah dengan tak terkira kasihMu...bantulah dengan tak terhitung sayangMu.....&lt;br /&gt;tubuh delisa kini tersangkut di semak belukar...sampai suatu ketika seorang prajurit menemukannya dalam keadaan tubuhnya yg bercahaya.subhanallah..gadis kecil yg ingin bersujud secara sempurna itu...membuat hati prajurit itupun trpana...hingga tak sadar dirinya sebagai kristiani,mengucapkan rasa takjubnya pda Allah...dan ia pun bersyahadat ...&lt;br /&gt;singkat cerita...akhirnya delisa bertemu dgn abinya...subhanallah...&lt;br /&gt;delisa kini tak sendiri...walaupun sepatuh dari hidupnya kini tak sempurna..&lt;br /&gt;kepergian orang2 yang dicintai....tapi,,sungguh delisa memiliki jiwa yang besar...&lt;br /&gt;ia belum beranjak dewasa,tetapi pikirannya melebihi orang dewasa...&lt;br /&gt;kehilangan orang-orang yang dicintainya....&lt;br /&gt;tdk membuat dirinya menjadi orang yg lemah....&lt;br /&gt;delisa sayang...terbuat dari apakah hatimu nak??sungguh bercahaya..&lt;br /&gt;kehilangan itu menjadi sesuatu yang sederhana di matanya...&lt;br /&gt;dibanding dgn diriku??hanya kehilangan 1/4 dari kebahagiaan itu,,ngeluhnya masya Allah....&lt;br /&gt;sedangkan delisa....kehilangan hampir 1/2 dari hidupnya ...&lt;br /&gt;tapi ia tetap tumbuh menjadi gadis yang periang....gadis yg amat kecil untuk melihat kejadian yg amat besar....makna dan hakikat besar itu...akan tetapi ia mampu melihatnya dari perspektif yg sederhana.....tidak seperti diriku....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delisa sungguh beruntung....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ajari aku untuk bisa melihat semuanya dgn sisi yg sederhana...&lt;br /&gt;agar hidup ini dapat ku lalui dgn penuh ketabahn..ketegaran...dan cinta kasih...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-2058569414914308885?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/2058569414914308885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=2058569414914308885&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/2058569414914308885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/2058569414914308885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/06/makna-sederhana-dari-hakikat-yg-besar.html' title='Makna sederhana dari hakikat yg besar'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-7875454613869322018</id><published>2009-06-29T20:14:00.000-07:00</published><updated>2009-06-29T20:46:45.985-07:00</updated><title type='text'>makkah fi elmustaqbal....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SkmI0I49RDI/AAAAAAAAAE0/qK_8Hepnqi0/s1600-h/mekkah+ku.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 113px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SkmI0I49RDI/AAAAAAAAAE0/qK_8Hepnqi0/s200/mekkah+ku.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352960061427500082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arab News edisi 30 April 2007 memaparkan sebuah tulisan berjudul “Further Expansion of Grand Mosque Planned”. Sebuah Master Plan telah dibuat untuk merubah kawasan di sebelah Masjidil Haram menjadi lebih luas sekitar 35%. Perluasan ini bertujuan untuk menampung pertambahan jumlah haji dan para jam’ah khususnya sepanjang puncak musim ibadah haji dan umrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proyek ini diperkirakan menelan dana sebesar 100 Milyard Real (sekitar 3 Trilyun, kalau gak salah). Sebagi gambar perbadingan, berikut saya comotkan Masjidil Haram dan sekitarnya saat ini versi Google Earth:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Area Masjidil Haram saat ini (klik untuk pembesaran)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SkmHS8KpOyI/AAAAAAAAAEs/f0mAsam59vk/s1600-h/makkah_2020_ge_pakarfisika.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 99px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SkmHS8KpOyI/AAAAAAAAAEs/f0mAsam59vk/s200/makkah_2020_ge_pakarfisika.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352958391564712738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang gambar di bawah ini adalah Rencana Perluasan itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SkmGxn9474I/AAAAAAAAAEk/phfQByxIUzY/s1600-h/Makkah+fi+elmustaqbal.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SkmGxn9474I/AAAAAAAAAEk/phfQByxIUzY/s200/Makkah+fi+elmustaqbal.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352957819206823810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;makkah tahun 2020...&lt;br /&gt;smoga Allah mengizinkanku untuk menimba ilmu di tanah haraam...&lt;br /&gt;dan meridhoiku untuk tinggal di makkah al-mukarromah....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-7875454613869322018?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/7875454613869322018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=7875454613869322018&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/7875454613869322018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/7875454613869322018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/06/makkah-fi-elmustaqbal.html' title='makkah fi elmustaqbal....'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SkmI0I49RDI/AAAAAAAAAE0/qK_8Hepnqi0/s72-c/mekkah+ku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-6067753328230570310</id><published>2009-06-29T03:31:00.000-07:00</published><updated>2009-06-29T03:36:33.833-07:00</updated><title type='text'>indahnya keadilan....</title><content type='html'>Allah itu adil lagi Maha adil....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menjawab doa hamba Nya dgn cara yg bermacam.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada yang langsung ijabah...&lt;br /&gt;maka beruntunglah ia....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika ia bersyukur,ketika Allah mengabulkan segala pinta Nya....&lt;br /&gt;mensyukuri anugerah Nya...&lt;br /&gt;maka Allah akan mengujinya dgn sebuah kemudahan...&lt;br /&gt;jika terus mensyukuri kemudahan itu....&lt;br /&gt;maka Allah akan menguji dengan kemudahan yg lebih dari itu...&lt;br /&gt;jika ia tdk berpaling dari Nya,dan tetap setia untuk teruss mensyukuri......&lt;br /&gt;maka Allah akan memberkahi kehidupan Nya,dan terus mengujinya dgn kemudahan demi kemudahan.....&lt;br /&gt;dalam perjalanan hidup nya.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetapi,adakalanya doa itu tdk langsung ijabah.....&lt;br /&gt;bukan berarti Allah enggan untuk menjawabnya....&lt;br /&gt;tidakkah engkau mengetahui,,,,&lt;br /&gt;bahwasanya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika itu...malaikat berkata " Yaa Rabb...mengapa engkau blm menjawab pintanya?"&lt;br /&gt;"biarkan lah ia terus berdo'a kepadaku....."&lt;br /&gt;"mengapa Yaa Rabb??"&lt;br /&gt;"ketahuilah...&lt;br /&gt;bahwa Aku masih rinduuuu mendengar rintihnya....&lt;br /&gt;Aku masih rinduu...mendengar pintanya....&lt;br /&gt;Aku tak ingin segera mengabulkan...&lt;br /&gt;Karena aku masih sangatttt rindu mendengar suaranya di hening dan syahdunya sepertiga malam....."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Habiib...&lt;br /&gt;malu rasanya...&lt;br /&gt;kami yg sering sombong...&lt;br /&gt;lalai dariMu...&lt;br /&gt;jarang menyapa Mu di 1/3 malam....&lt;br /&gt;jangankan menyapa.....&lt;br /&gt;untuk bangkit saja rasanya beraat....masih cinta dgn hangatnya selimut...&lt;br /&gt;bukan cinta dgn rengkuh rahmatMu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;padahal........jauh lebih hangat rengkuhan Ridho Mu...Rabbi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...biarkan kami untuk terus berlabuh di samudera cinta Mu....&lt;br /&gt;selalu setia bersama Mu.....&lt;br /&gt;dalam setiap duka dan cita...&lt;br /&gt;dalam lapang maupun sempit...&lt;br /&gt;dalam sehat maupun sakit.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UHIBBUK....&lt;br /&gt;wa musytaqun bika ya Habibi.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ادعو ني استجب لكم.......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-6067753328230570310?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/6067753328230570310/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=6067753328230570310&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/6067753328230570310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/6067753328230570310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/06/indahnya-keadilan.html' title='indahnya keadilan....'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-3548394605988884713</id><published>2009-05-11T20:22:00.000-07:00</published><updated>2009-05-11T20:25:58.756-07:00</updated><title type='text'>Kisah Nyata dari Jeddah</title><content type='html'>Seorang pemuda yang baru saja beberapa bulan ditinggal wafat ayahnya sedang berkumpul dengan teman-temannya, ia memang mempunyai "acara khusus" setiap minggunya dengan teman-temannya untuk berkumpul sambil menonton VCD porno di rumah mendiang ayahnya, demikian acara itu berlanjut setiap minggunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu setelah selesai dari perkumpulannya, ia tertidur lelap dan bermimpi, ia sedang menuju makam ayahnya, tiba-tiba ia mencium bau yang sangat busuk dari pusara ayahnya, lalu ia mendengar suara ayahnya sambil mengerang, seakan-akan menahan sakit, "Anakku, sampai kapan kau akan menyiksaku di alam kubur, ketahuilah setiap kali kalian berkumpul dirumahku dan menyaksikan film porno itu aku didatangi dua malaikat penyiksa, yang satu menuangkan cairan busuk yang keluar dari farji para pelacur yang sedang dalam siksaan kubur, dan malaikat yang lain menimpakan bara api disekujur tubuhku, mereka terus berbuat demikian dan tidak berhenti sebelum kalian selesai dari acara keparat itu dirumahku, mereka datang untuk menyiksaku seperti itu setiap minggu bertepatan waktunya dengan berkumpulnya kalian, hentikan perbuatanmu wahai anakku, kembalilah kepada Allah untuk bertobat.." anak itu tersentak dari tidurnya dalam keadaan gundah, ia tak tahu harus berbuat apa, ia terus berfikir dan berfikir, maka cahaya Hidayah pun menerangi kalbunya, ia bertobat kepada Allah swt dan mulai menjalani Cahaya petunjuk, ia berniat pada malam yang biasanya ia mengadakan acara tercela itu dirumahnya, ia akan mengadakan acara maulid Nabi besar Muhammad saw, setiap minggunya, ditempat dan waktu yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menceritakan mimpi dan niatnya pada teman-temannya, merekapun setuju dengan pendapat itu, acarapun berlangsung, para pemuda yang dipenuhi cahaya tobat, maka berkumpullah hati yang dipenuhi penyesalan dan merasa sangat bersalah terhadap Maha Raja Langit dan Bumi, maka rumah itu kini terlihat dari langit bagaikan bintang gemerlapan, sebagaimana penduduk bumi memandang bintang gemerlapan dilangit, rumah yang beberapa hari yang lalu dipenuhi perbuatan yang menggetarkan pintu Kemurkaan Allah, kini di rumah itu berkumpullah hamba-hamba Nya untuk melangsungkan amal yang mengguncang pintu Rahmat Rabbul'alamin. Malam itu sang pemuda kembali bermimpi, seraya menziarahi makam ayahnya, ia mencium bau wangi yang sangat Indah, wangi Misk Kesturi, ia teringat bahwa wangi Misk Kesturi adalah wangi tubuhnya Rasulullah saw (tercantum dlm kitab Syama'il, oleh Imam Tirmidzy), lalu ia mendengar suara ayahnya dengan penuh kelembutan, "Allah melimpahkan rahmat Nya padamu wahai anakku, aku dihentikan dari segala siksa kubur karena tobatmu, dan amal perbuatanmu, aku dihadiahi Mahkota oleh Rasul saw karena rumahku dijadikan tempat menampung para tamu Rasulullah saw".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah ra, Sabda Rasulullah saw "Tiga perbuatan yang masih bersambung setelah kematian : Ilmu yang bermanfaat, Shadaqah yang terus mengalir (seperti masjid, atau penerang masjid dll), dan Anak Shalih yang mendo'akannya..!". (Hadits Hasan Riwayat Imam Tirmidzy)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-3548394605988884713?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/3548394605988884713/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=3548394605988884713&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3548394605988884713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3548394605988884713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/05/kisah-nyata-dari-jeddah.html' title='Kisah Nyata dari Jeddah'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-7485573261013194469</id><published>2009-05-11T20:11:00.000-07:00</published><updated>2009-05-11T20:19:53.458-07:00</updated><title type='text'>Orang Yang Paling Bahagia Dengan Syafaat Rasul SAW Di Hari Kiamat</title><content type='html'>-----Habib Munzir Al-musawa-------&lt;br /&gt;Hamdan li Robbin Khosshona bi Muhammadin&lt;br /&gt;Wa anqodznaa bi dzulmatiljahli waddayaajiri&lt;br /&gt;Alhamdulillahilladzii hadaanaa bi ‘abdihilmukhtaari man da’aanaa ilaihi bil idzni waqod naadaanaa labbaika yaa man dallanaa wa hadaanaa&lt;br /&gt;Shollallahu wa sallama wa baarok’alaih&lt;br /&gt;Alhamdulillahilladzi jam’anaa fi hadzalmahdhor,Limpahan puji kehadirat Allah SWT yang Maha Luhur, yang Maha menerangi langit dan bumi, cahaya keagungan dzat-Nya yang menenangkan jiwa, ketika cahaya itu terbit dalam sanubari hambanya, maka tenanglah ia dari segala kesedihan, ketika cahaya pertolongan Allah terbit pada hambanya, tersingkirlah segala kesulitan, ketika kasih sayang-Nya dan uluran kelembutan Ilaahi menolong hambanya, maka selesailah segala permasalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah yang Maha berkuasa dari zaman ke zaman, yang Maha menawarkan kedekatan kepada hamba-hambanya sepanjang waktu dan masa, Allah Jalla wa ‘ala, yang memandang diriku dan kalian dimalam hari ini dengan pandangan harapan agar kita ingin dekat kehadirat-Nya dan Allah SWT memandang dzat, tiada pernah terlepas pandangannya dari setiap gerak-gerik hambanya, memandang apa-apa yang dalam lintasan pemikiran mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntunglah mereka yang hadir di majelis ini, dengan niat mulia untuk bertaubat ke hadiraturrob, sehingga Allah melihat, hamba-Ku yang satu ini tetap ingin dekat, hamba-Ku yang satu ini ingin pengampunan, hamba-Ku yang satu ini tidak mampu memperbaiki diri dan butuh bantuan, hamba-Ku yang satu ini berharap agar Aku mengabulkan permohonannya “ Allahummaj’alnaa minhum” Allah jadikan aku dan kalian mempunyai jiwa yang selalu bermunajat, jadikan jiwa kita asyik berdoa berhubungan dengan Robbul’alamin SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirin hadirot yang dimuliakan Allah.&lt;br /&gt;Betapa mulianya jiwa yang berdoa kepada Allah, betapa indah dan bercahayanya jiwa yang bermunajat kepada Robbul’alamin, dan seindah-indah keadaan adalah hamba yang mengadukan kesulitannya kepada Allah, dan semulia-mulia manusia yang berdoa adalah sayyidina Muhammad SAW, pemimpin semua orang yang bermunajat, imam semua orang yang berdoa, sang pengajar tunggal, pemimpin seluruh ajaran keluhuran sepanjang zaman, sayyidina Muhammad SAW wa barak’alaih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jiwanya selalu dipenuhi doa, didalam kesedihan dan didalam kenikmatan, dalam kegembiraan ataupun dalam kesulitan, jiwa sang Nabi dan jiwa sang idola selalu berdoa, memuji Allah, meminta pertolongan dari Allah, bermohon kepada Allah, merintih kepada Allah, karena memang jiwa yang selalu berdoa menandakan dekatnya hubungannya kepada Allah, sambutan Ilahiyyah sebagaimana firman Allah dalam hadits qudsi: “yabna aadam innaka maa da’autanii wa rojauatanii ghofartulaka ‘ala maakaana minka falaa ubaalii” wahai keturunan Adam ketika kau berdoa kepada-Ku dan berharap kepada-Ku, ketika kau taruhkan harapanmu kepada dzat-Ku, ketika kau mau minta kepada-Ku, Ku hapuskan dosa-dosa kalian dan tidak Ku permasalahkan lagi” betapa indahnya Robbul’alamin, yang mengabarkan kepada sang Nabi, sambutan hangatnya bagi mereka yang bermunajat, sambutan hangatnya bagi mereka yang berharap kepada Allah, Ku hapuskan dosa-dosa kalian dan tiada akan Ku perdulikan lagi, demikian sambutan Ilaahi bagi jiwa yang memanggil Allah, bagi jiwa yang menginginkan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirin hadirot yang dimuliakan Allah.&lt;br /&gt;Kita memiliki satu sosok yang menjadi idola dan panutan, sayyidina Muhammad SAW wa barak’alih rahmatan lil-‘alamin, sayyidul awwaliina wal-aakhiriin, yang hari-hari beliau dipenuhi doa dan munajat, semakin orang mencintai dan mengikuti beliau, akan semakin banyak berdoa dan bermunajat, manusia yang paling indah budi pekertinya, disaksikan oleh seluruh musuh dan temannya, satu jiwa, satu manusia, ditengah-tengah dunia yang penuh dengan Nasrani, Yahudi dan Musyrikin, satu makhluk yang berada didalam “laa ilaaha illallah” yang mengawali tuntunan kesempurnaan “laa ilaaha illallah” sendiri dikelilingi kegelapan Yahudi, Nasrani dan Musyrikin, sendiri membawa amanat Ilaahi, sendiri dan hanya bersama Allah, seluruh kerabat, keluarga, teman dan semua yang ada dipermukaan bumi dalam kesesatan dan kegelapan yang nyata, mereka yang telah memahami dari para pendeta Yahudi dan Nasrani, yang memahami kebenaran, saat-saat itu dalam keadaan penantian, menanti kedatangan Nabi akhiruzzaman, sendiri, hadirin hadirot yang dimuliakan Allah, namun jiwa dan manusia yang paling terkucil karena sendiri, tidak mempunyai teman untuk menyampaikan kemuliaan yang diajarkan Allah ini, ternyata kemudian menjadi penguasa terbesar sepanjang waktu dan zaman, menjadi penguasa terbesar sejak turunnya Adam hingga yaumil-qiyamah, pengikutnya terbanyak, sayyidina Muhammad SAW wa barak’alaih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penguasa yang tidak menggunakan tahta dan tidak memakai singgasana, penguasa yang lembut kepada semua teman dan musuh, sehingga diriwayatkan didalam Shohih Bukhori; betapa hebatnya perjuangan beliau untuk memerangi kekufuran Yahudi, Nasrani dan Musyrikin, namun Rasul SAW mempuyai seorang khodim, seorang pembantu, anak muda, beragama Yahudi, beliau SAW, tidak mengusir pemuda itu karena ingin berkhidmat kepada beliau, walaupun Yahudi. Yahudi adalah agama yang paling dimurkai Allah SWT setelah kekufurannya, dahulu tentunya dibawa oleh Nabi Ibrahim as, maka pemuda itu berkhidmat kepada Nabi dalam waktu yang cukup lama, membawakan makanan dan minuman sang Nabi, duduk bersama sang Nabi, berkhidmat dirumahnya Rasulullah SAW, demikian indah dan lembutnya sang Nabi, ia terus dalam agama Yahudinya selama sekian lama, Rasul tidak memaksanya, ini orang non muslim, kafir, masuk kerumahku dan mau khidmat kepadaku, tidak demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau SAW menerima seluruh makhluknya Allah dalam keadaan apapun, duduk berkhidmat bersama beliau, maka disatu hari pemuda ini sakit, Rasul SAW menjenguknya, ketika beliau menjenguk pemuda ini sudah sakaratul maut, ayahnya yang juga Yahudi duduk bersama Rasul, menyaksikan sakaratul maut anak ini, Rasul mengatakan ;ucapkan “laa ilaaha illallah muhammadurrosulullah! Pemuda itu tidak mau mengucapkannya, kecuali melirik dulu kepada ayahnya, diizinkan tidak masuk Islam, ayahnya yang Yahudi, haru dengan perbuatan sang Nabi yang demikian indah, ini anakku, jelas-jelas dia ini pimpinan orang Islam, yang selalu berdakwah mengajak kepada kebenaran, ini anakku khidmat dirumahnya, bahkan sakit datang menjenguk anakku, terharu ayahnya, dan berkata: “athi’u abal-qosim! Wahai anakku taati Abu Qosim! Itu julukan bagi Nabi Muhammad SAW, anaknya mengucapkan shahadat dan masuk Islam, dan Rasul kembali kerumahnya dengan wajah yang cerah, seraya berkata; “alhamdulillahilladzii anqodzahu minannaar” Alhamdulillah, puji bagi Allah yang telah menyelamatkannya dari api neraka kekufuran, demikian hadirin hadirot lembutnya sang Nabi, kita bertanya; kenapa Rasul SAW berbuat demikian kepada orang-orang yang diluar Islam? tidak lain karena kelembutannya, bukan ridho atas kesesatannya, tapi besarnya keinginan untuk orang itu beriman, besarnya keinginan sang Nabi dan cintanya kepada Allah, jangan sampai orang ini membenci Rasul dan lari dari Islam, demikian akhlak Nubuwwah, warisi kemuliaan budi pekerti Nabi Muhammad SAW wa barak’alaih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirin hadirot yang dimuliakan Allah. Rasul SAW adalah orang yang sangat mencintai Allah, tidak ada orang mencintai Allah dimuka bumi melebihi cintanya Nabi Muhammad SAW kepada Allah, dan beliau selalu ingin berbuat apa-apa yang dicintai oleh Allah, yang membuat Allah ridho dan senang itu yang diperbuat oleh sang Nabi, oleh sebab itu, hadirin hadirot yang dmuliakan Allah, Rasul SAW mengajarkan kepada kita kemuliaan demi kemuliaan, karena cintanya kepada Allah, dan kita bertanya; kenapa para Nabi yang lain tidak demikian dahsyatnya penjagaannya terhadap umat? Penjagaan beliau terhadap umatnya karena besarnya cintanya kepada Allah pula, karena apa? karena beliau tahu, semakin banyak hamba-hamba Allah yang beriman, Allah semakin ridho dan gembira, ini yang dihendaki sang Nabi, sehingga dia SAW selalu mengajak kepada umatnya dengan kelembutan dan kasih sayang, sehingga jadilah beliau yang paling banyak pengikutnya dari semua Nabi dan Rasul SAW wa barak’alaih, dan memang beliaulah yang paling dicintai Allah, yang paling mewarisi kecintaan Allah, yang dengan mengikuti gerak gerik beliau sampailah kita pada cinta Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirin hadirot, Maha Raja langit dan bumi, terus memandang gerak-gerik kita, memandang dan memperhatikan niat yang ada dalam jiwa kita, Allah SWT telah menyiapkan alam setelah alam dunia yaitu barzah dan yaumil-qiyamah, alam yang pasti akan kita jalani dan kita lalui dan akan dilalui oleh semua yang hidup dimuka bumi, dari keturunan Adam, mereka akan melewati barzah dan sampai diyaumil-qiyamah, hadirin hadirot, dan Allah SWT akan memperlihatkan apa-apa yang akan kita dapatkan sebelum kita sampai disurga. Wa lia’udzubillah juga jika sampai di neraka, semoga Allah menyelamatkan ku dan kalian dari api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan didalam Shohih Bukhori, bahwa Rasul SAW bersabda; “tiadalah seorang ahli surga, masuk ke dalam surga, terkecuali diperlihatkan padanya api neraka, tiada seorang yang akan masuk kedalam surga, terkecuali pasti saat ia sebelum masuk surga, diperlihatkan dulu api neraka, untuk apa? ketika ia melihat dahsyatnya dan gemuruh api neraka, maka diperlihatkanlah tempatnya yang sebenarnya yaitu surga, ini tempatmu jika kau berbuat keburukan dan tidak beramal sholeh, dan setelah Alah SWT mengampunimu dan kau beriman dan beramal sholeh, sekarang inilah tempatmu yaitu surga, “ liyazdaadu syukro” agar ia tambah bersyukur kepada Allah SWT, karena telah melihat neraka. Diriwayatkan pula didalam Shohih Bukhori didalam hadits yang sama; “tiadalah seseorang masuk neraka, terkecuali diperlihatkan dulu tempatnya disurga, ini kalau kau berbuat baik mestinya tempatmu disini, tapi karena kau memilih kehinaan maka tempatmu diganti dengan yang ini wa li a’udzubillah, ia melihat kobaran api neraka, “fazaadu hasroh” maka ia bertambah sedih, bertambah kecewa dan bertambah menyesal, sehingga ia tahu betapa indahnya Allah memperbuat hamba-hambanya yang beramal sholeh, hingga dia berada pada puncak penyesalan, dan penyesalannya itu akan menjadi pengurangan pula baginya dari pada siksa api neraka selama ia seorang muslim, karena semua muslim akan sampai disurganya Allah, demikian yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirin hadirot yang dimuliakan Allah.&lt;br /&gt;Allah SWT mensifatkan kepada kita, disabdakan oleh Nabiyyuna Muhammad SAW, siksa api neraka yang paling ringan itu adalah dipakaikan dua bara api dikakinya yang terbuat dari api neraka sehingga bergolaklah kepala dan otaknya, inilah siksaan yang paling ringan, dan bagaimana siksaan yang paling berat, inilah hadirin hadirot penjara diyaumil-qiyamah wa li a’udzubillah untuk penebusan dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan didalam Shohih Bukhori, Rasul SAW bersabda; “ketika penduduk surga sudah masuk kedalam surga, dan penduduk neraka sudah masuk kedalam neraka, maka berkatalah para malaikat; “yaa ahlal jannah khulud laa maut yaa ahlan-naar khulud laa maut” wahai penduduk surga abadi tiada akan pernah menemui kematian, wahai penduduk neraka tiada akan pernah menemui kematian” disaat itulah penduduk surga bertakbir dan bersyukur kepada Allah, mereka akan terus dalam kebahagiaan sepanjang waktu dan zaman, tidak terbatas dengan zaman, tidak berakhir dengan masa, tidak bertambah lanjut usia, mereka terus didalam kebahagiaan, didalam jaminan Ilaahi, tiada pernah wafat selama-lamanya, penduduk neraka menjerit ketakutan mendengar suara ini; wahai penduduk neraka tiada kematian, walaupun mereka akan merasakan kematian beribu-ribu kali, karena pedihnya siksa, namun tiada akan pernah wafat dan selesai, akan terus dalam kehinaan, terkecuali mereka menemui kebebasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itulah, ketika Abu Hurairah ra bertanya; ya Rasulullah man as’adunnas bi syafa’atii yaumal-qiyamah, wahai rasul, siapa orang yang paling beruntung mendapatkan syafa’atmu dihari kaiamat? Rasul menjawab; as’adunnaas bi syafa’atii yaumal-qiyamah man qoola laa ilaaha illallah kholishon min qibali nafsihi” orang yang paling beruntung mendapatkan syafat’atku dihari kiamat adalah orang yang mengucap; laa ilaaha illallah” dari dalam dirinya, laa ilaaha illallah” dia tidak ingin menyembah selain Allah, tidak mau mengakui Tuhan selain Allah, sebesar apapun dosanya, sebanyak apapun kesalahannya, selama jiwanya menolak menyembah selain Allah, pasti dia akan ditemui syafa’atunnabi Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirin hadirot demikian dahsyatnya rahmat-Nya Allah, dengan kebangkitan sayyidina Muhammad SAW wa barak’alaih, kita berkata lalu bagaimana dengan dosa-dosa, selesaikah sudah? Kalau toh nanti bakal masuk surga juga, hadirin, sebagaimana kita dimuka bumi juga tidak mau dizholimi, tidak mau dapat musibah, demikian pula diyaumil-qiyamah musibah yang demikian dahsyat, pencucian dosa yang demikian dahsyat yang sangat menakutkan dan merisaukan, satu hari adalah bagaikan seratus tahun, demikian hadirin hadirot yang dimuliakan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul SAW bersabda diriwayatkan didalam Shohih Bukhori; “orang-orang yang keluar kelak dari dalam neraka itu, dalam keadaan hangus, walaupun hanya baru beberapa menit, belum sampai ke neraka sudah hangus mereka dari panasnya api neraka, namun ketika mereka telah hangus ini Allah SWT memerintahkan malaikat untuk menenggelamkannya di “naHrul hayat” yaitu didanau kehidupan, demikian riwayat Shohih Bukhori, maka tumbuhlah seluruh sel tubuhnya yang telah hangus, apakah ia bisa, sebagaimana kita berasal dari satu sel, tumbuhlah milyaran sel disekitar tubuh kita menjadi manusia, berbicara, mendengar, melihat dan segala-galanya, demikian pula ketika mereka yang telah hangus dalam api neraka, wa li a’udzubillah, Allah SWT mengeluarkannya dengan syafa’at, mereka adalah orang-orang yang nomor dua dari pada yang mendapatkan syafa’at, yang pertama mendapatkan syafa’at adalah mu,minin, sholihin, muqorrobin, orang-orang yang masuk surga tanpa hisab disyafa’ati oleh Rasul, agar lebih cepat masuk kedalam surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian dijelaskan oleh Imam ibnu Hajar dalam kitabnya fathul baari bi syarah Shohih Bukhori, bahwa ketika Rasul SAW mensyafa’ati itu, Rasul berkata didalam Shohih Bukhori dijelaskan; “yahuddu hadda” Allah memberi batasan-batasan kepada sang Nabi, pertama orang-orang mu,minin, muqorrobin, sholihin, syuhada, ini dulu dibebaskan dan tidak mendapatkan hisab, percepat masuk ke dalam surga, lalu kelompok kedua yang diangkatnya lagi derajat, dari derajat surga menjadi derajat yang lebih tinggi dengan syafa’atunnabi SAW, ada pula yang diberi hak memberi syafa’at yaitu para syuhada, para ulama, para auliya, diberi izin untuk memberi syafa’at, dan pula Rasul SAW mensyafa’ati batasan umat demi batasannya, Imam ibnu Hajar menyebut batasannya, mereka yang malas berbuat ibadah, mulai semakin tinggi mereka dari para pezina, orang yang meninggalkan sholat, orang yang mabuk, dan kesemuanya ini hadirin hadirot pasti diakhir, akan mendapatkan syafa’at selama mereka tidak menyekutukan Allah, walaupun terlambat, entah seribu tahun, entah ratusan ribu tahun, entah milyaran tahun, mereka akan menemui syafa’at Muhammad SAW, ribuan tahun itu bukan hal yang sebentar hadirin hadirot, mereka dizaman sekarang ada yang menanti di alam barzah, mungkin seribu tahun lagi untuk mencapai hari kiamat, kita saja adalah beberapa hari terkena musibah misalnya, jiwa kita telah mulai sempit dan bingung, lebih-lebih lagi ketika ribuan tahun tinggal didalam bara api yang gelap dan hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian hadirin hadirot, namun kita mengingat disini betapa agungnya rahmat-Nya Allah, dengan memunculkan sosok Muhammad Rasulullah SAW kepada kita, Imam ibnu Hajar al-Asgholani didalam kitabnya fahul baari bi syarah Shohih Bukhori menjelaskan, menukil pada hadits shohih dan tsiqoh bahwa disaat itu ketika para Nabi melintas dijembatan shirot, Rasul SAW didatangi oleh Nabi Isa as dan berkata; wahai Muhammad al-an waktah” wahai Muhammad sekarang waktumu, ini umat sudah pecah belah, sudah cerai berai dan masing-masing teman tidak kenal temannya, sahabat tidak kenal sahabatnya, sebagaimana firman Allah: “yauma yafirru mar’u min akhih wa ummihi wa abih wa shohibatihi wa banih” hari dimana manusia itu lari dari temannya, lari dari keluarganya, lari dari ayah ibunya, lari dari anaknya, menghindar dari suami dan istrinya, karena apa? karena risaunya mereka atas hari yang demikian besar, takut dituntut, dan dihari itulah Nabi Isa berkata: sekarang waktumu wahai Muhammad, ini umat sudah cerai berai semua, Rasul SAW berdiri dijembatan shirot menanti umat, saat semua teman lupa pada temannya, Rasul tidak lupa dari umat, jika beliau melihat umat beliau melintas beliau mengenalkan dirinya “ana shohibuk-ana shohibuk” demikian Imam ibnu Hajar menukil hadits didalam kitabnya fathul baari bi syarah Shohih Bukhori, aku ini temanmu kata Rasul aku temanmu, maksudnya semua teman bisa lupa padamu terkecuali Nabi Muhammad, tidak lupa pada umatnya SAW wa barak’alaih wa ‘ala alih, demikian hadirin hadirot indahnya sayafa’atunnabi. Sampailah manusia-manusia yang telah sampai ke dalam surganya Allah SWT, sehingga Rasul SAW bersabda diriwayatkan didalam Shohih Bukhori; “orang-orang itu disurga kelak wajah mereka bagaikan bulan purnama, bulan disaat purnama, terang benderang dengan keindahan, wajah mereka dinaungi cahaya Ilaahi SWT, terang benderang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirin hadirot yang dimuliakan Allah&lt;br /&gt;Wajah mereka itu indah, indah karena apa? karena diperindah oleh yang Maha Indah, dengan cahaya yang Maha Indah, sehingga mereka sangat indah, bayangkan wajah-wajah mu,minin nu,minat, syuhada, dan sholihin, penduduk surga itu, betapa indahnya wajah mereka, semoga kita akan diperindah oleh Allah, dengan cahaya keindahan-Nya, di dunia di barzah dan di yaumil-qiyamah, mereka melihat indahnya surga bagaikan istana-istana, mereka kata Rasul SAW; bagaikan bintang dilangit terang benderang dan sangat berjauhan antara istana satu dengan istana lainnya, hal seperti ini hadirin jika kita ingat tampaknya sulit diterima logika, tentu logika kita belum mampu untuk mendalami hal-hal seperti ini, ini hanya bisa diterima oleh iman, akan tetapi Allah SWT yang Maha berkuasa tentunya telah memberi peringatan kepada kita, bahwa alam logika dan pemahaman kita ini sangat terbatas dan pengetahuan ilmu kita pun sangat terbatas, sehingga Allah berkata kepada mereka yang masih memungkiri dan menyembah Tuhan yang lain, Allah berfirman: “innahaum laa yakhluqudzubab walau ijtama’u bih” bagaimana mereka mau memahami dengan segala kepahaman ilmu sedangkan mereka tidak bisa menciptakan seekor lalat, walaupun seluruh mereka berkumpul penduduk langit dan bumi untuk menciptakan seekor lalat dari ketiadaan, bukan dari proses peneluran, dari ketiadaan menjadi ada, kumpul seluruh alam untuk menciptanya tidak akan mampu, mencipta seekor lalat saja seluruh alam semesta tidak mampu, maka apa lagi yang kita tumpu kalau bukan iman pada yang Maha mencipta seluruh alam semesta, Allah Jalla wa’ala Allahu Allahu Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul SAW bersabda diriwayatkan didalam Shohih Bukhori: “ketika penduduk surga telah masuk kedalam surga, penduduk neraka disyafa’ati dan mereka keluar dari neraka lantas diperindah oleh Allah, masuklah mereka kedalam surga, banyaknya bagaikan ribuan burung-burung putih, keluar dari kemurkaan, dari penjara kehinaan Allah SWT,menuju surga, ribuan banyaknya terus dan terus masuk kedalam surga dengan syafa’at Nabi Muhammad SAW, demikian riwayat Shohih Bukhori, mereka keluar menuju surga itu bagaikan ribuan merpati-merpati masuk kedalam, bukan seperti burung tentunya, akan tetapi banyaknya kira-kira seperti itu, masuk kedalam surganya Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirin hadirot, lalu Allah SWT berkata pada penduduk surga: “Ana u’thiikum aktsar min dzalik” wahai hamba-hambaku apakah kalian sudah senang, sudah puas kalian”, mereka menjawab; “apalagi yang membuat kami belum puas padamu Robbi, kami masuk kedalam surga padahal kami hanya beriman dan beramal sholeh beberapa puluh tahun saja, itupun masih banyak celah-celah dosa, Kau berikan pada kami pengampunan, apalagi yang lebih dari ini wahai Robb, dan Kau berikan kepada kami kebahagian dan keindahan yang kekal, mereka dengan mahkota-mahkota indah, pakaian terindah, minyak wangi terindah, dan bentuk yang sangat indah, Allah SWT berfirman lagi dalam hadits qudsi: “Ana u’thiikum aktsar min dzalik” mau Ku beri hal yang lebih dari itu, maka para penduduk surga menjawab; apa yang lebih dari ini wahai Robb, tentunya mau, maka Allah SWT menjawab: “Ku halalkan dan Ku pastikan untuk kalian keridhoan-Ku dan Aku tidak akan pernah murka kepada kalian selama-lamanya” Allah menghalalkan cinta-Nya kepada mereka dan akan selalu mencintai mereka dengan cinta yang abadi, cinta Allah yang tiada akan pernah berakhir, adakah dalam jiwa kita mendambakannya, adakah kita yang memintanya, ridho Allah yang kekal dan abadi dan tiada akan pernah berakhir, Ja’alallahu wa iyyakum minhum, semoga Allah memastikan namaku dan kalian diantara mereka, ya Allah, pastikan nama-nama kami Robbi yang wafat dalam husnul khotimah, pastikan nama-nama kami memandang dzat-Mu yang Maha Indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan didalam Shohih Bukhori, para shahabat bertanya: “ya Rasulullah hal naroo robbana” wahai Rasulullah apakah kami akan melihat Tuhan kami? maka Rasul SAW menjawab; “na’am, hal tumaaruuna fil-qomari lailatal-badri laisa duunahu sahaab? apakah kalian masih ragu melihat bulan purnama kalau tidak ada awan, tentunya tidak. jelas sekali, maka Rasul SAW menjawab; “seperti itu kalian akan melihat Tuhan kalian”, demikian riwayat Shohih Bukhori, dan Allah SWT berfirman: “wujuhuyyaumaidzin naadhiroh ilaa robbiha naazhiroh” wajah-wajah yang bercahaya memandang Allah SWT dengan seindah-indah dzat-Nya, disitulah hadirin hadirot sang Nabi SAW ketika berhadapan dengan Robbul’alamin, dimalam mi’raj, disaat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Imam al-qodhiyyat menukil satu riwayat tsiqoh, bahwa Rasul SAW bercerita, aku melihat daripada tingkatan-tingkatan langit satu persatu sampai yang terakhir dan tertinggi, sampai melebihi al-kursy sampai lauhulmahfuzh, sampai arsy, dan sampai kehadrotul Ilahi, aku melihat berjuta-juta bentuk, berjuta-juta suara, dan bermacam tasbih, gemuruh tasbih para malaikat yang tiada pernah berhenti dengan demikian megahnya, langit kedua gemuruh tasbih malaikat lebih dahsyat dan yang ketika sampailah ke hadratullah, beliau bersabda: tidak ada lagi suara, tidak ada lagi pemandangan, disaat itu semuanya tidak lagi bisa disifatkan, disaat itu beliau mendengar satu suara yang sangat berwibawah namun penuh dengan keindahan: “ ‘udnuhu-‘udnuhu yaa Muhammad li yafkah khoufuka yaa Muhammad” mendekat-mendekat wahai Muhammad tenangkan dirimu dari ketakutanmu” maka bersujudlah sang Nabi ke hadhrotullah dengan ucapan: “attahiyyaatul-mubaarokaatussholawaatuthoyyibaatulillah” segala kemuliaan, keluhuran milik Allah dan keberkahan, maka sang Nabi mendengar jawaban Allah Jalla wa’ala: “assalaamu’alaika ayyuhannabiyyu wa rohmatullahi wa barokatuh” salam sejahtera dari Allah pada sang Nabi dan Rahmatnya, sang Nabi menjawab: “assalamu’alaina wa ‘ala ‘ibaadillaahisshoolihin” salam sejahtera atas kami dan para hamba-hamba Allah yang sholeh, demikian hadirin hadirot percakapan itu selalu disebut saat kita sholat lima waktu dan sholat sunnah, untuk mengingat detik-detik perjumpaan sang Nabi dengan Allah, untuk mengingat detik perjumpaan kita dengan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirin hadirot yang dimuliakan Allah.&lt;br /&gt;Ingatlah saat perjumpaan ini yang pasti datang pada kita, rindukan dan dambakan keindahan-Nya Jalla wa’ala Ya rahman Ya Rahim, kami yang masih hidup di alam dunia dan menanti saat-saat kematian kami, panjangkan usia kami dalam ketaatan dan keberkahan, Ya rahman Ya Allah, tambahkan keberkahan dan ketaatan dalam usia kami, terangi hari-hari kami dengan indahnya sujud, terangi hari-hari kami dan napas-napas kami dengan doa dan munajat, terangi segala apa yang kami lewati dengan cahaya kemudahan dan cahaya penyelesaian yang menyingkirkan segala kesulitan dan hambatan kami, Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim Ya dzal-Jalali wal-Ikrom, inilah harapan, inilah doa, yang telah Kau berfirman: “yabna aadam innaka maa da’autanii wa rojautanii ghofartulaka ‘ala maa kaana minka falaa ubaali” wahai keturunan Adam ketika kau berdoa kepada-Ku dan berharap kepada-Ku Ku hapuskan dosa-dosamu dan tidak lagi Ku permasalahkan” hadirin hadirot, hadirkan jiwamu dalam doa dan munajat, bangkitkan harapanmu kepada Allah, dan Allah mengganjarnya dengan pengampunan maka panggillah Ya Allah Ya Allah Ya Allah, “as’adunnas bi syafa’ati yaumal-qiyamah man qoola laa ilaaha illallah kholishon min qibali nafsih” orang yang paling beruntung mendapatkan syafa’atku dihari kiamat adalah yang mengucap ”laa ilaaha illallah” dengan kesungguhan dari dalam dirinya” hadirin hadirot tekankan dalam jiwa kita tidak akan menyembah Tuhan lain selain Allah, tidak akan memilih Nabi lain selain Muhammad Rasulullah, faquuluu jami’an; laa ilaaha illallah Muhammadurrosulullah, laa ilaaha illallah Muhammadurrosulullah, laa ilaaha illallah Muhammadurrosulullah, Robbi saksikan kami tidak akan menyembah Tuhan selain-Mu Robbi, kami tidak sujud pada selain-Mu ya Allah, dan kami tidak memilih Nabi lain selain Nabimu Muhammad SAW, Ya dzal-jalali wal-Ikrom ya dzatthouli wal-in’am.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandanglah seluruh wajah ini dengan cahaya rahmat-Mu ya Rahman, pandanglah seluruh wajah ini dengan cahaya pengampunan-Mu ya Rahim, pandanglah seluruh wajah ini dengan kepastian husnul khotimah Ya Allahu Allah Ya Allahu Allah Ya Allahu Allah Ya Allahu Allah Ya Allahu Allah Ya Allahu Allah Ya Allahu Allah Ya Allahu Allah Ya Allahu Allah Ya Allahu Allah Ya Rahman Ya Rahim Ya dzal-Jalali wal-Ikrom, Robbi terangi jiwa kami dengan cahaya doa, Robbi terangi napas-napas kami dengan cahaya munajat, terangi sisa usia kami dengan lezatnya sujud, kami mengadukan buruknya jiwa kami yang selalu menghindar dari ibadah, kami mengadukan jiwa kami yang mencintai dan merindukan selain-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robbi ya Rahman kepada siapa kami mengadu kalau bukan kepada nama-Mu ya Allah, pada siapa kami mohon pengampunan atas buruknya dosa dan tiada rahasia antara kami dengan-Mu Ya Rahman, bukakan pintu pengampunan-Mu Ya Allah, bila hamba yang demikian banyak berbuat dosa, dan pintu maaf-Mu selalu terbuka bagi para pendosa, masukkan seluruh nama kami dalam samudera maaf-Mu Ya Rahman, hapuskan dosa-dosa kami, dosa-dosa ayah bunda kami, ayah bunda kami yang masih hidup curahkan keberkahan dalam hidupnya, ayah bunda kami yang telah wafat, muliakan arwah mereka bersama para muqorrobin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rahman Ya Rahim perbaiki keadaan muslimin; Allahumma ‘aafinaa walthuf binaa wahfazhnaa wanshurnaa wafarrij ‘anna wal-muslimiin Allhummakfina waiyyaahum jamii’an syarro mashooibaddunia waddiin Allahumma ashlihnaa wa ashlih man fii sholaahihi sholaahul-muslimin Allahumma laa tuhliknaa wa ahlik man fii halaakihi sholaahul-muslimin, Allahummasqinal-ghoitsa warrohmah wa laa taj’alnaa minal-qonithiin, Allahummarfa’ washrif ‘anna wa ‘anil-muslimiinal-adzaa wal-balaa, wal-qohtho wal-humma wazhulma wa jamii’I anwaail fitani wal-mihan wal-amroodh wal-asqoom maa zhoharo minhaa wamaa bathon wadfa’illahumma ‘anna syrrothooghiin wal-baaghiin wal-mu’tadiin wadzoolimiina bimaa syi,ta ‘aajilan ghoiro aajilin fii ‘aafiyatin wasalaamatin birohmatika yaa arhamarroohimiin yaa arhamarroohimiin yaa arhamarroohimiin”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah jangan jadikan satupun dari wajah kami yang hadir berada dalam api neraka ya Allah, jangan Kau biarkan satupun dari wajah kami menjerit dalam api nereka ya Rahman, pastikan Robbi kami Kau haramkan dari api neraka, haramkan kami dari siksa kubur, haramkan kami dari desakkan sakaratulmaut, halalkan bagi kami kebahagiaan dunia dan akhira&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-7485573261013194469?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/7485573261013194469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=7485573261013194469&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/7485573261013194469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/7485573261013194469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/05/orang-yang-paling-bahagia-dengan.html' title='Orang Yang Paling Bahagia Dengan Syafaat Rasul SAW Di Hari Kiamat'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-436408094670231173</id><published>2009-05-11T20:00:00.000-07:00</published><updated>2009-05-11T20:09:05.620-07:00</updated><title type='text'>Aku Akan Menuju Surga</title><content type='html'>Duduknya gelisah! Sesekali wajahnya di arahkan ke langit! Beberapa hari belakangan ini pemuda dari kabilah Aslam itu selalu termenung sendirian. Agaknya dia sedang sibuk memikirkan sesuatu yang membebani hatinya. Pemuda dengan tubuh atletis, kuat, gagah, dan penuh enerjik itu belum dapat jawaban tentang pertanyaan yang selalu menggelayuti pikirannya. Tentang satu keinginan yang tidak lumrah di usianya yang terbilang masih belia. Keinginannya untuk hadir di barisan para mujahid fi sabilillah. Hanya itu! Ya…hanya itu. Di kepalanya hanya tersembul satu pertanyaan,”Adakah jalan yang lebih afdhal dan lebih mulia dari jihad fisabilillah?” Rasa-rasanya tak ada. Sebab itulah satu-satunya jalan jika memang benar-benar telah menjadi tujuan dan niat suci untuk mencari restu dan ridha Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demi Allah, inilah satu kesempatan yang sangat baik”, kata hati pemuda itu. Ya….sebab di sana, serombongan kaum muslimin sedang bersiap menuju medan jihad fisabilillah. Sebagian sudah berangkat, sebagian lagi baru datang, dan akan segera berangkat. Semuanya menampakkan wajah senang, pasrah, dan tenang dengan satu iman yang mendalam. Wajah-wajah mereka membayangkan suatu keyakinan penuh, bahwa sebelum ajal datang, berpantang mati. Maut akan datang dimanapun kita berada, yakin bahwa umur itu satu. Kapankah sampai batasnya? Hanya Allah yang Maha Tahu. Bagaimana sebab dan kejadiannya? Takdir Allahlah yang menentukan. Maut, adalah sesuatu yang tak dapat dihindari. Dia pasti datang menjemput manusia. Entah di saat sedang duduk, diam di rumah, atau mungkin ketika dalam perlindungan benteng yang kokoh, mungkin pula sedang bersembunyi di suatu tempat, di gua yang gelap, di jalan raya yang ramai, atau di medan peperangan. Bahkan bukan mustahil maut akan menjemput kala manusia sedang tidur, di atas tempat tidurnya. Semua itu hanya Allah yang berkuasa, dan berkehendak atasnya. Menunggu kedatangan maut memang masa-masa yang paling mendebarkan jiwa. Betapa tidak? Hanya sendiri ini yang dapat dibawa menghadap Penguasa yang Esa kelak. Medan juang fisabillah tersedia bagi mereka yang kuat. Penuh keberanian dan keikhlasan mencari ridho Allah semata. Mereka yang berjiwa suci di tengah-tengah tubuh yang perkasa. Angan-angan ikhlas yang disertai hati yang bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, saat itu keberanian telah menjiwai setiap kalbu kaum muslimin. Panggilan dan dengungan untuk jihad fisabilillah merupakan harapan dan tujuan mereka. Mereka yakin di balik hiruk-pikuknya peperangan, Allah telah menjanjikan imbalan yang setimpal. Selain dengan itu dia dapat membersihkan jiwanya dari berbagai noda. Baik noda-noda aqidah, niat-niat jahat, perbuatan ataupun kekotoran muamalah yang lain. Pengorbanan mereka di medan jihad menunjukkan keluhuran budi. Semua sesuai dengan seruan Allah ’mukhlishiina lahudiini’ hanya untuk Allah semata. Pantas menjadi contoh dan teladan, bahkan sebagai mercusuar yang menerangi dunia dan isi alam semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah renungan hati pemuda Aslam yang gagah itu. Sepenuh hati dia berkata seolah kepada diri sendiri. “Harus! Harus dan mesti aku berbuat sesuatu. Janganlah kemiskinan dan kefakiran ini menjadi hambatan dan penghalang mencapai tujuanku.” Mantap, penuh keyakinan dan semangat yang tinggi pemuda tersebut menggabungkan diri dengan pasukan kaum muslimin. Usia pemuda itu relatif masih muda, namun cara berfikir dan jiwanya cukup matang, kemauanya keras, ketangkasan dan kelincahan menjadi jaminan kegesitannya di medan juang. Namun mengapa pemuda yang begitu bersemangat itu tak dapat ikut serta dalam barisan pejuang? Sebabnya hanya satu. Dia tidak mempunyai bekal dan apapun yang dapat dipakainya berperang karena kemiskinan dan kefakirannya. Sebab pikirnya, tidak mungkin terjun ke medan jihad tanpa berbekal apapun. Tanpa senjata dia tidak mampu melakukan apapun. Bahkan dia tidak akan bisa berbuat apa-apa. Jangankan berperang, untuk menyelamatkan diri saja, tidak mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah daftar pertanyaan panjang yang selalu menjadikan pemuda itu tak henti berpikir. Otaknya selalu disibukkan dengan satu lintasan, satu pertanyaan, bagaimana saya dapat berlaga di medan jihad? Setelah tidak juga dicapainya pemecahan, dia pergi menghadap Rasulullah saw. Diceritakan semua keadaan dan penderitaan serta keinginannya yang besar. Dia memang miskin, fakir dan menderita, namun dia tidak mengangankan apapun dari keikutsertaannya di medan perjuangan. Dikatakannya kepada Rasulullah saw, bahwa dia tidak meminta berbagai pendekatan duniawi kepada Rasulullah. Dia hanya menginginkan bagaimana caranya agar dia dapat masuk barisan pejuang fisabilillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar hal demikian, Rasulullah bertanya, setelah dengan cermat meneliti dan memandang pemuda tersebut: “Hai pemuda, sebenarnya apa yang engkau katakan itu dan apa pula yang engkau harapkan?” “Saya ingin berjuang, ya Rasulullah!” Jawab pemuda itu. “Lalu apa yang menghalangimu untuk melakukan itu”, Tanya Rasulullah saw kemudian. “Saya tidak mempunyai perbekalan apapun untuk persiapan perjuangan itu ya Rasulullah”, Jawab pemuda tersebut terus terang. Alangkah tercengangnya Rasulullah mendengar jawaban itu. Cermat diawasinya wajah pemuda tersebut. Wajah yang berseri-seri, tanpa ragu dan penuh keberanian menghadap maut, sementara di sana banyak kaum munafiqin yang hatinya takut dan gentar apabila mendengar panggilan untuk berjihad fisabilillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi Allah! Jauh benar perbedaan pemuda itu dengan para munafiqin di sana. Kaum munafiqin yang dihinggapi rasa rendah diri, selalu mementingkan diri-sendiri. Mereka tidak suka dan tidak mau memikul beban dan tanggung jawab demi kebenaran yang hakiki. Kaum yang tidak senang hidup dalam alam kedamaian dan ketentraman dalam ajaran agama yang benar. Mereka lebih suka berada dalam hidup dan suasana kegelapan dan kekalutan. Ibarat kuman-kuman kotor, yang hidupnya hanya untuk mengacau dan menghancurkan apa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Celakalah mereka yang besar dan berbadan tegap namun licik dan kerdil pikiran serta hatinya. Kebanggaanlah bagimu hai pemuda! Semoga Allah banyak menciptakan manusia-manusia sepertimu. Yang dapat menjadi generasi penerusmu. Yang akan menjunjung tinggi izzul Islam wal muslimin, dengan akhlak yang mulia menuju li’illai kalimatillah. Benar, kaum muslimin sangat mendambakan para jiwa yang demikian. Jiwa yang besar penuh keyakinan, dan juga keberanian yang mantap. Sepantasnyalah pemuda seperti dari kabilah Aslam itu mendapat segala keperluan serta keinginanya untuk melaksanakan hasratnya ke medan jihad. Rasulullah saw akhirnya berkata kepada pemuda Aslam tersebut: “Pergilah engkau kepada si Fulan! Dia yang sebenarnya sudah siap lengkap dengan peralatan perang tapi tidak jadi berangkat karena sakit. Nah pergilah kepadanya dan mintalah perlengkapan yang ada padanya.” Pemuda itu pun bergegas menemui orang yang ditunjukkan Rasulullah saw tadi. Katanya kepada si Fulan: “Rasulullah saw menyampaikan salam padamu dan juga pesan. Beliau berpesan agar perlengkapan perang yang engkau miliki yang tidak jadi engkau pakai pergi berperang agar diserahkan kepadaku.” Orang yang tidak jadi berperang itu dengan penuh hormat merespon perintah Rasulullah saw sambil mengucapkan: “Selamat datang wahai utusan Rasulullah! Saya hormati dan taati segala perintah Rasulullah saw.” Segera dia menyuruh istrinya untuk mengambil pakaian dan peralatan perang yang tidak jadi dipakainya. Diserahkan semuanya pada pemuda kabilah Aslam tadi. Sambil mengucapkan terima kasih pemuda tersebut menerima perlengkapan itu. Sebelum dia berangkat dan meninggalkan rumah itu, pemuda tersebut sempat berucap: “Terima kasih yang sebesar-besarnya. Anda telah menghilangkan seluruh duka dan keputusasaanku. Bagimu pahala yang besar dari Allah yang tiada tara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih………Terima kasih.” Pemuda suku Aslam itu kemudian keluar dengan riang. Raut wajahnya menyiratkan kegembiraan yang luar biasa. Dengan berlari-lari dia meningalkan rumah orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah jalan pemuda tersebut bertemu dengan salah seorang temannya yang terheran-heran dengan ekspresi kegembiraan pemuda tadi. Kemudian temannya bertanya: “Hai, hendak kemana kau?”, “Aku akan menuju jannatil firdaus yang seluas langit dan bumi”, Jawab pemuda itu singkat, mantap penuh keyakinan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-436408094670231173?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/436408094670231173/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=436408094670231173&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/436408094670231173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/436408094670231173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/05/aku-akan-menuju-surga.html' title='Aku Akan Menuju Surga'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-1958489853565876152</id><published>2009-05-11T19:57:00.000-07:00</published><updated>2009-05-11T20:00:32.250-07:00</updated><title type='text'>Pengagum Paus Pun Bersyahadat</title><content type='html'>dakwatuna.com - Sekitar tiga bulan lalu, seusai shalat Jum’at, seorang pemuda yang masih sangat belia mendekat dan menyapa. Sambil salaman, sang pemuda itu menyampaikan keinginan untuk berbicara dan bertanya mengenai Islam. Dalam benak saya ketika itu, pemuda ini adalah orang Bosnia atau palingan dari Kosovo. Tapi ketika bertanya dengan pertanyaan yang hampir menjengkelkan, misalnya, kenapa kalau shalat itu harus bungkuk? Saya jadi curiga, jangan-jangan memang dia bukan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“I am sorry but I have to leave!”, kata saya ketika itu. “Sir, I really want to know Islam. Can you suggest me a place to learn?”, tanyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera saya tanya “Sorry to ask you. Are you a Muslim?”. Sambil tersenyum dia menjawab “No sir! I live around the mosque, and often time I come to this mosque on friday to listen to you”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barulah saya sadar bahwa pemuda ini memang bukan Islam, sehingga pertanyaan-pertanya an yang ditanyakan terkadang nggak masuk akal untuk dipertanyakan. Saya kemudian menganjurkan dia untuk bergabung di Islamic Forum for non Muslim setiap hari Sabtu. Sambil salaman dia berjanji untuk datang keesokan harinya. Saya merasakan kesungguhan dan keinginan yang tinggi untuk tahu Islam dari pemuda ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, dan bahkan jauh sebelum kelas dimulai, pemuda ini sudah hadir. Dia datang lengkap dengan buku catatan, bahkan nampak membawa alat rekaman. “Hi, I am sorry that I did not ask your name yesterday”, saya memulai. “Morning sir, my name is Harry Shuluk”, jawabnya. Saya terkejut karena seingat saya banyak juga orang Indonesia yang bernama “Harry” (Hari atau Heri). “That’s an Indonesian name”, kata saya. Sambil tertawa dia mengatakan bahwa nama itu juga banyak dipakai di Poland. Orang tuanya adalah warga Amerika keturunan Poland.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah shalat kita pun memulai diskusi tentang Islam dari beragam sudut, termasuk pentingnya berbuat baik kepada sesama manusia. Biasanya memang diskusi di Forum tersebut tidak fokus ke sebuah subjek khusus. Subyek yang didiskusikan biasanya tergantung kepada situasi riil yang ada saat itu, misalnya pada musim haji kita mendiskusikan lebih banyak mengenai haji. Atau boleh jadi juga tergantung juga kepada pertanyaan awal yang disampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu, Harry nampak serius dan tidak banyak bicara. Bahkan hampir selama 2 jam diskusi itu sang pemuda yang belakangan saya ketahui baru berumur 19 tahun itu dan mahasiswa pada NYT-Long Island, hanya mencatat. Bahkan diawal diskusi dia meminta untuik merekam diskusi tersebut “Is it possible to record it?”, tanyanya. Saya memang tidak pernah keberatan, sebab apa yang didiskusikan semuanya murni subyek agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, si Harry ini datang dua, tiga atau empat kali ke kelas. Suatu ketika tiba-tiba saya dapat email menanyakan tentang kebersihan rumahnya untuk shalat, karena menurutnya orang tuanya punya anjing piaraan. Tapi yang lebih mengejutkan lagi ketika dia mengatakan “I did convert!”. Saya langsung email balik dan menanyakan di mana dan kapan dia masuk islam? Setahu saya, Harry tidak mengenal siapa-siapa selain saya selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“I converted in my room!”, jawabnya. Waktu pertama saya menerima email itu saya kira Harry ini bercanda. Lalu saya minta dia menelpon saya, lalu saya tanyakan keseriusan dia memeluk Islam. Setelah dialog beberapa saat, saya dapatkan rupanya dia salah paham dengan penjelasan saya bahwa untuk menjadi Muslim hanya dengan mengucapkan dua kalimah syahadah. Itulah yang dia lakukan sendiri tanpa saksi. Tapi ketika dia melakukan itu, dia sungguh dan ikhlas karena memang telah yakin dengan ajaran ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jum’at setelah pembicaraan itu saya ajak Harry untuk sekali lagi mengikrarkan syahadah “Laa ilaaha illa Allah-wa anna Muhammadan Rasul Allah” di hadapan ribuan jama’ah yang hadir. Nampak dia bangga dengan keislamannya dan dia dengan mantap mengatakan “I really want to be a good Muslim”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu hari kita semua berbicara tentang kisah masing-masing. Itu berawal ketika ada seorang peserta yang menanyakan ke saya “How did you decide to be an Imam?”. Dalam benak mereka, Imam itu sama dengan pendeta atau Rabbi yang memang ada sekolah khusus. Saya katakan, saya tidak pernah merencanakan menjadi Imam, tapi kenyataannya orang-orang justeru yang memanggil saya sebagai Imam. Mungkin ini adalah realita bahwa hidup itu semuanya ada dalam geggaman Ilahi, kata saya ketika itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kemudian meminta kepada beberapa untuk berbicara mengenai kisah hidupnya, dan bagaimana dia sampai sekarang ini ingin belajar Islam. Ada yang mau dan kebanyakan menolak untuk berbicara. Harry yang biasanya lebih banyak diam, sambil tersenyum angkat tangan. “My grand dad came from Poland”, katanya memulai. Dia bercerita cukup panjang mengenai orang tuanya, yang menurutnya, “not that much religious, but proud to be Catholics.” Harry tumbuh besar dalam rumah tangga yang bangga dengan Katolik, dan bahkan kata Harry “I was crazy about Pope John II”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya tanya, kenapa kagum dengan Pope John? Dia jawab, bahwa sosok dia bagi Harry tidak saja sangat Karismatik dan bijak, tapi lebih dari itu, dia pernah berkeyakikinan bahwa Paus itu adalah representasi tuhan. Sehingga hubungan ‘emosi” dengannya merupakan bentuk pengabdian dan kecintaan kepada tuhan itu sendiri. “But now, all this was a history!”, katanya sambil ketawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, hari demi hari Harry melaluinya denga kehidupan baru sebagai Muslim. Bahkan walau sibuk dengan kuliahnya, dia sennatiasa mengirim email menanyakan banyak hal. Dia ingin sekali mengamalkan agama ini secara sempurna. Bahkan akhir-akhir ini dia nampak menjaga janggutnya, walaupun dia tetap mengatakan bahwa ini hanya karena kecintaan saya kepada Rasul. Dia ingin memberi zakat, tapi dia hanyalah seorang pelajar. Akhirnya dia menanyakan jika dia bisa melakukan amal di masjid (suka rela) sebagai pengganti zakat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, Harry rupanya mencari nama baru lewat sebuah buku yang dibelinya. Dia memilih nama Abdul Wadud. Ketika saya tanyakan alasannya memilih nama itu, dia menjawab ” I wanted to be a loving servant of God!” tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Harry, dan semoga jalan anda menuju ridho Allah selalu terjaga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;New York, 16 Desember 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-1958489853565876152?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/1958489853565876152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=1958489853565876152&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1958489853565876152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/1958489853565876152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/05/pengagum-paus-pun-bersyahadat.html' title='Pengagum Paus Pun Bersyahadat'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-3193261970503660614</id><published>2009-05-07T20:22:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T21:31:43.669-07:00</updated><title type='text'>kado indah dari mama n om erwin..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgO1e4J8UxI/AAAAAAAAAEY/nBcMPJZ-BwM/s1600-h/Ma2_que.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgO1e4J8UxI/AAAAAAAAAEY/nBcMPJZ-BwM/s200/Ma2_que.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333305925811589906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang ngga ada duanya...ziyaroh ke ka'bah..makam nabi...subhanallah...makasih om..mama juga...tadinya disuruh haji,,tapi tasya ngga mau sendiri...mw sama mama..akhirnya dr hadiah itu qta bsa umrah bertiga...sama meka..tante ipah..om didi....&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgO03770lQI/AAAAAAAAAEQ/8euSWXjsj0w/s1600-h/tante+ipah.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 132px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgO03770lQI/AAAAAAAAAEQ/8euSWXjsj0w/s200/tante+ipah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333305256811205890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berangkat waktu lagi 3 smp..lagi musim2x ujian praktek....&lt;br /&gt;ke saudi 9 jam,,waw...pantat panasss duduk di pesawat..kuping bindeng,,tapi banyak makananya..asyikkk....dr awal journey..tasya c bobo aj....akhirnya nyampe juga di jeddah malem2...ajib22...liat saudi yg keren!!!!langsung caw ke medina el-munawwara...&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgOyyk21RzI/AAAAAAAAADg/tyvnaU3vmkc/s1600-h/su%27udi.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 85px; height: 130px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgOyyk21RzI/AAAAAAAAADg/tyvnaU3vmkc/s200/su%27udi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333302965693663026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;kado terindah dari mama n om erwin.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nginep di hotel movenpick..ada yg tw???trus pagix qta langsung ke masjid nabawi...bwt tahajud,,,ee...twx gerbangx lom dibuka...ya..jalan2 dlu d....sambil nunggu tilawah yoo...ngga mo disia2in...akhirx qta shubuh ampe dhuha dsn...nungguin....tilawah..shalat...maen2 n knalan am ank arab...trus ke raudhoh...makam nabi n makam khulafaurasyidiin....do'a2 yg banyakkk.....t4 mustajab!!!trus...jln2..ke baqi' n liat oleh2 arab,,beli qur'an,, n mama beli mas kawin bwt levi...qur'an emas...:)3 hari di medina..dinginnnn....&lt;br /&gt;trus qte ke mekka malem2...sekitar5 jam perjalanan...nyampe langsung ke ka'bah...&lt;br /&gt;ya Rabb...tak kuat menahan mutiara yang berebut ingin keluar dari pelupuk ini...spontan...tak kuat menahan haru...aku di depan ka'bah sekarang Ya Habibi...&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgOyyzrdp9I/AAAAAAAAAD4/c_0PcMAOOWo/s1600-h/mekka.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 135px; height: 90px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgOyyzrdp9I/AAAAAAAAAD4/c_0PcMAOOWo/s200/mekka.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333302969672509394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;yang selama ini hanya dapat kku lihat di foto2.....sujud syukurku padaMU....&lt;br /&gt;Thawwaf..tahajud...tilawah...ee..adzan...ywd shalat qobla shubuh..lho2,,,kok ada adzan lagi??emang 2 kalii neng...hehe,,maklum...baru kesono...di Mekkah ke pasar seng..n ziarah ke jabal2..nek onta..&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgO03u3SCyI/AAAAAAAAAEA/u-GAFCPtdL4/s1600-h/jabal+rahm.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgO03u3SCyI/AAAAAAAAAEA/u-GAFCPtdL4/s200/jabal+rahm.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333305253302504226" /&gt;&lt;/a&gt;ke mesjid2 b'sejarah...niat ihrom,,thawwaf ,,sa'i...subhanallah..ta'b jiddan..inilah perjuangan siti hajar berlari dari shafa ke marwah..........trus...mampir ke rumah sodara..ternyata tasya punya sodara di mekkah....bru tw....di dkt masjid kucing&lt;&lt;waduh&gt;&gt;&gt;..katax masjid abu hurairah...&lt;br /&gt;subhanallah...damai bgt kykx...klo tinggal dsn....jd jatuh hatii nee...tasya berdo'a ma Allah,,Ya Allah...izinin tasya untuk kesini lagi...nuntut ilmu disini...amiin..amiin....&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgOyyqf21FI/AAAAAAAAADo/rpVHdbmehxs/s1600-h/maami.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 131px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgOyyqf21FI/AAAAAAAAADo/rpVHdbmehxs/s200/maami.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333302967207908434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 hari juga di mekkah....qta ke jeddah....&lt;br /&gt;3hari d jeddah...liat sepeda abu nuwaas...gueedee....n maen2 ke laut merah....waw...banyak orang arab ....yg lg pd weekend....n bnyk mahasiswa indonesia dsn....lg ngapain ya???katax suka pd weekend jga n ngapain lagii gitu..lupa...di laut merah ampe matahari terbenam sambil nunggu take off...n sholat di masjid terapung....&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgOyy1zRktI/AAAAAAAAADw/hAemaF_8vl0/s1600-h/terapung.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 128px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgOyy1zRktI/AAAAAAAAADw/hAemaF_8vl0/s200/terapung.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333302970242142930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgO03322ezI/AAAAAAAAAEI/rgtDaQEpd7s/s1600-h/temen2...jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 136px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgO03322ezI/AAAAAAAAAEI/rgtDaQEpd7s/s200/temen2...jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333305255716617010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;emang mekkah itu bikin orang kangen...walaupun baru sekali kesana...subhanallah...terjaga bgt kykx dsn...perempuanx pd pk gamis item n burdah...laki2x pake gamis putih.....liatx senenggggg bgt....&lt;br /&gt;Ya Allah...panggillah aku untuk mengunjungi tanah suciMU....entah bersama siapa...izinkan aku ..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kado yang suuaaangatt indah....kenangan yg g bisa dibeli am apapun....kalo ditawarin lbrn ke eiffel ap ke saudi...mending ke saudi dah.....ga ada duanya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hadiah ini tasya dapet g cuma2....ini juga buah dari perjuangan keras tasya ngeraih mimpi itu....((ada aksi dan reaksi)penghargaan dari om erwin yang udah nganggep tasya kaya ank sendiri...secara...murid kesayangan ayah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;om erwin..mama..makasi....pengalaman yg ngga bakal terlupakan...dari sini tasya pny semangat untuk kuliah di mekkah....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-3193261970503660614?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/3193261970503660614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=3193261970503660614&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3193261970503660614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3193261970503660614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/05/kado-indah-dari-mama-n-om-erwin.html' title='kado indah dari mama n om erwin..'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgO1e4J8UxI/AAAAAAAAAEY/nBcMPJZ-BwM/s72-c/Ma2_que.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-3696504351588135062</id><published>2009-05-07T19:45:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T19:52:53.819-07:00</updated><title type='text'>Ya Allah..ridhoilah langkah kami...</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;embed src="http://widget-6c.slide.com/widgets/slideticker.swf" type="application/x-shockwave-flash" quality="high" scale="noscale" salign="l" wmode="transparent" flashvars="cy=bb&amp;amp;il=1&amp;amp;channel=3458764513837689196&amp;amp;site=widget-6c.slide.com" style="width:400px;height:320px" name="flashticker" align="middle"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;div style="width:400px;text-align:left;"&gt;&lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;at=un&amp;amp;id=3458764513837689196&amp;amp;map=1" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-6c.slide.com/p1/3458764513837689196/bb_t021_v000_s0un_f00/images/xslide1.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;at=un&amp;amp;id=3458764513837689196&amp;amp;map=2" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-6c.slide.com/p2/3458764513837689196/bb_t021_v000_s0un_f00/images/xslide2.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;at=un&amp;id=3458764513837689196&amp;map=F" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-6c.slide.com/p4/3458764513837689196/bb_t021_v000_s0un_f00/images/xslide42.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan satuu perjuangan...satu arah tujuan...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-3696504351588135062?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/3696504351588135062/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=3696504351588135062&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3696504351588135062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3696504351588135062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/05/ya-allahridhoilah-langkah-kami.html' title='Ya Allah..ridhoilah langkah kami...'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-9222240094377221473</id><published>2009-05-07T09:25:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T19:27:10.208-07:00</updated><title type='text'>My Way....</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;embed src="http://widget-e1.slide.com/widgets/slideticker.swf" type="application/x-shockwave-flash" quality="high" scale="noscale" salign="l" wmode="transparent" flashvars="cy=bb&amp;amp;il=1&amp;amp;channel=3170534137685933793&amp;amp;site=widget-e1.slide.com" style="width:400px;height:320px" name="flashticker" align="middle"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;div style="width:400px;text-align:left;"&gt;&lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;at=un&amp;amp;id=3170534137685933793&amp;amp;map=1" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-e1.slide.com/p1/3170534137685933793/bb_t021_v000_s0un_f00/images/xslide1.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;at=un&amp;amp;id=3170534137685933793&amp;amp;map=2" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-e1.slide.com/p2/3170534137685933793/bb_t021_v000_s0un_f00/images/xslide2.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;at=un&amp;id=3170534137685933793&amp;map=F" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-e1.slide.com/p4/3170534137685933793/bb_t021_v000_s0un_f00/images/xslide42.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini dya yg g bakal terlupakan.....emg sweet memorian...unforgettable..bnr g??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-9222240094377221473?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/9222240094377221473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=9222240094377221473&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/9222240094377221473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/9222240094377221473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/05/my-way.html' title='My Way....'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-4603333949103463478</id><published>2009-05-06T19:43:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T20:58:34.268-07:00</updated><title type='text'>ini langkahku...kawan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgJXgljSSlI/AAAAAAAAACY/yLabL_nIrJU/s1600-h/Tim+Kepanduan"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgJXgljSSlI/AAAAAAAAACY/yLabL_nIrJU/s320/Tim+Kepanduan" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332921126107630162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hmmm....mendaki puncang gunung ooouww...ambooi..indahnya....&lt;br /&gt;ngedaki gunung kuda,bersama teman seperjuangan...saat2 akhir kepengurusan di kepanduan husnul khotimah,,bersama akhwat LEMPER (kate orang) Lembut tapi perkasa ((weits....serem amat neng)).ya bisalah di bilang gitu..coz emang disini wadah wadh nguji nyali kte orang...soldier of scout......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;idup 2 taun bersama dalam tim kepanduan...ngerasain pahit manis,asem asin,rame rasanya ((nano-nano kalee)).seriusss....subhanallah...tasya ngerasa indahnya sebuah perjuangan ...ini pengorbanan,,,ini lanngkahku,,yang kan ku ayun,setegar karang!!!!&lt;br /&gt;ira,citra,una,none,nchuzz,amel,lia,k isya,imazz,herna,eva,haneef,bunda,tasya,fenny,m'fhie....&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgJXhPI689I/AAAAAAAAACg/4RXDSA7TO68/s1600-h/Tasya,Unna"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgJXhPI689I/AAAAAAAAACg/4RXDSA7TO68/s320/Tasya,Unna" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332921137271337938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;kita selalu satu....bagai musik dan lirik...yang tak terpisahkan...kontribusi tasya emang blom banyak...tapi tasya cinta kepanduan...sayang kalian...inget kenangan2 kita...dari camping ke camping...daki dr bukit ke bukit...di iringi tangisan karena percek-cokan yang basi sebenernya...lagi2...kemana kalian??sesibuk apa kalian??sampe suka ngelupain kepanduan??inget???kata2 ini yang selalu jd bahasan kalo lg kumpul...&lt;br /&gt;kalo boleh tasya bilang...masya Allah..emang 2 aliyah inni pikiran kita kebagi2 kawan...kita g bisa bilang "kepanduan itu yg terpenting"..bukan gitu..sekarang mah prioritas....apa yang terpenting..kerjain...di posisi mana kita emang bener2 dibutuhin.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adanya ,masalah untuk mendewasakan....&lt;br /&gt;bener banget...emang ga bakal ada abisnya kalo ngomongin masalahhhh mulu...&lt;br /&gt;2 aliyah ini emang masa perjuangan dan pengorbanan..&lt;br /&gt;OSHK kita tersayang...&lt;br /&gt;bagai memegang bara api???panas...tapi kita ini hidup bareng2...&lt;br /&gt;kerja sama yang di butuhin...bukan sama2 kerja ((kata bu mia t'sayang))&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgJbY1z1VLI/AAAAAAAAAC4/tczN5Uzpgpc/s1600-h/Hana+syafiq"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgJbY1z1VLI/AAAAAAAAAC4/tczN5Uzpgpc/s320/Hana+syafiq" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332925391079560370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tuu..denger bae2 sya...kita sama2 majuin OSHk...bangun HK buat jadi lebih baik...&lt;br /&gt;perjuangan tinggal berapa bulan lagi??2 bulan lagi insya Allah...&lt;br /&gt;do ur best.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgJXhX09VcI/AAAAAAAAACo/wwABvCa75WI/s1600-h/mste.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgJXhX09VcI/AAAAAAAAACo/wwABvCa75WI/s320/mste.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332921139603527106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;emang hidup di HK itu penuh warna...serasa nge bangun keluarga sendiri...hebat2!!!!satukan hati..pikiran..dan tekad...tularin semangat ke a'dho2 kmu sya....jgn jd orang cuek,,,mrk nunggu aksimu...apa yang udah kamu kasih buat a'dho2 kamu dan santri umumnya????jgn butek mulu.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bangkit..bangkit...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RUHUL JADIID ............((critanye lagi semangat pagii nee....selamat pagi kaleee))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kata imam hasan al-banna,,"الحياة هي الجهاد والجهاد هو الحياة"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Allah..."و ما ثدري نفس ما ذا ثكسب غدا"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-4603333949103463478?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/4603333949103463478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=4603333949103463478&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/4603333949103463478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/4603333949103463478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/05/yang-asyikboleh.html' title='ini langkahku...kawan'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgJXgljSSlI/AAAAAAAAACY/yLabL_nIrJU/s72-c/Tim+Kepanduan' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-3633126655516665070</id><published>2009-05-06T06:17:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T19:36:35.956-07:00</updated><title type='text'>eee....ujan gerimis aje...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgGReHnW4xI/AAAAAAAAACI/ykYDt8v6QNM/s1600-h/1_304613463l.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 242px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgGReHnW4xI/AAAAAAAAACI/ykYDt8v6QNM/s320/1_304613463l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332703380409606930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"eee..ujan gerimis aje...ikan bawal di asinin&lt;br /&gt;eee...jgn menangis aje...bulan syawal mao di kawinin"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ni lagu ...atuw....buat mpo aye ni...&lt;br /&gt;Auvy mackia...jah...lo ude mo kawin mpo...padahal kalo di pikir2 lo kan masih kecil ye???tapi kaga ape2 dah...drdp kaga ade nyang kawin2...kapan aye kawinnye??&lt;&lt;lho ??&gt;&gt;&gt;hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mecca...skrg brubah deh lo...udeh mo jadi bini orang,,gag bise se enak bodong mo ngapa2in..mesti izin ame laki lo,kalo kaga,,,bisa di gibeng ntar(gag lah ipul kan bae..)tasya cuma mo bilang..."بارك الله لكما وبا رك عليكما وجمع بينكما في خير"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yakin aje...ni takdir Allah nyang bae buat lo mpo...&lt;br /&gt;skenario Allah ntu indah....rizki tu ude di atur...tenang aje....&lt;br /&gt;pan perempuan yg bae buat lelaki yg bae pula.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jalanin aje idup...mesti punya pendirian...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;slamet aje dah buat mecca n ka ipul...dlm menjalani hidup baru...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ngomong2...kamar aye jadi kamar penganten neh??wah...diusir deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ywd....moga Allah selalu ngasi jalan yg t'bae buat mecca n k ipul....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gw sayang lo mpo....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-3633126655516665070?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/3633126655516665070/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=3633126655516665070&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3633126655516665070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3633126655516665070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/05/eeeujan-gerimis-aje.html' title='eee....ujan gerimis aje...'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgGReHnW4xI/AAAAAAAAACI/ykYDt8v6QNM/s72-c/1_304613463l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-3589168629492829804</id><published>2009-05-05T23:17:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T00:13:37.005-07:00</updated><title type='text'>Karena cinta.......</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgE4HAJEFLI/AAAAAAAAABY/V0iv0e6Xabw/s1600-h/cinta.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 113px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgE4HAJEFLI/AAAAAAAAABY/V0iv0e6Xabw/s320/cinta.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332605126731633842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-style:italic;"&gt;          "Semua..karena cinta....."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klo denger kata2 itu gmn menurut nte2 pade??&lt;br /&gt;ada benernya juga tuh lagu...tasya ngerasain....karena cinta tasya bisa jadi begini ...ya ngga???mw tw alesannya cing??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena cinta....&lt;br /&gt;Allah memberikan segalanya buat tasya,,,nikmat2...ragawi..rohani..&lt;br /&gt;Subhanallah....kalo bukan karena rahmat Allah,tasya g bakal ngerasain apa2..nggak bakal bisa ngeraih apa-apa....emang Allah Maha Adil...semua dikasih sesuai porsinya...ada kurang dan lebih...ada kurang,,,biar kita introspeksi diri,,kita ini bukan siapa-siapa...cuma manusia...Al-Faqeer...nyadar dong!!!ada lebihnya...supaya kita mensyukuri betapa Allah itu sayang...cinta...am hamba-Nya...liat ke bawah,,banyak orang yang ngga seberuntung kite,,,emang kadang tasya lupa ,,ya Allah...yakin ngga sekarang....KALO KITA TIDAK BENAR-BENAR SENDIRI...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena cinta....&lt;br /&gt;ada mama n ayah...&lt;br /&gt;Mama...yang sangattt hebat...tegar....karena cinta...mama bisa gedein tasya ampe bisa kaya gini...kalo bukan karena cinta mama...tasya ngga akan bisa ngafal qur'an,,,yang selalu ngasih dorongan bwt tasya...dan karena cinta tasya sama mama..tasya ngorbanin segalanya biar bisa jadi hafidzah kaya apa yang mama harepin...tasya harus bisa jadi anak yang berprestasi ya ma??......kata mama kalo jadi orang pinter,,,enak,,,segalanya mudah....apalagi jadi anak yang shalihah..berprestasi ..dan slalu bikin bangga orang tua....Ya Allah amiin.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena cinta..&lt;br /&gt;tasya jadi sedikit dewasa&lt;wah,,sedikit&gt;....jadi lebih bisa ngadepin masalah2 dalam hidup...kalo dulu,,cuma masalah2 kecil....sekarng sedikit lebih kompleks...&lt;br /&gt;gmn ngadepin berbagai pilihan...&lt;br /&gt;dari mulai ngadepin cinta-cinta kecil yang di ujikan Allah untuk tasya hadepin...&lt;br /&gt;LUCU???hehehe....emang cinta itu lucu...dua orang yang berbeda di anugerahkan rasa yang sangat unik...membuat orang jadi lebih semangat...tapi ada juga yang jadi ancur..wah....itu sih tergantung yang ngadepin ya......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk orang-orang muda yang memilih cinta di jalan tuhanNya...&lt;br /&gt;dan berjihad dalam barisan yang teratur...&lt;br /&gt;semoga Allah selalu merahmati....&lt;br /&gt;Untuk cinta-cinta kecil yang di ujikan Allah ...&lt;br /&gt;agar ku menjaganya...dan tdk salah melangkah...&lt;br /&gt;lindungi aku dari kenistaan,,ya Rabb...&lt;br /&gt;Dan...untuk seseorang yang dijanjikan Allah ...&lt;br /&gt;untukku insya Allah...untuk menjadi imam bagiku..&lt;br /&gt;dan bersama menggapai firdaus-Nya...ameeen....."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk orang-orang yang mencintai tasya...dan tasya cintai karena Allah....&lt;br /&gt;trima kasih udah bisa ngebangun tasya...ampe tasya bisa jadi kayak gini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                 &lt;span style="font-weight:bold;"&gt; .......... احبكم فاالله........&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-3589168629492829804?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/3589168629492829804/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=3589168629492829804&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3589168629492829804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/3589168629492829804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/05/karena-cinta.html' title='Karena cinta.......'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgE4HAJEFLI/AAAAAAAAABY/V0iv0e6Xabw/s72-c/cinta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-5729556664965815710</id><published>2009-05-05T09:41:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T10:46:15.467-07:00</updated><title type='text'>Ayah ngajarin tasya......</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Belajar di waktu kecil ... bagai mengukir di atas batu....&lt;br /&gt; Belajar sesudah dewasa... bagai mengukir di atas air......."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo inget kata2 ini inget bgt sama AYAH...tasya kangennnn bgtttttt sama ayah...&lt;br /&gt;org yg jd inspirasi tasya untuk jd orang yang 'aalim...yang pny semangat belajar tinggi dlm ilmu2 agama.yang selalu ngajarin arti kesabaran buat anak2nya.........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah...&lt;br /&gt;nama yang ngga bakal pernah lepas dari ingatan tasya...&lt;br /&gt;orang yang sangatt di sayang sama banyak orang..banyak orang yang nagis kalo inget ayah...tasya malu,,,apa tasya udah bisa jadi orang kaya ayah???tapi tasya susahhh...banget buat bisa jadi orang kaya ayah......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah...&lt;br /&gt;sering banget terbersit di pikiran tasya,,,andai ayah ada di samping tasya...tasya pasti bakal mnt diajarin pelajaran2 agama sama ayah,,,di saat tasya udah menjelang dewasa,,,dan sebagian dari mimpi tasya udah jadi kenyataan...kau telah pergi tuk selamanya.....ayah,,,anakmu sekarang udah menjelma jadi wanita yang akan beranjak dewasa....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah...&lt;br /&gt;Alhamdulillah ...sekarang tasya udah hafal al-qur'an...&lt;br /&gt;tasya udah 2 aliyah yah...jurusan MAK..&lt;br /&gt;Tasya punya azzam buat ngedalamin ilmu2 syari'ah...pgn bisa nerusin perjuangan ayah...pgn jd waratsatul anbiyaa...&lt;br /&gt;Tasya pgn bgt kuliah di mekkah.....ummul quro'....jurusan Tafsir Al-qur'an....biar bisa menyelami isi al-qur'an....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah...&lt;br /&gt;tasya janji.....&lt;br /&gt;bakal selalu nyenengin hati ayah n mama...&lt;br /&gt;tasya gag bisa ngasi apa2...selain apa yang bisa tasya raih dari sejuta mimpi tasya...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i love you all............&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-5729556664965815710?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/5729556664965815710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=5729556664965815710&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/5729556664965815710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/5729556664965815710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/05/ayah-ngajarin-tasya.html' title='Ayah ngajarin tasya......'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-467295566336469768</id><published>2009-05-05T02:32:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T02:40:22.820-07:00</updated><title type='text'>Sirup dan Gula pasir??ada apa ya??</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgAJd3rdHuI/AAAAAAAAABI/Mibm19-84ds/s1600-h/sip.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 137px; height: 103px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgAJd3rdHuI/AAAAAAAAABI/Mibm19-84ds/s320/sip.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332272367573737186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   Tak ada yang lebih gusar melebihi makhluk Allah yang bernama gula pasir. Pemanis alami dari olahan tumbuhan tebu ini membandingkan dirinya dengan makhluk sejenisnya yang bernama sirop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya sederhana. Gula pasir merasa kalau selama ini dirinya tidak dihargai manusia. Dimanfaatkan, tapi dilupakan begitu saja. Walau ia sudah mengorbankan diri untuk memaniskan teh panas, tapi manusia tidak menyebut-nyebut dirinya dalam campuran teh dan gula itu. Manusia cuma menyebut, "Ini teh manis." Bukan teh gula. Apalagi teh gula pasir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pun ketika gula pasir dicampur dengan kopi panas. Tak ada yang mengatakan campuran itu dengan 'kopi gula pasir'. Melainkan, kopi manis. Hal yang sama ia alami ketika dirinya dicampur berbagai adonan kue dan roti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gula pasir merasa kalau dirinya cuma dibutuhkan, tapi kemudian dilupakan. Ia cuma disebut manakala manusia butuh. Setelah itu, tak ada penghargaan sedikit pun. Tak ada yang menghargai pengorbanannya, kesetiaannya, dan perannya yang begitu besar sehingga sesuatu menjadi manis. Berbeda sekali dengan sirop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi eksistensi, sirop tidak hilang ketika bercampur. Warnanya masih terlihat. Manusia pun mengatakan, "Ini es sirop." Bukan es manis. Bahkan tidak jarang sebutan diikuti dengan jatidiri yang lebih lengkap, "Es sirop mangga, es sirop lemon, kokopandan, " dan seterusnya.&lt;br /&gt;Gula pasir pun akhirnya bilang ke sirop, "Andai aku seperti kamu." &lt;br /&gt;**&lt;br /&gt;Sosok gula pasir dan sirop merupakan pelajaran tersendiri buat mereka yang giat berbuat banyak untuk umat. Sadar atau tidak, kadang ada keinginan untuk diakui, dihargai, bahkan disebut-sebut namanya sebagai yang paling berjasa. Persis seperti yang disuarakan gula pasir.&lt;br /&gt;Kalau saja gula pasir paham bahwa sebuah kebaikan kian bermutu ketika tetap tersembunyi. Kalau saja gula pasir sadar bahwa setinggi apa pun sirop dihargai, toh asalnya juga dari gula pasir. Kalau saja para pegiat kebaikan memahami kekeliruan gula pasir, tidak akan ada ungkapan, "Andai aku seperti sirop!" (MN)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-467295566336469768?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/467295566336469768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=467295566336469768&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/467295566336469768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/467295566336469768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/05/sirup-dan-gula-pasirada-apa-ya.html' title='Sirup dan Gula pasir??ada apa ya??'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/SgAJd3rdHuI/AAAAAAAAABI/Mibm19-84ds/s72-c/sip.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8258912974003092946.post-2861771853478446270</id><published>2009-05-05T01:28:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T01:42:26.235-07:00</updated><title type='text'>Karunia Tuhan....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/Sf_5PMTSHPI/AAAAAAAAAAM/TNIEAkXQLa0/s1600-h/222.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 70px; height: 89px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/Sf_5PMTSHPI/AAAAAAAAAAM/TNIEAkXQLa0/s320/222.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332254523225414898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 0); font-family: lucida grande;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;"Wa man yattaqillah yaj'al lahu makhraja..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sedang menguatkan diri sendiri....yang sedikit terpuruk...entahlah karena kurang kuatnya azzam dlm diriku atau faktor apapun,aku tak peduli!!!sekarang bagaimana saatnya aku bisa bangkit dan terus memperbaiki segalanya.Ya Rabb,,,,sungguh tak ada daya diri ini tanpa anugerahMu.Betapa aku mencintaiMu...bagaimana aku tidak mencintai yang selalu memperhatikanku,mengawasi gerak-gerikku,selalu memberi apa yang aku inginkan,yang kasih-Nya seluas samudera,dan yang selalu merengkuhku di kala diri ini lemah tak berdaya.tak ku elakkan bahwa sungguh menawannya cintaMu.....tawanlah aku selamanya...Ya Rahman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Terkadang.....aku lalai dari mengingatMU...bodohnya aku!!!lebih mementingkan nafsu keduniaan......padahal aku tau....Engkau Maha Pencemburu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kutorehkan ini menjadi awal dari segalanya,moga dapat menjadi yang bermanfaat.&lt;br /&gt;aku hanya ingin berkata...."Trima kasih untuk segalanya,,Ya Rabbb............................"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8258912974003092946-2861771853478446270?l=tasyapoenya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/feeds/2861771853478446270/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8258912974003092946&amp;postID=2861771853478446270&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/2861771853478446270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8258912974003092946/posts/default/2861771853478446270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tasyapoenya.blogspot.com/2009/05/karunia-tuhan.html' title='Karunia Tuhan....'/><author><name>Hana hanuuna Marzouqy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08149594982281480802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/S9kBAm42qHI/AAAAAAAAAFk/_MLaL6AYWlo/S220/tsy+pd.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_jDCUi9Q2EAI/Sf_5PMTSHPI/AAAAAAAAAAM/TNIEAkXQLa0/s72-c/222.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
